Ilmuwan Terkejut Serangan Jantung Bisa Menurunkan Risiko Parkinson

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 20 Februari 2022 | 12:23 WIB
Ilmuwan Terkejut Serangan Jantung Bisa Menurunkan Risiko Parkinson
Ilustrasi penyakit parkinson (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa penelitian baru menunjukkan bahwa serangan jantung nampaknya membuat risiko terkena penyakit Parkinson di masa depan lebih rendah.

Berdasarkan analisis terhadap 181.994 pasien di sistem kesehatan Denmark yang menderita serangan jantung antar 1995 hingga 2016 menunjukkan penurunan risikonya sekitar 20 persen.

"Risiko Parkinson tampaknya menurun pada pasien ini, dibandingkan dengan populasi umum," jelas penulis makalah, ahli epidemiologi Jens Sundbøll dari Rumah Sakit Universitas Aarhus, Denmark.

Ini adalah pertama kalinya penelitian melihat risiko penyakit Parkinson pada penderita serangan jantung, lapor Science Alert.

Baik serangan jantung maupun Parkinson memiliki serangkaian faktor risiko yang kompleks, dan kemungkinan keterkaitan serangan jantung dan Parkinson ada di dalamnya.

Seorang pria alami serangan jantung (Shutterstock)
Seorang pria alami serangan jantung (Shutterstock)

Ada beberapa faktor risiko serangan jantung dan Parkinson yang sama, yakni usia yang menua. Tetapi kedua kondisi itu lebih kecil kemungkinannya terjadi pada orang yang banyak minum kopi dan aktif secara fisik.

Tampaknya, penurunan risiko penyakit Parkinson merupakan salah satu akibat dari serangan jantung.

Untuk memastikannya, peneliti membutuhkan studi lebih lanjut.

Penelitian lanjutan juga perlu mempertimbangkan dampak merokok dan kadar kolesterol tinggi pada hubunga penderita serangan jantung dan penurunan risiko Parkinson, yang tidak diamati secara dekat dalam penelitian ini.

"Kami sebelumnya telah menemukan bahwa setelah serangan jantung, risiko komplikasi neurovaskular seperti stroke iskemik (stroke yang disebabkan bekuan darah) atau demensia vaskular meningkat, sehingga temuan penurunan risiko penyakit Parkinson agak mengejutkan," kata Sundbøll.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Risiko Serangan Jantung Meningkat saat Cuaca Dingin, Ini Hubungan Keduanya!

Risiko Serangan Jantung Meningkat saat Cuaca Dingin, Ini Hubungan Keduanya!

Health | Sabtu, 19 Februari 2022 | 14:37 WIB

Driver Online di Kota Makassar Dilatih Cara Selamatkan Korban Serangan Jantung di Jalan Raya

Driver Online di Kota Makassar Dilatih Cara Selamatkan Korban Serangan Jantung di Jalan Raya

Sulsel | Kamis, 17 Februari 2022 | 11:10 WIB

2 Jenderal BIN Meninggal di Papua, Terkini Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon Terkena Serangan Jantung

2 Jenderal BIN Meninggal di Papua, Terkini Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon Terkena Serangan Jantung

Lampung | Selasa, 15 Februari 2022 | 15:43 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB