Wanita Ini Menjadi Orang Ketiga yang Bisa Sembuh dari HIV, Bagaimana Caranya?

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Minggu, 20 Februari 2022 | 09:43 WIB
Wanita Ini Menjadi Orang Ketiga yang Bisa Sembuh dari HIV, Bagaimana Caranya?
Ilustrasi HIV/AIDS. (Shutterstock)

Suara.com - Sekelompok ilmuwan dari Amerika Serikat mengumumkan pada Selasa (15/2/2022) pekan ini bahwa mereka telah menyembuhkan infeksi HIV pada seorang wanita.

Pasien dari ras campuran itu menjadi orang ketiga yang berhasil terbebas dari human immunodeficiency virus, penyebab AIDS.

Para ilmuwan menggunakan metode baru yakni transplantasi sel punca dan melibatkan penggunaan darah tali pusat, yang lebih mudah tersedia daripada sel induk dewasa.

Mereka menemukan bahwa pasokan darah dalam tali pusat lebih besar daripada sel induk dewasa, yang biasanya digunakan dalam transplantasi sumsum tulang.

Menurut The Guardian, sel punca tali pusat juga tidak perlu dicocokkan sedekat mungkin dengan penerima, seperti halnya sel sumsum tulang.

Ilustrasi HIV AIDS. [Envato Elements]
Ilustrasi HIV AIDS. [Envato Elements]

“Kemampuan untuk menggunakan cangkok darah tali pusat yang sebagian cocok sangat meningkatkan kemungkinan menemukan donor untuk pasien tersebut," jelas  salah satu dokter yang terlibat dalam perawatan tersebut, Koen van Besien.

Ilmuwan menyebut wanita ini sebagai "pasien New York", karena dia menerima perawatan di Presbyterian Weill Cornell Medical Center, New York.

Sang wanita didiagnosis mengidap HIV pada 2013. Empat tahun kemudian, dia juga diketahui menderita leukemia myeloid akut.

Dalam prosedur yang dikenal sebagai transplantasi tali pusat ini, dia diberi darah tali pusat dari pendonor yang sebagian cocok untuk mengobati kankernya.

Berdasarkan Live Science, darah tali pusat ini berasal dari bayi baru lahir, yang disumbangkan oleh orang tua mereka. Seorang kerabat dekat sang pasien juga menyumbangkan darahnya untuk meningkatkan sistem kekebalan selama menjalani transplantasi.

baca juga

Setelah pasien menerima transplantasi darah tali pusat, ia diberi sel punca dewasa tambahan.

Diketahui bahwa meskipun darah tali pusat lebih mudah beradaptasi daripada sel punca dewasa, hasilnya tidak cukup untuk digunakan sebagai pengobatan kanker yang efektif pada orang dewasa. Jadi, transplantasi tambahan sel punca membantu menebus kelangkaan sel darah tali pusat.

“Peran sel punca dewasa adalah untuk mempercepat proses pencangkokan awal dan membuat transplantasi lebih mudah dan lebih aman,” kata Van Besien.

Sejak transplantasi wanita itu pada Agustus 2017, dia telah sembuh dari leukemia selama lebih dari empat tahun. Tiga tahun setelah transplantasi, dia menghentikan pengobatan HIV atas persetujuan dari dokter.

Kini, lebih dari 14 bulan sejak itu, dia belum mengalami infeksi HIV yang 'bangkit' kembali dalam dirinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Menemukan Mutasi HIV di Belanda, Dinilai Lebih Menular dan Cepat Berkembang Menjadi AIDS

Ilmuwan Menemukan Mutasi HIV di Belanda, Dinilai Lebih Menular dan Cepat Berkembang Menjadi AIDS

Health | Rabu, 09 Februari 2022 | 18:15 WIB

Varian Baru HIV yang Sangat Mematikan Ditemukan di Belanda

Varian Baru HIV yang Sangat Mematikan Ditemukan di Belanda

News | Minggu, 06 Februari 2022 | 18:59 WIB

Varian HIV Sangat Mematikan Ditemukan di Belanda, Berpotensi Lebih Mudah Tersebar

Varian HIV Sangat Mematikan Ditemukan di Belanda, Berpotensi Lebih Mudah Tersebar

Jogja | Sabtu, 05 Februari 2022 | 19:41 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB