Bahaya! WHO Minta Negara Dunia Tak Sembarangan Cabut Aturan Covid-19

Minggu, 20 Februari 2022 | 15:30 WIB
Bahaya! WHO Minta Negara Dunia Tak Sembarangan Cabut Aturan Covid-19
Warga beraktivitas ketika jam pulang kerja di Kawasan Sudirman - Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (7/2/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan para pemimpin negara apabila ingin melonggarkan pembatasan terkait Covid-19 harus dilakukan secara perlahan, daripada menghapus semuanya sekaligus.

Pejabat WHO Dr. Mike Ryan mengakui bahwa banyak negara ingin segera lakukan pelonggaran dan kembali dalam hidup normal berdampingan dengan virus corona.

"Tetapi, jika keinginan untuk kembali normal sepenuhnya, dalam arti akan mempertahankan pandemi ke depan lebih lama dari yang seharusnya, maka kita benar-benar perlu memikirkannya," kata Ryan dikutip dari Fox News.

WHO telah mengingatkan masih ada potensi kemunculan varian lain dari virus corona Covid-19. Apabila dunia dihantam dengan varian lain saat semua tindakan pencegahan Covid-19 telah ditinggalkan, Ryan menyampaikan bahwa hal tersebut sangat berisiko.

Ilustrasi PPKM level 3 artinya. (Pixabay/Queven)
Ilustrasi PPKM level 3 artinya. (Pixabay/Queven)

"Akan sangat sulit untuk mengembalikan apa pun ke tempatnya," kata Ryan.

Hal yang sama disampaikan ahli penyakit menular WHO Dr Maria Van Kerkhove. Ia menyerukan pendekatan langkah-langkah pelonggaran yang lambat, daripada mencabut semua batasan secara sekaligus. Terutama di negara dengan cakupan vaksinasi masih rendah.

"Di beberapa negara, mereka berada dalam posisi yang lebih baik untuk dapat melakukan itu karena memiliki tingkat cakupan vaksinasi yang tinggi, tingkat kekebalan tingkat populasi yang tinggi, dan mereka memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri," kata Kerkhove.

"Tetapi, di banyak negara, tidak disarankan untuk mengangkat (aturan covid-19) semuanya sekaligus," imbuhnya.

Ia mengingatkan untuk selalu melakukan tindakan pencegahan Covid-19 di mana pun berada dan segera lengkapi suntikkan vaksinasi.

Baca Juga: Lewat Buku "How to Prevent the Next Pandemic", Bill Gates Percaya COVID-19 Jadi Pandemi Terakhir Dunia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI