Lakukan Teknik Pernapasan Ini Saat Alami Hidung Tersumbat

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 03 Maret 2022 | 14:32 WIB
Lakukan Teknik Pernapasan Ini Saat Alami Hidung Tersumbat
Ilustrasi teknik pernapasan. (Shutterstock)

Suara.com - Hidung tersumbat dapat sangat menganggu aktivitas bernapas. Sebenarnya, ada teknik khusus pernapasan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah hidung tersumbat. 

"Kita cenderung tidak terlalu memikirkan proses bernapas, meskipun itulah yang membuat kita tetap hidup,' kata dokter di Dr Fox Online Pharmacy Inggris Dr Deborah Lee.

Dokter Lee menjelaskan bahwa menarik napas dalam-dalam dan perlahan bermanfaat untuk memperlambat detak jantung, menurunkan tekanan darah, dan membantu menghilangkan stres.

Tapi saat hidung tersumbat, menarik napas dalam mungkin lebih sulit dilakukan. 

Ia menyarankan untuk berkonsentrasi saat mengambil napas dalam dan perlahan. Cara itu juga terbaik untuk menurunkan perasaan stres dan kecemasan.

Menurut dokter Lee, pernapasan hidung terbukti meningkatkan pengambilan oksigen darah sebanyak 20 persen.

"Ketika kita bernapas melalui hidung, ini menarik diafragma, lapisan otot yang memisahkan dada dari perut," jelasnya, dikutip dari Metro.

Tindakan ini mengaktifkan sistem saraf parasimpatis (PSNS), sistem saraf tak sadar yang menginduksi perasaan tenang dan membantu tubuh istirahat juga relaksasi.

Sebaliknya, pernapasan mulut yang berulang bisa membuat mulut kering, bibir kering, dan kelelahan. Selain itu juga dikaitkan dengan detak jantung yang cepat dan peningkatan tekanan darah.

baca juga

Untuk mengatasi hidung tersumbat agar tetap bisa bernapas dengan hidung bisa lakukan tarik napas dari lubang hidung kanan saja. Lalu, untuk menghembuskan napas hanya melalui lubang hidung kiri. 

Ulangi selama 10 kali untuk memperlambat setiap siklus dan tidak hanya mengisi dada bagian atas tetapi juga bagian bawah paru-paru. Cara tersebut menjadi kunci untuk bernapas dalam-dalam.

"Ini akan bantu membuka lubang hidung yang tersumbat dan menciptakan aliran udara yang lebih merata melalui kedua lubang hidung," tuturnya.

Apabila bernapas melalui hidung benar-benar tidak bisa dilakukan, untuk tetap bernapas dalam-dalam dapat melatih variasi pernapasan.

Teknik itu melibatkan bernapas perlahan melalui hidung dan menghembuskan napas melalui mulut. Buka mulut jangan terlalu lebar dan bernapas secara perlahan dan alami.

"Ingatlah untuk bernapas sepelan dan seringan mungkin, biarkan perut dan dada Anda mengembang ke segala arah saat menghirup secara alami saat menghembuskan napas," pesan dokter Lee.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Debu, Dua Hal Inilah yang Paling Sering Memicu Asma di Lingkungan Rumah

Bukan Debu, Dua Hal Inilah yang Paling Sering Memicu Asma di Lingkungan Rumah

Health | Rabu, 23 Februari 2022 | 15:23 WIB

Cara Cepat Mengatasi Hidung Tersumbat dengan Aman, Menghirup Udara Jadi Lebih Nyaman

Cara Cepat Mengatasi Hidung Tersumbat dengan Aman, Menghirup Udara Jadi Lebih Nyaman

Lifestyle | Rabu, 16 Februari 2022 | 19:24 WIB

Penyintas Covid-19 Berisiko Alami Komplikasi Masalah Kulit, Ini Alasannya

Penyintas Covid-19 Berisiko Alami Komplikasi Masalah Kulit, Ini Alasannya

Health | Rabu, 16 Februari 2022 | 11:22 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB