Tak Ingin Anak Ngantuk di Sekolah, Bunda Wajib Hindari Berikan Makanan Ini Saat Sarapan Ya!

Senin, 21 Februari 2022 | 06:35 WIB
Tak Ingin Anak Ngantuk di Sekolah, Bunda Wajib Hindari Berikan Makanan Ini Saat Sarapan Ya!
ilustrasi anak sarapan bersama keluarga. (Shutterstock)

Suara.com - Kebiasaan sarapan sebelum anak berangkat sekolah penting bukan hanya untuk tumbuh kembangnya. Sarapan juga bisa menambah konsentrasi anak selama belajar.

"Kita tahu sepanjang malam saat tidur, tubuh tidak mendapatkan asupan energi apa pun. Sehingga saat pagi, sebaiknya sarapan agar kembali mendapatkan sumber energi terutama untuk otak," kata Spesialis Gizi Klinik dr. Diana F. Suganda, M.Kes, Sp.GK., dalam webinar Sarapan Berisi bersama Blue Band, beberapa waktu lalu.

Dokter Diana menyarankan, maksimal sarapan dilakukan 30 menit sebelum memulai aktivitas. Menu sarapan juga harus mengandung karbohidrat dan protein sebagai sumber energi.

Ia mengingatkan, jangan memberi karbohidrat simpleks sebagai menu sarapan anak. Karena berpotensi menyebabkan anak ngantuk saat belajar.

Ilustrasi anak sedang sarapan.[Pexels]
Ilustrasi anak sedang sarapan.[Pexels]

"Kalau pagi-pagi kita kasih anak karbohidrat simpleks, misalnya banyak makanan mengandung gula, seperti kue, donat, muffin, cake, pokoknya karbohidrat sederhana yang mengandung tepung serta gula," ujarnya.

Karbohidrat simpleks makan cepat diserap oleh tubuh, sehingga juga cepat menaikan gula darah. Selain mengantuk, efek samping lainnya juga anak bisa kelebihan energi dan jadi tidak bisa diam.

"Anak-anak seperti sugar rush, jadi kebanyakan energi karena energi cepat sekali diserap oleh tubuh. Jadi jangan karbohidrat simpleks. Kemudian jangan terlalu banyak lemak jenuh, itu biasanya makanan digoreng, mengandung santan," ujarnya.

Sebab, dokter Diana menjelaskan bahwa lemak jenuh termasuk zat gizi yang paling lambat dicerna oleh tubuh. Terlalu banyak makanan lemak tinggi yang digoreng atau mengandung santan juga bisa membuat lambung kembung.

Sebagai gantinya, pilih menu sarapan dengan jenis karbohidrat kompleks yang terdapat pada makanan utuh tanpa proses. Misalnya, kentang, ubi jalar, pisang, dan oatmeal.

Baca Juga: Belum Jadi Kebiasaan Anak-anak, Ahli Gizi UGM Ungkap Pentingnya Penuhi Kebutuhan Kalori dengan Sarapan

"Kita bisa pilih karbohidrat yang kompleks itu hanya diserap nya lambat sehingga tidak langsung cepat menaikkan gula darah," ujarnya.

Sementara untuk sumber protein bisa memberikan anak telur rebus atau telur ceplok tanpa minyak. Juga bisa ditambahkan dengan susu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI