Profesor dari IPB Ciptakan Permen Minyak Kayu Putih yang Diklaim Bisa Cegah Covid-19, Mau Coba?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 08 Februari 2022 | 07:05 WIB
Profesor dari IPB Ciptakan Permen Minyak Kayu Putih yang Diklaim Bisa Cegah Covid-19, Mau Coba?
Ilustrasi Minyak Kayu Putih.

Suara.com - Kebanyakan masyarakat mungkin memakai produk minyak kayu putih sebagai obat oles untuk meredakan gatal, menghangatkan badan, maupun dihirup untuk mendapatkan sensasi lega saat bernapas. 

Di masa pandemi Covid-19 saat ini, minyak kayu putih kerap jadi andalan untuk melegakan saluran pernapasan juga untuk memastikan indera penciuman masih normal.

Tapi, siapa sangka, minyak kayu putih juga ada produk pangan dalam bentuk permen yang aman untuk dikonsumsi. Intitut Pertanian Bogor (IPB) telah mengembangkan permen minyak kayu putih berupa Cajuputs Candy (CC) sejak 1997. 

"Belum banyak produk pengolahan minyak kayu putih untuk dikonsumsi di dunia maupun di Indonesia, salah satu produk pengolahan minyak kayu putih sebagai produk pangan ialah permen minyak kayu putih," kata dosen IPB University dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB Prof Dr Hanny Wijaya, dikutip dari situs resmi IPB.

Prof Hanny menjelaskan bahwa minyak kayu putih secara tradisional dikonsumsi dalam bentuk infused water yang dikonsumsi untuk pengobatan, seperti mengobati sakit perut, cacingan, batuk, hingga masuk angin. 

dosen IPB University dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB Prof Dr Hanny Wijaya. (Dok: Istimewa)
dosen IPB University dari Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB Prof Dr Hanny Wijaya. (Dok: Istimewa)

Sedangkan minyak kayu putih yang aman dikonsumsi merupakan minyak kayu putih murni dan dalam kadar yang rendah. Sebab, minyak kayu putih dalam konsentrasi tinggi dikhawatirkan dapat berbahaya bila dikonsumsi, bahkan dapat menyebabkan gatal dan iritasi terhadap kulit.

Manfaat minyak kayu putih dalam pencegahan Covid-19 juga telah terbukti berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 2020.

"Kaitan langsung dengan Covid-19, baru ditemukan laporan Sharma dan Kaur yang berjudul, 'Eucalyptol (1,8-cineole) from Eucalyptus Essential Oil a Potensial Inhibitor of Covid-19 Corona Virus Infection by Molecular Docking Studies'," kata prof Hanny.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa senyawa 1,8 sineol berpotensi menjadi senyawa yang dapat menghambat infeksi Covid-19. Meskipun penelitian dengan metode penambatan molekuler hasilnya memang masih berupa prediksi yang lazim digunakan untuk tahap awal pencarian kandidat obat. 

baca juga

Menurut prof Hanny, hasil penelitian tersebut menguatkan potensi minyak atsiri kayu putih sebagai pencegah virus corona. Tapi, diakuinya kalau studi tersebut masih perlu dilanjutkan dengan pembuktian empiris.

"Penelitian terhadap minyak ekaliptus, yang komposisi senyawa terkandungnya mirip dengan minyak kayu putih, memiliki kemampuan untuk membunuh 80-100 persen virus corona model," ujarnya.

Menurut Dewan Atsiri Indonesia, minyak kayu putih dan minyak ekaliptus punya definisi serupa, katanya. Yakni, sebagai minyak yang mengandung 1,8 cineole (sineol). 

"Minyak kayu putih, seperti halnya minyak eukaliptus, memang kaya akan 1,8-sineol," lanjut prof Hanny.

Prof Hanny menyampaikan, CC buatan IPB dikemas dalam bentuk permen keras fungsional dengan sensasi menyegarkan pernapasan, melegakan tenggorokan, dan menghangatkan.

"Hasil penelitian lanjutan menunjukkan bahwa permen ini juga mempunyai potensi untuk menjaga homeostasis mikroflora mulut. Selain itu potensinya sebagai penyegar bau mulut juga telah dibuktikan," ujarnya.

Permen kayu putih CC itu diklaim kaya akan kandungan 1,8 sineol dan diharapkan dapat menjadi alternatif konsumsi minyak kayu putih. 

Menurut prof Hanny, konsumsi permen minyak kayu putih berkontribusi dalam pencegahan virus corona yang efektif karena pelepasan senyawa 1,8-sineol akan langsung terjadi saluran hidung dan tenggorokan.

"Kandungan gula permen juga diharapkan dapat memberikan asupan energi cepat bagi metabolisme tubuh di saat darurat atau sibuk. Sehingga belum sempat memberikan asupan tubuh dengan pola konsumsi yang normal," ujarnya. 

Permen minyak kayu putih tersebut banyak terjual diberbagai platform belanja online. IPB sendiri memasarkannya secara daring melalui akun IPB Shop Official.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

COVID-19 Menggila, FAGI Desak Plt Wali Kota Bandung Hentikan PTM

COVID-19 Menggila, FAGI Desak Plt Wali Kota Bandung Hentikan PTM

Jabar | Senin, 07 Februari 2022 | 21:48 WIB

Update COVID-19 Jakarta 7 Februari: Positif 12.682, Sembuh 5.328, Meninggal 38

Update COVID-19 Jakarta 7 Februari: Positif 12.682, Sembuh 5.328, Meninggal 38

Jakarta | Senin, 07 Februari 2022 | 21:43 WIB

Zaskia Gotik Alami Pusing hingga Kepala Serasa Ingin Pecah: Help Harus Gimana Ini

Zaskia Gotik Alami Pusing hingga Kepala Serasa Ingin Pecah: Help Harus Gimana Ini

Bekaci | Senin, 07 Februari 2022 | 21:45 WIB

Terkini

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

×