Sempat Dikira Tak Subur, Ternyata Ada Batu Vagina Berkembang di Organ Intim Perempuan Ini

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 04 Februari 2022 | 18:50 WIB
Sempat Dikira Tak Subur, Ternyata Ada Batu Vagina Berkembang di Organ Intim Perempuan Ini
ilustrasi vagina.

Suara.com - Mungkin banyak orang sering mendengar tentang batu ginjal. Tapi batu serupa juga bisa berkembang di vagina.

Dokter telah menggambarkan penemuan batu "raksasa" di vagina seorang perempuan yang sedang berjuang untuk hamil. Foto mengejutkan yang diterbitkan dalam Urology Case Reports menunjukkan kerikil seukuran telapak tangan yang dikeluarkan dari tubuhnya dalam operasi.

Dokter mengatakan batu vagina bisa "diam selama bertahun-tahun" karena perlahan-lahan terbentuk. Namun mereka "tidak terdeteksi ketika tidak ada gejala".

Perempuan berusia 30 tahun, yang tidak disebutkan namanya, dibawa ke perawatan medis ketika dia mengatakan dia berjuang melawan ketidaksuburan setelah menikah. Gejala lain yang dilaporkan membuat petugas medis Indonesia prihatin.

perempuan tersebut memiliki masalah dengan kandung kemih yang bocor sejak usia lima tahun, saat mengalami kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kandung kemihnya pecah. Haidnya tidak teratur dan menyakitkan, tetapi dia tidak pernah mencari pengobatan untuk itu.

Pemeriksaan fisik menunjukkan bahwa ada sesuatu yang menghalangi vagina. Pemindaian berikut menunjukkan dua batu "padat dan licin" di dalam area panggul.

Berukuran 3,6 cm kali 5 cm, dan 5 cm kali 5,8 cm, ukurannya sekitar dua bola pingpong. Satu menempel pada dinding kandung kemih, sementara yang lain menempel pada dinding rektum.

Para dokter menjelaskan bahwa batu vagina dapat berkembang saat urin berkumpul di tempat yang tidak seharusnya, seperti di vagina.

Dalam kasus perempuan ini, ini kemungkinan terjadi karena dia memiliki lubang abnormal antara vagina dan saluran yang membawa urin dari ginjal ke kandung kemih, yang disebut fistula ureterovaginal.

Ini karena luka yang dideritanya sebagai seorang anak, yang juga menyebabkan kerusakan pada organ reproduksi yang dia tidak sadari, sebagian menghalangi pembukaan vaginanya.

Kemungkinan ini penyebab menstruasi yang tidak teratur, kata laporan itu.

Ia menambahkan: "Obstruksi vagina juga akan menyebabkan masalah kualitas seksual dan infertilitas pada perempuan dewasa."

Hampir tidak ada kasus batu vagina yang dilaporkan dalam literatur medis, kata tim, dan tidak ada yang menyebabkan infertilitas.

Ahli bedah mengangkat batu dan memperbaiki kelainan lain pada vagina pasien, dan enam bulan kemudian, dia tidak mengalami masalah apapun.

Laporan itu tidak mengomentari apakah dia sudah bisa hamil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iseng Masukkan Snack Telur ke dalam Vagina, Wanita Ini Butuh Bantuan Dokter!

Iseng Masukkan Snack Telur ke dalam Vagina, Wanita Ini Butuh Bantuan Dokter!

Health | Jum'at, 04 Februari 2022 | 14:28 WIB

Dikira Susah Hamil Karena Masalah Kesuburan, Ternyata Wanita Ini Punya Batu Vagina!

Dikira Susah Hamil Karena Masalah Kesuburan, Ternyata Wanita Ini Punya Batu Vagina!

Health | Kamis, 03 Februari 2022 | 18:19 WIB

Vagina Nyeri Usai Berhubungan Seks, Amankah?

Vagina Nyeri Usai Berhubungan Seks, Amankah?

Health | Rabu, 02 Februari 2022 | 10:55 WIB

Terkini

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB