5 Jenis Olahraga yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 11 Februari 2022 | 07:10 WIB
5 Jenis Olahraga yang Harus Dihindari Ibu Hamil
Ibu hamil olahraga (Elements Envato)

Suara.com - Meski olahraga merupakan kegiatan fisik yang positif, namun kesalahan kecil saja saat berolahraga, bisa berakibat cukup fatal. Terutama bagi kelompok tertentu seperti ibu hamil. Diketahui, tak semua jenis olahraga cocok untuk ibu hamil.

Dikutip dari Pregactive, ditulis Rabu (9/2/2022), berikut ini lima jenis olahraga yang baiknya dihindari oleh perempuan hamil.

1. Olahraga Kontak Fisik
Meski terkesan aman karena dilakukan bersama keluarga atau teman di halaman rumah, tapi beberapa olahraga dengan kontak fisik sebaiknya tidak dilakukan seperti menunggang kuda, sepak bola, bola basket hingga bola voli.

2. Hot Yoga
Yoga dengan suhu normal atau luar ruangan terbuka di area hijau seperti taman, sangat disarankan untuk ibu hamil.

Tapi untuk olahraga seperti hot yoga yang dilakukan di suhu ruangan yang suhunya mencapai 100 derajat atau lebih tinggi sebaiknya tidak mereka lakukan.

Ini karena mengekspos janin ke suhu tinggi bisa menyebabkan hipertermia yang bisa menyebabkan cacat lahir atau persalinan prematur.

3. Melompat di Atas Trampolin
Entah menggunakan trampolin di halaman belakang, atau secara khusus datang ke pusat trampolin, sebaiknya jangan dilakukan ibu hamil.

Ini karena ada risiko jatuh yang sangat tinggi, apalagi keseimbangan ibu hamil sangat rendah. Risikonya cidera pergelangan kaki atau tangan saat mendarat.

4. Olahraga Angkat Beban
Berapapun usia kandungan, perempuan hamil sangat tidak disarankan melakukan olahraga angkat beban. Jenis olahraga tersebut bisa memberikan tekanan yang besar di sendi dan ligamen.

Sedangkan hormon relaxin yang memicu perempuan hamil sering alami sakit punggung, maka olahraga akan membuat sakit punggung semakin menjadi-jadi.

5. Olahraga Intensitas Tinggi
Meningkatkan detak jantung memang baik dalam berolahraga karena menyehatkan jantung, tapi jika detak jantung naik berlebihan bisa jadi ancaman untuk kehamilan.

Jenis olahraga ini bisa membahayakan nyawa ibu dan janin yang di kandungnya. Sehingga olahraga dengan intensitas rendah sangatlah direkomendasikan untuk ibu hamil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu Hamil Sebaiknya Hindari Kandungan Skincare Ini selama Kehamilan, Bisa Mengganggu Perkembangan Janin

Ibu Hamil Sebaiknya Hindari Kandungan Skincare Ini selama Kehamilan, Bisa Mengganggu Perkembangan Janin

Health | Kamis, 10 Februari 2022 | 12:58 WIB

Bidan Diduga Tidak Melayani dengan Baik Ibu Hamil hingga Bayinya Meninggal, DPRD Probolinggo Sebut Ada Kesalahan SOP

Bidan Diduga Tidak Melayani dengan Baik Ibu Hamil hingga Bayinya Meninggal, DPRD Probolinggo Sebut Ada Kesalahan SOP

Jatim | Kamis, 10 Februari 2022 | 12:11 WIB

Ini Gejala Omicorn pada Ibu Hamil dan Langkah untuk Mencegahnya, Bumil Wajib Waspadai Tanda-tanda Berikut!

Ini Gejala Omicorn pada Ibu Hamil dan Langkah untuk Mencegahnya, Bumil Wajib Waspadai Tanda-tanda Berikut!

News | Kamis, 10 Februari 2022 | 11:18 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB