Bisakah Seorang Terinfeksi Omicron Dua kali? Begini Penjelasan dan Durasi Reinfeksi

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 28 Februari 2022 | 12:54 WIB
Bisakah Seorang Terinfeksi Omicron Dua kali? Begini Penjelasan dan Durasi Reinfeksi
Ilustrasi virus corona. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Ada sejumlah anggapan dan bukti bahwa seseorang bisa terkinfeksi Covid-19 dua kali. Situasi tersebut kerap dikenal dengan istilah reinfeksi.

Tapi bagaimana dengan omicron? Bisakah seorang terinfeksin omicron dua kali.

Dilansir dari Fortune, para ilmuwan memperingatkan bahwa infeksi ulang seperti itu jarang terjadi, terutama dalam waktu singkat. Namun, kebijakan yang semakin melonggarkan pembtasan bisa berpotensi membuat omicron kembali menginfeki pasien Covid-19 yang telah sembuh. Termasuk juga dengan jarak durasi reinfeksi tersebut.

“Orang-orang segera terinfeksi kembali setelah infeksi Omicron,” Yaneer Bar-Yam, presiden Institut Sistem Kompleks New England, menulis di Twitter. Yaneer menunjuk pada bukti anekdot dari kasus infeksi ulang dan studi medis pracetak baru yang menunjukkan bahwa kekebalan dari infeksi Omicron mungkin tidak sekuat kekebalan dari varian lain seperti Delta.

Tetapi para ilmuwan percaya bahwa infeksi ulang dapat terjadi pada tingkat yang lebih tinggi ketika orang memiliki kasus tanpa gejala atau ringan pada infeksi Omicron pertama mereka.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

“Ya, Anda bisa mendapatkan Omicron dua kali,” Stanley Weiss, seorang ahli epidemiologi di Rutgers School of Public Health, mengatakan kepada Yahoo, mengutip diskusi dengan rekan-rekannya di Afrika Selatan. “Jika Anda mengalami infeksi ringan, tidak mendapatkan respons kekebalan yang sangat baik, dan Anda terpapar lagi dengan virus dalam dosis besar, itu pasti mungkin,” katanya.

Pada akhir Januari, Dr. Anthony Fauci, kepala penasihat medis Gedung Putih, mengakui bahwa meskipun mungkin, infeksi ulang dengan varian yang sama sangat jarang terjadi.

“Tentu, ada infeksi ulang. Tetapi kecil kemungkinannya jika Anda meningkatkan respons imun yang baik—setidaknya selama beberapa bulan—sangat tidak mungkin Anda akan terinfeksi ulang dengan varian yang sama,” kata Fauci kepada wartawan.

Data juga menunjukkan bahwa infeksi ulang Covid-19 umumnya ringan, apa pun jenisnya. Pada bulan Desember, para peneliti di Qatar menemukan bahwa mereka yang terinfeksi ulang dengan varian COVID-19 apa pun memiliki kemungkinan 90% lebih kecil untuk dirawat di rumah sakit daripada orang dengan infeksi pertama mereka.

Tetapi tidak jelas seberapa cepat orang dapat terinfeksi dengan subvarian Omicron BA.2, sepupu dari strain BA.1 asli Omicron, setelah tertular BA.1.

Di Israel, para peneliti baru-baru ini menemukan segelintir individu yang tampaknya tertular strain BA.2 Omicron setelah terinfeksi BA.1.

"Kami [telah] menerima beberapa ... laporan bahwa dalam kejadian yang sangat jarang sejauh ini, orang yang ... terinfeksi Omicron juga bisa ... terinfeksi BA.2," profesor Cyrille Cohen, kepala laboratorium imunoterapi di Universitas Bar-Ilan Israel , memberi tahu stasiun berita i24 Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Google Tak Lagi Wajibkan Karyawan Vaksin Covid-19

Google Tak Lagi Wajibkan Karyawan Vaksin Covid-19

Tekno | Senin, 28 Februari 2022 | 12:43 WIB

Maia Estianty Jalani Isoman Ketiga Kali, Pilih Masak Berbagai Menu Spesial untuk ART

Maia Estianty Jalani Isoman Ketiga Kali, Pilih Masak Berbagai Menu Spesial untuk ART

Lifestyle | Senin, 28 Februari 2022 | 12:21 WIB

Menko PMK Dapati Vaksinasi Booster Di Malang Lambat, Tak Seperti Kota Lain Di Indonesia

Menko PMK Dapati Vaksinasi Booster Di Malang Lambat, Tak Seperti Kota Lain Di Indonesia

News | Senin, 28 Februari 2022 | 11:50 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB