Hari Kanker Anak Internasional: Kenapa Anak Bisa Mengidap Kanker?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 15 Februari 2022 | 15:13 WIB
Hari Kanker Anak Internasional: Kenapa Anak Bisa Mengidap Kanker?
Simbol Pita Peduli Kanker Anak (Getty Image)

Suara.com - Dikenal sebagai salah satu penyakit ganas, kanker tidak hanya berisiko terjadi pada orang dewasa tapi juga anak-anak. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat lebih dari 400 ribu anak usia 0 hingga 19 tahun didiagnosis kanker setiap tahun.

Untuk meningkatkan kesadaran tentang kanker di kalangan anak-anak, dan juga mendukung para pasien dan penyintasnya, lembaga Childhood Cancer International (CCI) memperingati 15 Februari sebagai Hari Kanker Anak Internasional setiap tahun.

Tapi, berbeda dengan orang dewasa, kanker di kalangan anak-anak cenderung tidak memiliki banyak penyebab yang diketahui secara umum. Hanya sedikit kanker pada anak yang diketahui disebabkan oleh faktor lingkungan atau gaya hidup.

Kanker anak juga umumnya tidak dapat dicegah atau diidentifikasi melalui skrining. Jadi, upaya pencegahannya harus lebih difokuskan pada perilaku untuk mencegah sel kanker dalam tubuhnya berkembang. Sehingga, kanker juga dicegah akan tidak muncul saat anak telah dewasa.

Dikutip dari News18, infeksi kronis seperti HIV, virus Epstein-Barr, dan malaria, termasuk dalam faktor risiko kanker anak. Infeksi serupa lainnya juga dapat meningkatkan risiko anak terkena kanker saat dewasa.

Penanganan kanker anak dapat diatasi secara efektif dengan diagnosis dini begitu ada gejala, pengobatan yang tepat, dan perawatan intensif bagi pasien.

Angka harapan hidup pada pasien kanker anak di banyak negara maju dapat dipastikan hingga 80 persen. Tetapi, di negara dengan penghasilan lebih rendah, tingkat kelangsungan hidup pasien kanker hanya mencapai 20 persen. Kondisi tersebut dipengaruhi dengan fasilitas kesesehatan dan kemudahan akses.

Disebutkan bahwa perawatan yang tepat dapat meningkatkan kemungkinan harapan hidup pasien kanker anak.

Meski memang, tidak semua anak pengidap kanker dapat disembuhkan. Tetapi perawatan intensif yang tepat dan berkelanjutan dapat meredakan gejala penyakit dan meningkatkan kualitas hidupnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Jenis Kanker yang Sering Terjadi Pada Anak Beserta Gejalanya, Orangtua Wajib Tahu

6 Jenis Kanker yang Sering Terjadi Pada Anak Beserta Gejalanya, Orangtua Wajib Tahu

Health | Selasa, 15 Februari 2022 | 13:10 WIB

Hari Kanker Anak-Anak Sedunia 15 Februari, Kenali 5 Jenis dan Gejala Kanker pada Buah Hati

Hari Kanker Anak-Anak Sedunia 15 Februari, Kenali 5 Jenis dan Gejala Kanker pada Buah Hati

News | Selasa, 15 Februari 2022 | 08:47 WIB

Dokter: Terlambat Periksa Hambat Penanganan dan Pengobatan Kanker Anak

Dokter: Terlambat Periksa Hambat Penanganan dan Pengobatan Kanker Anak

Health | Kamis, 09 September 2021 | 09:22 WIB

Terkini

Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta

Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:38 WIB

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:37 WIB

Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik

Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:36 WIB

Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?

Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya

KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya

Riau | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

Hattrick Lawan Kamboja, Mitchell Baker Ungkap Peran Besar Orang di Balik Layar

Hattrick Lawan Kamboja, Mitchell Baker Ungkap Peran Besar Orang di Balik Layar

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih

Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih

Bali | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:32 WIB

Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online

Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:28 WIB

Mitchell Baker Cetak Hattrick di Laga Debut, John Herdman Singgung Jasa Prabowo

Mitchell Baker Cetak Hattrick di Laga Debut, John Herdman Singgung Jasa Prabowo

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:28 WIB

Waktu untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.613.000/Gram

Waktu untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Jadi Rp2.613.000/Gram

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:27 WIB

×