Jangan Takut, Ini Cara Mencegah Efek Samping Vaksin Booster yang Bisa Dilakukan

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Jum'at, 04 Maret 2022 | 09:00 WIB
Jangan Takut, Ini Cara Mencegah Efek Samping Vaksin Booster yang Bisa Dilakukan
Ilustrasi gambar (pixabay)

Suara.com - Sama dengan vaksin sebelumnya, vaksin booster dapat menimbulkan efek samping seperti demam, kelelahan, sakit kepala, nyeri hingga muntah. Akan tetapi, efek tersebut berbeda-beda setiap orang. Lantas, adakah cara mencegah efek samping vaksin booster?

Diketahui, mendapatkan vaksinasi adalah cara terbaik untuk melindungi Anda dan keluarga Anda dari sakit parah akibat COVID-19. Setelah mendapat suntikan vaksin, Anda mungkin mengalami beberapa gejala efek samping.

Gejala peringatan darurat setelah menerima suntikan vaksin yaitu kesulitan bernapas, nyeri atau tekanan terus-menerus di dada, kebingungan baru atau ketidakmampuan untuk bangun, bibir atau wajah kebiruan, dan gejala mendadak lainnya.

Efek samping yang umum termasuk rasa sakit di tempat suntikan, demam, nyeri tubuh dan sakit kepala. Reaksi ini sering terjadi (dan menunjukkan bahwa tubuh Anda membuat respons imun terhadap vaksin) dan akan hilang dalam 1-2 hari, dengan pengecualian pembengkakan kelenjar getah bening dapat bertahan hingga sekitar 10 hari.

Pembengkakan kelenjar getah bening dapat terlihat pada pemeriksaan mammogram rutin hingga satu bulan setelah vaksinasi. Jika Anda akan segera melakukan pemeriksaan mammogram dan tidak akan mengakibatkan penundaan yang tidak semestinya, Anda dapat mempertimbangkan untuk menjadwalkannya 4-6 minggu setelah penerimaan vaksin.

Ilustrasi vaksin, efek samping vaksin booster (Freepik)
Ilustrasi vaksin, efek samping vaksin booster (Freepik)

Cara Mencegah Efek Samping Vaksin Booster

Ada beberapa cara untuk mencegah efek samping vaksin booster yang bisa Anda lakukan di rumah. Melansir dari berbagai sumber, berikut cara mencegah efek samping vaksin booster.

  • Gunakan kompres es atau kain lembab yang dingin untuk membantu mengurangi kemerahan, nyeri dan/atau bengkak di tempat suntikan diberikan.
  • Mandi air dingin juga bisa menenangkan
  • Minumlah cairan sesering mungkin selama 1-2 hari setelah mendapatkan vaksin
  • Ambil pereda nyeri yang dijual bebas kecuali Anda memiliki kontraindikasi tertentu
  • Untuk gejala yang parah atau berlangsung 72 jam atau lebih, hubungi dokter biasa atau layanan kesehatan.

Demikian informasi mengenai cara mencegah efek samping vaksin booster yang perlu diketahui dan bisa Anda lakukan di rumah. Perlu diingat, jika Anda mengalami gejala termasuk demam, sakit tenggorokan, hidung tersumbat, perubahan rasa atau bau, batuk, masalah pernapasan, diare atau muntah, ini mungkin berarti Anda telah mengembangkan infeksi COVID-19 sebelum vaksin mulai bekerja. Pertimbangkan untuk melakukan tes PCR atau antigen dan mengisolasi jika Anda merasa mungkin mengidap COVID-19.

Kontributor : Ulil Azmi

Baca Juga: Wagub DKI: Keterisian Tempat Tidur di RS Rujukan Jakarta Turun Jadi 37 Persen

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI