Penyintas Covid-19 Berisiko Tinggi Sakit Jantung, Olahraga Bisa Jadi Solusi Pencegahannya

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Jum'at, 04 Maret 2022 | 13:23 WIB
Penyintas Covid-19 Berisiko Tinggi Sakit Jantung, Olahraga Bisa Jadi Solusi Pencegahannya
Ilustrasi penyintas Covid-19 (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Orang yang terinfeksi Covid-19 berisiko mengalami penyakit kardiovaskular 30 hari setelah terinfeksi virus, para peneliti menunjukkan dalam laporan terbaru di jurnal Nature Medicine.

Laporan tersebut menemukan bahwa penyintas rentan untuk mengembangkan 20 penyakit jantung dan pembuluh darah yang berbeda. Seperti, gagal jantung, perikarditis, miokarditis, stroke, gangguan serebrovaskular, dan disritmia.

Bahkan individu yang tidak dirawat di rumah sakit dengan infeksi ditemukan telah mengembangkan lebih banyak penyakit kardiovaskular, dibandingkan orang yang tidak pernah terinfeksi.

“Ada 20 gangguan jantung yang terdiagnosis untuk pasien yang menderita long Covid. Yang paling umum adalah sesak napas dan kelelahan,” kata Direktur program kesehatan jantung wanita di Northwell Health di NY Dr. Evelina Grayver, MD, dikutip dari Fox News.

Ilustrasi Covid-19 (Pixabay)
Ilustrasi Covid-19 (Pixabay)

Ia menambahkan, aritmia atau irama jantung abnormal juga signifikan terjadi dan dapat menjadi sangat menganggu bagi banyak pasien.

Para peneliti menganalisis catatan kesehatan lebih dari 11 juta veteran AS dan menemukan veteran yang positif Covid-19 satu tahun sebelumnya, memiliki risiko yang meningkat secara signifikan untuk 20 kondisi jantung dan pembuluh darah yang berbeda, dibandingkan dengan mereka yang tidak terinfeksi.

"Sehubungan dengan long Covid dan gejala kardio, ada banyak hal mulai dari sesak napas yang signifikan hingga palpitasi hingga ketidakmampuan untuk menyelesaikan latihan," kata Grayver.

Grayver mengatakan bahwa banyak pasien yang menderita efek kardiovaskular dari Covid-19 yang lama seperti miokarditis dan takut untuk berolahraga. Tetapi mereka juga mengakui kalau olahraga dapat memainkan peran penting dalam pemulihan.

"Orang dengan riwayat miokarditis dan dengan rasa takut berolahraga harus mengambil bagian dalam program rehabilitasi jantung," katanya.

baca juga

Ahli jantung mengatakan, banyak pusat telah dibuka untuk memungkinkan orang yang pulih dari Covid-19 untuk berolahraga di lingkungan yang terkendali.

"Ketika pasien dapat memulai olahraga mereka di lingkungan yang terkendali, di mana mereka dipantau secara ketat dalam hal EKG, tekanan darah, dan detak jantung, mereka merasa jauh lebih nyaman dan lebih aman untuk melanjutkan latihan," kata Grayver.

Grayver menjelaskan dalam beberapa kasus ketika seseorang terinfeksi virus corona, perubahan fisiologis yang signifikan dapat terjadi pada kondisi otot dan kardio. Hanyabdalam 24 jam tanpa olahraga otot-otot akan mulai berhenti berkembang.

Menurut Grayver, olahraga dapat mengatasi perubahan kondisi tersebut.

"Terutama ketika Anda menargetkan jenis latihan tertentu yang berhubungan dengan latihan interval intensitas tinggi. Itu tidak hanya mengubah hati Anda untuk mengatur dari naik dan turun, tetapi juga membantu meregenerasi beberapa otot yang bisa berhenti berkembang selama masa sakit," jelasnya.

Ahli jantung mengatakan selain olahraga, tetap terhidrasi dan suplemen nutrisi untuk mengurangi respon inflamasi dalam tubuh dapat membantu pemulihan dari gejala long covid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:38 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:49 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!

Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:22 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×