Hari Ginjal Sedunia: Ketahui Bahaya Anemia pada Pasien Hemodialisa

Risna Halidi | Suara.com

Senin, 28 Februari 2022 | 12:28 WIB
Hari Ginjal Sedunia: Ketahui Bahaya Anemia pada Pasien Hemodialisa
Ilustrasi pasien cuci darah

Suara.com - Anemia atau masalah kurang darah dapat menjadi momok bagi pasien gagal ginjal. Hal tersebut dikatakan oleh Prof. dr. Rully MA Roesli, PhD, SpPD-KGH.

Berbicara dalam acara memperingati Hari Ginjal Sedunia yang jatuh pada 10 Maret 2022 nanti, Profesor Rully mengatakan bahwa kondisi anemia pada pasien gagal ginjal harus segera diobati.

"Ini karena kematian pada pasien hemodialisa di Indonesia hampir sebagian besar disebabkan penyakit kardiovaskuler atau 42 persen. Apabila pasien hemodialisa terkena penyakit kardiovaskuler maka ginjal menjadi lemah, jantung menjadi lemah," kata Profesor Rully, Minggu (27/2/2022) kemarin.

Oleh sebab itu, lanjutnya, masalah anemia pada pasien gagal ginjal harus diobati dengan memberikan terapi epo. Terapi epo atau Endogenous Erythropoietin adalah terapi hormon yang berfungsi untuk mengatur produksi sel darah merah.

"Terapi epo dilakukan dengan indikasi Hb < 10 g/dL dengan syarat tertentu yang harus dipenuhi seperti tidak ada infeksi yang berat," tambahnya.

Penyutikan epo sendiri harus dilakukan secara rutin. Hanya saja masalahnya, di Indonesia, pemberian hormon eritropetin belum masuk dalam pembiayaan hemodialisa sehingga pemberian transfusi darah masih cukup banyak dilakukan.

Padahal dapat dikatakan, transfusi darah memiliki banyak risiko apabila dilakukan kepada pasien cuci darah.

Sedangkan terapi epo diklaim lebih aman untuk karena dapat menghasilkan peningkatan Hb yang berkesinambungan, menghasilkan sel darah merah yang berfungsi secara normal dan dapat meningkatkan kualitas hidup dengan memelihara target Hb yang lebih tinggi.

Ketua Umum Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) Tony Richard Samosir mengatakan, pihaknya ingin mendorong peningkatan pengetahuan pasien cuci darah agar dapat memilih terapi yang tepat bagi dirinya sendiri.

"Seperti kita ketahui anemia menjadi problematika bagi pasien cuci darah, di mana terapi yang dapat dilakukan salah satunya adalah dengan penyutikan epo atau alternatif lain dengan melakukan tranfusi darah,"

"Semoga melalui webinar pagi ini pasien hemodialisa dapat bertambah pengetahuannya tentang terapi anemia yang sesuai dengan kebutuhan dan aktifitasnya, agar dapat meningkatkan kualitas hidup pasien untuk tetap produktif dan selalu bersemangat," katanya dikutip Suara.com dari siaran pers, Senin (28/2/2022).

Di sisi lain, Direktur Utama PT Etana Biotechnologies Indonesia Nathan Tirtana mengatakan, sebagai salah satu perusahaan kesehatan di Indonesia, pihaknya secara rutin mendukung kegiatan Hari Ginjal Sedunia setiap tahun, khususnya pasien-pasien yang menjalani hemodialisa.

"Selain itu kami juga terus berupaya untuk melayani pasien dengan menyediakan produk biofarmasi berkualitas tinggi dan terjangkau salah satunya melalui produk epoetin alfa, yang dapat membantu pasien yang sedang menjalani hemodialisa," pungkas Nathan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Kehilangan 141,5 Kg Berat Badannya, Influencer Ini Alami Kegagalan Organ hingga Harus Cuci Darah

Sempat Kehilangan 141,5 Kg Berat Badannya, Influencer Ini Alami Kegagalan Organ hingga Harus Cuci Darah

Health | Senin, 14 Februari 2022 | 14:45 WIB

Mahasiswa ITS Buat Aplikasi Pembantu Pasien Gagal Ginjal Kronis Berteknologi Machine Learning

Mahasiswa ITS Buat Aplikasi Pembantu Pasien Gagal Ginjal Kronis Berteknologi Machine Learning

Jatim | Jum'at, 04 Februari 2022 | 18:11 WIB

Tenda Pernikahan Blokir Jalan Bikin Tetangga Mau Cuci Darah Tak Berdaya

Tenda Pernikahan Blokir Jalan Bikin Tetangga Mau Cuci Darah Tak Berdaya

Video | Selasa, 25 Januari 2022 | 11:00 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB