Tak Cuma Bikin Mengantuk, Kurang Tidur Cukup Juga Memicu Penambahan Berat Badan

Yasinta Rahmawati

Rabu, 02 Maret 2022 | 08:39 WIB
Tak Cuma Bikin Mengantuk, Kurang Tidur Cukup Juga Memicu Penambahan Berat Badan

Suara.com - Tahukah Anda, tidak cukup tidur dapat menyebabkan lingkaran setan untuk makan berlebihan. Hal ini pada akhirnya akan berkontribusi pada penambahan berat badan yang tidak diinginkan.

"Beberapa perubahan yang agak jahat terungkap di dalam otak dan tubuh Anda ketika tidur menjadi pendek, dan membuat Anda berada di jalur menuju makan berlebihan dan juga penambahan berat badan," kata Prof Matthew Walker, direktur Center for Human Sleep Science di University of California, dilansir dari BBC.

Penjelasannya, ketika seseorang terjaga lebih lama, ia memang membutuhkan lebih banyak energi, tetapi sebenarnya tidak sebanyak itu.

Sebaliknya, tidur adalah proses aktif di mana otak serta tubuh bekerja cukup keras, kata Prof Walker. Meskipun demikian, ketika kurang tidur, kita cenderung makan lebih dari dua kali atau tiga kali lipat jumlah kalori yang kita butuhkan.

Itu karena tidur mempengaruhi dua hormon pengontrol nafsu makan, leptin dan ghrelin. Leptin akan memberi sinyal ke otak Anda bahwa Anda sudah cukup makan.

Ketika kadar leptin tinggi, nafsu makan kita berkurang. Ghrelin melakukan sebaliknya. Sedangkan ketika kadar ghrelin tinggi, Anda tidak merasa puas dengan makanan yang Anda makan.

Dalam percobaan telah ditunjukkan bahwa ketika orang kurang tidur, kedua hormon ini bergerak ke arah yang berlawanan. Jadi, ada penurunan leptin yang nyata, yang berarti peningkatan nafsu makan, sementara grehlin meningkat, membuat orang tidak puas.

Prof Walker Hewan menjelaskan hal ini bisa terjadi dalam penjelasan evolusioner. Ia mencontohkan hewan jarang mengurangi waktu tidurnya, kecuali jika mereka kelaparan dan harus tetap terjaga untuk mencari makanan.

Jadi ketika kita tidak cukup tidur, dari sudut pandang evolusi, otak kita berpikir bahwa kita mungkin dalam keadaan kelaparan dan akan meningkatkan nafsu makan untuk mendorong kita makan lebih banyak.

baca juga

Tak cuma itu, kurang tidur tidak hanya mempengaruhi seberapa banyak kita makan, tetapi juga apa yang kita makan.

Sebuah penelitian kecil yang dilakukan oleh Prof Walker menunjukkan bahwa peserta lebih cenderung mendambakan makanan manis, asin, dan kaya karbohidrat ketika mereka kurang tidur.

Itulah kenapa, orang yang bekerja di malam hari cenderung lebih kelebihan berat badan. Mereka mungkin makan karena bosan atau untuk tetap terjaga, sementara tidak ada sesuatu yang sehat untuk mereka makan,

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas Klaim Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Rujukan Menunjukkan Tren Penurunan

Satgas Klaim Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Rujukan Menunjukkan Tren Penurunan

News | Selasa, 01 Maret 2022 | 17:59 WIB

Daftar Makanan Bikin Cepat Tidur, Cocok yang Mau Istirahat Lama

Daftar Makanan Bikin Cepat Tidur, Cocok yang Mau Istirahat Lama

Sulsel | Selasa, 01 Maret 2022 | 16:21 WIB

Tidur Bersama Pasangan Dapat Meningkatkan Kesehatan Anda Dibandingkan Tidur Sendiri

Tidur Bersama Pasangan Dapat Meningkatkan Kesehatan Anda Dibandingkan Tidur Sendiri

Health | Selasa, 01 Maret 2022 | 15:22 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×