Waspada 7 Tanda Kelebihan Protein, Yuk Cek Lagi Menu Diet Anda!

Vania Rossa

Kamis, 03 Maret 2022 | 13:23 WIB
Waspada 7 Tanda Kelebihan Protein, Yuk Cek Lagi Menu Diet Anda!
Ilustrasi makanan sumber protein. (Elements Envato)

Suara.com - Meski termasuk salah satu nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah besar (makro nutrient), kelebihan protein bisa berdampak buruk pada kesehatan.

Protein sendiri merupakan satu dari tiga makro nutrient bersama dengan lemak dan karbohidrat. Fungsinya mulai dari menghasilkan enzim dan hormon, memperbaiki sel, hingga meningkatkan kekebalan tubuh.

Meski sangat diperlukan oleh tubuh, protein tak boleh dikonsumsi berlebihan. Sama halnya seperti konsumsi karbohidrat ataupun lemak berlebihan yang dapat menyebabkan obesitas, konsumsi protein berlebihan juga berdampak negarif pada kesehatan.

Konsumsi protein yang berlebihan ini biasanya dilakukan oleh mereka yang menjalani diet tinggi protein, dengan tujuan mempertahankan dan meningkatkan massa otot.

Filansir dari Healthshots, dr. Bela Sharma dari Fortis Memorial Research Institute, memaparkan apa saja gejala kelebihan protein yang harus diwaspadai:

1. Dehidrasi

Mengkonsumsi terlalu banyak protein, terlebih jika Anda melakukannya dalam jangka waktu yang lama, pada akhirnya dapat menyebabkan dehidrasi. Ini terjadi karena ketika tubuh Anda mengonsumsi protein berlebih, ginjal Anda harus bekerja lebih keras untuk membuang kelebihan protein dan limbah nitrogen dari tubuh melalui urin. Hal ini meningkatkan frekuensi buang air kecil, yang pada akhirnya meningkatkan risiko dehidrasi.

2. Mengganggu fungsi hati

Mengonsumsi protein berlebih untuk jangka waktu yang lama dapat membebani hati Anda dan mengganggu fungsinya.

baca juga

3. Berat badan bertambah

Ya, diet tinggi protein mungkin dapat membantu menurunkan berat badan, tetapi ini hanya berhasil untuk jangka pendek. Ketika Anda mengonsumsi lebih banyak protein daripada yang dapat digunakan atau dibutuhkan tubuh, kelebihannya justru akan disimpan sebagai lemak. Untuk menurunkan berat badan, sertakan protein tanpa lemak bersama dengan karbohidrat dan nutrisi lainnya.

4. Sembelit

Diet tinggi protein berarti diet rendah serat dan rendah karbohidrat, yang dapat dengan mudah menyebabkan masalah pencernaan mulai dari sembelit, mual, dan diare. Bersamaan dengan itu, Anda mungkin juga mengalami kram dan kembung.

5. Kerusakan ginjal

Efek samping utama dari konsumsi protein yang berlebihan adalah dampak negatif pada ginjal. National Kidney Foundation mencatat bahwa konsumsi protein yang berlebihan mengindikasikan kemungkinan penyakit dan kegagalan ginjal. Kelelahan, sulit tidur, sering buang air kecil, kurang nafsu makan, kram otot, bengkak di kaki dan pergelangan kaki adalah beberapa tanda masalah ginjal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Mencoba Menciptakan Virus Corona di Laboratorium, Penemuannya Mengejutkan!

Ilmuwan Mencoba Menciptakan Virus Corona di Laboratorium, Penemuannya Mengejutkan!

Health | Jum'at, 25 Februari 2022 | 18:53 WIB

Para Ilmuwan Temukan Tes untuk Deteksi Serangan Jantung 3 Tahun Kemudian

Para Ilmuwan Temukan Tes untuk Deteksi Serangan Jantung 3 Tahun Kemudian

Health | Kamis, 24 Februari 2022 | 11:42 WIB

3 Kandungan di Dalam Telur yang Dapat Memicu Jerawat, Salah Satunya Albumin

3 Kandungan di Dalam Telur yang Dapat Memicu Jerawat, Salah Satunya Albumin

Health | Rabu, 23 Februari 2022 | 08:22 WIB

Terkini

Bisnis Tak Bisa Lagi Cuma Hitung Cuan, Risiko Politik Juga Harus Dibaca

Bisnis Tak Bisa Lagi Cuma Hitung Cuan, Risiko Politik Juga Harus Dibaca

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Penggemar Toy Story Wajib Coba, High Tea Bertema Woody dan Buzz Hadir dari Ketinggian Lantai 70

Penggemar Toy Story Wajib Coba, High Tea Bertema Woody dan Buzz Hadir dari Ketinggian Lantai 70

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:27 WIB

Kecewa AMPB Balik Kanan, Ojol Ancam Usir Massa Pati Jika Kembali Demo di Jakarta

Kecewa AMPB Balik Kanan, Ojol Ancam Usir Massa Pati Jika Kembali Demo di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:27 WIB

KemenHAM Janji Partisipasi Publik Bukan Sekadar Slogan, Siap Tampung Kritik Pedas OMS

KemenHAM Janji Partisipasi Publik Bukan Sekadar Slogan, Siap Tampung Kritik Pedas OMS

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Berapa Harga Sepeda Lipat Brompton C Line? Ini Kisaran, Spesifikasi dan Kelebihannya

Berapa Harga Sepeda Lipat Brompton C Line? Ini Kisaran, Spesifikasi dan Kelebihannya

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Cegah Ricuh, Polisi Minta Pelajar Demo di DPR Pulang: Pulang Ya? Salaman Dulu

Cegah Ricuh, Polisi Minta Pelajar Demo di DPR Pulang: Pulang Ya? Salaman Dulu

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Suasana Demo Memanas, Pengunjung Tetap Santai Makan dan Belanja

Suasana Demo Memanas, Pengunjung Tetap Santai Makan dan Belanja

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Korupsi BUMN: Ketika Inovasi Berjalan Tanpa Pengawasan

Korupsi BUMN: Ketika Inovasi Berjalan Tanpa Pengawasan

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Beredar Isu Perselingkuhan, Sarah Wijayanto Ancam Akun Penyebar Hoax

Beredar Isu Perselingkuhan, Sarah Wijayanto Ancam Akun Penyebar Hoax

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Banjir Bandang Nepal: Penjelasan Runtuhan Gletser, Benarkah Dampak Nyata Perubahan Iklim?

Banjir Bandang Nepal: Penjelasan Runtuhan Gletser, Benarkah Dampak Nyata Perubahan Iklim?

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:12 WIB

×