Jangan Sampai Vagina Kering, Begini Cara Meningkatkan Hidrasi Organ Intim Wanita

Kamis, 17 Februari 2022 | 20:30 WIB
Jangan Sampai Vagina Kering, Begini Cara Meningkatkan Hidrasi Organ Intim Wanita
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

Suara.com - Vagina bisa mengering secara alami karena rendahnya hormon estrogen. Padahal, pelumas sangat penting bagi kesehatan organ intim wanita.

Wanita dapat menggunakan pelumas alami yang dibeli di toko untuk mengatasi kekeringan pada vagina, tetapi beberapa produk justru dapat memperburuk kekeringan.

Apabila ingin menggunakan produk luar, lebih baik pilih yang dapat meningkatkan hidrasi pada vagina.

Selain menggunakan produk pelumas, berikut beberapa cara alami untuk mengatasi kekeringan pada vagina, dilansir Insider:

1. Minum vitamin A

Vitamin ini penting dalam perkembangan selaput lendir , yang meliputi lapisan vagina.

"Ini sangat membantu dalam hal kelembapan dan produksi kolagen," kata obgyn Anita Sadaty dari Northwell Health System di New York.

Vitamin A dapat dikonsumsi secara oralm tetapi tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan.

Ilustrasi vagina kering (Shutterstock)

2. Konsumsi banyak vitamin B

Baca Juga: Sempat Dikira Tak Subur, Ternyata Ada Batu Vagina Berkembang di Organ Intim Perempuan Ini

Sekresi vagina dapat diubah oleh faktor hormonal dan makanan. Fungsi kekebalan tubuh yang tepat penting untuk kesehatan vagina, dan vitamin B kompleks dapat meningkatkan sistem imun tubuh.

Vitamin B kompleks dapat diminum dalam bentuk suplemen atau diserap melalui makanan, seperti daging putih, ikan, kentang, dan pisang. Tapi terlalu banyak meminum vitamin B kompleks bisa berbahaya.

3. Tingkatkan asupan beta karoten

Beta-karoten adalah provitamin. Artinya tubuh Anda menggunakannya untuk membuat vitamin lain, dalam hal ini, vitamin A.

Beta-karoten dapat ditemukan dalam banyak makanan, seperti wortel, sayuran berdaun hijau tua, ubi jalar, brokoli, dan labu musim dingin.

4. Konsumsi vitamin E

Ini adalah vitamin lain yang dapat membantu meningkatkan pelumasan vagina. Vitamin E juga dapat dicerna dari berbagai makanan, termasuk minyak nabati, kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran.

"Makanan seperti labu dan biji bunga matahari bagus untuk mengatasi kekeringan," kata Sadaty.

Apabila bersumber dari makanan, vitamin E tidak membawa risiko. Sebaliknya, jika dari suplemen maka akan berbahaya.

Konsumsi suplemen vitamin E dalam dosis tinggi dapat meningkatkan risiko pendarahan dengan menganggu kemampuan darah untuk membeku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI