Melahirkan saat Terinfeksi Virus Corona, Ibu Ini Baru Bertemu Bayinya setelah 2 Bulan!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 26 Februari 2022 | 16:59 WIB
Melahirkan saat Terinfeksi Virus Corona, Ibu Ini Baru Bertemu Bayinya setelah 2 Bulan!
Ilustrasi virus corona Covid-19. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Seorang wanita baru bisa bertemu bayinya yang sudah dilahirkan 2 bulan lalu akibat virus corona Covid-19.

Wanita bernama Macenzee Keller melahirkan bayinya dalam kondisi dibius dan diintubasi karena terinfeksi virus corona Covid-19.

Karena itu, ia sempat dipisah beberapa waktu terlebih dahulu dari bayinya setelah melahirkan hingga pulih dari virus corona Covid-19.

"Itu adalah pengalaman yang sangat emosional bagiku. Akhirnya, saya bisa bertemu dan melihat bayi saya yang sudah lama dinantikan," kata Keller dikutip dari News Week.

Pengalaman Keller mencerminkan efek virus corona Covid-19 yang bertahan lama dan parah. Pengalaman Keller ini juga menyebabkan gejala yang sangat ringan pada beberapa pasien dan penyakit berkepanjangan pada orang lain.

ilustrasi bayi baru lahir (Pexels/Isaac Taylor)
ilustrasi bayi baru lahir (Pexels/Isaac Taylor)

Para peneliti dari Penn State College of Medicine mengatakan bahwa lebih dari setengah orang positif virus corona Covid-19 pada Oktober 2021 lalu.

Banyak orang yang sembuh dari virus corona Covid-19 pun mengalami efek samping jangka panjang yang disebut Long Covid-19.

Keller sendiri dinyatakan positif virus corona pada 7 Desember 2021 lalu. Ia mengalami sesak napas hingga dilarikan ke rumah sakit.

Karean terinfeksi virus corona, ia melahirkan secara operasi caesar, dibius dan diintubasi di Catholic Medical Center di Manchester, New Hampshire.

Setelah dipindahkan ke ke pusat medis lain di Lebanon, New Hampshire, dia menjalani perawatan oksigenasi darah khusus saat masih dibius.

Sebelumnya, Keller juga belum vaksinasi dan berencana suntik vaksin Covid-19 setelah melahirkan.

Ia mengaku gugup melakukan vaksinasi selama kehamilan, karena takut bisa menyebabkan komplikasi.

Kini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan vaksinasi dengan vaksin Pfizer atau Moderna untuk ibu hamil. American College of Obstetricians and Gynecologists juga merekomendasikan vaksinasi untuk ibu hamil.

"Vaksinasi bisa melindungi Anda dari infeksi parah akibat virus corona Covid-19. Hal terpenting adalah ibu dan bayi harus sehat," kata CDC.

Jika Anda hamil, Anda bisa konsultasi dengan dokter sebelum melakukan vaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Virus Corona Covid-19 Ringan Malah Berisiko Derita Penyakit Jantung, Kok Bisa?

Pasien Virus Corona Covid-19 Ringan Malah Berisiko Derita Penyakit Jantung, Kok Bisa?

Health | Sabtu, 26 Februari 2022 | 16:00 WIB

Baby A Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Punya Golongan Darah O, Ini 5 Fakta Menariknya

Baby A Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah Punya Golongan Darah O, Ini 5 Fakta Menariknya

Health | Sabtu, 26 Februari 2022 | 15:09 WIB

Jangan Anggap Enteng Virus Corona seperti Flu Biasa, Ini Lho Bahayanya!

Jangan Anggap Enteng Virus Corona seperti Flu Biasa, Ini Lho Bahayanya!

Health | Sabtu, 26 Februari 2022 | 15:17 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB