Antibodi dari Vaksin Covid-19 mRNA Lebih Efektif Melawan Virus Corona daripada Kekebalan Alami? Begini Kata Hasil Riset

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 17 Februari 2022 | 20:29 WIB
Antibodi dari Vaksin Covid-19 mRNA Lebih Efektif Melawan Virus Corona daripada Kekebalan Alami? Begini Kata Hasil Riset
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Freepik)

Suara.com - Sebuah penelitian baru yang terbit di jurnal Scientific Reports menunjukkan bahwa antibodi yang dihasilkan vaksin Covid-19 lebih baik dalam menetralkan virus corona daripada kekebalan alami atau antibodi yang terbentuk dari infeksi.

Hal itu membuktikan bahwa vaksin tetap menjadi cara terbaik dalam melindungi Anda dari infeksi Covid-19 ulang, terutama terhadap varian baru yang lebih menular.

Kekebalan alami versus vaksinasi telah menjadi perdebatan panas sejak dosis pertama vaksin mRNA diberikan pada akhir 2020, lapor IFL Science.

Para ilmuwan menyatakan keraguannya tentang ketahanan kekebalan alami, dan negara-negara yang mencoba kekebalan kelompok melalui tindakan pencabutan lockdown sebagian besar gagal.

Namun, hingga saat ini, hanya ada data terbatas yang menunjukkan bahwa antibodi dari vaksin lebih efektif daripada kekebalan alami.

Ilustrasi Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Balita. (Elements Envato)
Ilustrasi Vaksinasi Covid-19  (Elements Envato)

Dalam studi baru ini, para peneliti dari National Cancer Institute, Bethesda, menggunakan serangkaian tes in vitro untuk menentukan jumlah antibodi yang diproduksi oleh vaksin dan kekebalan alami.

Mereka juga melihat apakah keduanya berkolerasi dengan seberapa banyak SARS-CoV-2 yang akan dinetralkan.

Sebantak 41 sampel serum diambil dari 33 donor, semuanya memiliki riwayat infeksi Covid-19. Sementara sampel 28 donor dari orang yang hanya menerima vaksin Pfizer atau Moderna.

Peneliti melihat orang yang divaksinasi memiliki peningkatan 16,8 kali dalam antibodi penawar jika dibandingkan kelompok kekebalan alami, dan 30,1 kali lipat dari kelompok yang baru terdiagnosis Covid-19.

Dalam percobaan lanjutan, peneliti menemukan hasilnya serupa dalam netralisasi virus. Menunjukkan bahwa orang yang divaksinasi memiliki lebih banyak antibodi.

Sementara ketika dihadapkan dengan varian lain, antibodi dari vaksinasi jauh lebih efektif dalam menetralkannya dibandingkan dengan antibodi yang diinduksi kekebalan alami.

Para peneliti menyimpulkan bahwa antibodi yang diinduksi vaksin mRNA kemungkinan lebih efektif melawan varian infeksi daripada kekebalan alami.

Namun, meski penelitian ini mencakup pengujian akurat untuk netralisasi Covid-19, hasilnya ini tidak dapat memastikan bahwa vaksin lebih efektif di luar kondisi laboratorium.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BOR RS Rujukan COVID-19 di Jawa Barat Sentuh 25,91 Persen, Wagub Uu: Kasus Naik karena Tak Disiplin terapkan Prokes

BOR RS Rujukan COVID-19 di Jawa Barat Sentuh 25,91 Persen, Wagub Uu: Kasus Naik karena Tak Disiplin terapkan Prokes

Jabar | Kamis, 17 Februari 2022 | 19:39 WIB

Menlu RI Beberkan Arahan Sekjen ASEAN, Mulai dari Penanganan Covid-19 Hingga Replikasi Model Desa Palu di Indonesia

Menlu RI Beberkan Arahan Sekjen ASEAN, Mulai dari Penanganan Covid-19 Hingga Replikasi Model Desa Palu di Indonesia

News | Kamis, 17 Februari 2022 | 19:33 WIB

Ganggu Ekonomi dan Pendidikan, Jepang Bakal Longgarkan Aturan Prokes COVID-19 di Perbatasan

Ganggu Ekonomi dan Pendidikan, Jepang Bakal Longgarkan Aturan Prokes COVID-19 di Perbatasan

Jawa Tengah | Kamis, 17 Februari 2022 | 19:31 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB