Dialami Nanik S Deyang, Benarkah Stres Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Penjelasan Dokter

Husna Rahmayunita, Dini Afrianti Efendi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:20 WIB
Dialami Nanik S Deyang, Benarkah Stres Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Penjelasan Dokter
Ilustrasi penyakit jantung. (freepik.com/kjpargeter)
baca 10 detik
  • Nanik S Deyang mengundurkan diri akibat stres dan penyakit jantung koroner.

  • Dokter tegaskan stres dan penyakit jantung tidak saling menjadi penyebab utama.

  • Stres serta kelelahan memperberat gejala dan mempersempit pembuluh darah jantung.

Suara.com - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang mengaku stres berat saat bertugas di BGN. Kondisi stres ini membuatnya mengidap penyakit jantung hingga kolesterol tinggi.

Nanik juga sempat menyadur pernyataan dokter pribadinya jika ia memiliki sumbatan di arteri jantung. Kondisi kesehatan ini juga disebut-sebut jadi salah satu alasan Nanik pilih mundur sebagai kepala BGN, mengingat rencananya jalani pengobatan di luar negeri.

“Menurut dokter saya, ada sumbatan di arteri jantung yang selain karena kolesterol tinggi, juga dipicu juga oleh stres yang luar biasa! Saya saat ini memimpin lembaga yang semua orang mencibir karena semua taulah (apa penyebabnya dicibir). Jadi, bisa dibayangkan ancurnya,” ungkap Nanik melalui Facebook pribadi miliknya pada Rabu (22/7/2026).

Terkait hubungan stres bisa memicu penyakit jantung dan kolesterol awak media sempat meminta pendapat Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Susetyo Atmojo, Sp.JP.

Meski bukan dokter pribadi Nanik dan tidak pernah memeriksa perempuan 58 tahun itu, dr. Susetyo mengatakan secara umum stres dan kelelahan berlebih bisa memperberat penyakit jantung. Namun stres bukan jadi penyebab utama seseorang alami masalah jantung dan kolesterol tinggi.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Susetyo Atmojo, Sp.JP. [Suara.com/Dini Afrianti]
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Susetyo Atmojo, Sp.JP. [Suara.com/Dini Afrianti]

“Memicu, memicu itu artinya memperberat, tetapi bukan sebagai sumber penyebab. Karena umumnya sumber penyebabnya bukan karena dia kecapekan, bukan karena dia tinggi stres,” ujar dr. Susetyo dalam sesi edukasi media PT Daewoong Pharmaceutical Indonesia bekerja sama dengan PERKI di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Menurut dr. Susetyo, pada pasien yang sudah memiliki penyakit jantung koroner, stres maupun kelelahan dapat memicu munculnya keluhan yang lebih sering dibandingkan saat kondisi tubuh dalam keadaan rileks.

“Kalau kita sudah mengenai penyakit jantung koroner, ketika kita stres atau lebih kecapekan, biasanya chest pain-nya akan lebih sering, lebih frekuen. Nyeri dadanya akan lebih sering,” ujar dr. Susetyo.

Ia menjelaskan, mekanisme tersebut terjadi karena saat seseorang mengalami stres, tubuh akan mengaktifkan respons ‘fight or flight’ yang membuat pembuluh darah berkontraksi atau mengalami vasokonstriksi.

baca juga

Pada orang sehat, penyempitan pembuluh darah ini merupakan mekanisme alami tubuh untuk meningkatkan aliran darah ke organ-organ penting ketika menghadapi situasi darurat.

“Pembuluh darah itu dinamis. Dia bisa konstriksi dan bisa relaksasi. Itu memang anugerah Tuhan. Misalnya ketika kita dikejar anjing atau maling, pembuluh darah akan mengecil supaya aliran darah menjadi lebih cepat,” jelasnya.

Namun kondisi tersebut menjadi berbeda pada pasien yang telah memiliki penyempitan pembuluh darah akibat penyakit jantung koroner.

“Kalau ukurannya sudah lebih kecil karena ada penyempitan, kemudian pembuluh darah mengalami konstriksi lagi akibat stres, maka area yang terbuka menjadi semakin kecil. Nah, itu yang bisa menimbulkan chest pain atau nyeri dada,” katanya.

Sementara pada pasien gagal jantung, menurut dr. Susetyo, faktor kelelahan justru lebih sering menjadi pencetus munculnya keluhan berupa sesak napas atau mudah lelah.

“Kalau gagal jantung umumnya karena kecapekan. Pasien akan lebih mudah ngap atau sesak,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nanik Bantah Isu Bakal Diperiksa KPK dan Kejagung, Ungkap Bukti Dirawat karena Penyumbatan Jantung

Nanik Bantah Isu Bakal Diperiksa KPK dan Kejagung, Ungkap Bukti Dirawat karena Penyumbatan Jantung

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:15 WIB

Nanik Tetap Jabat Komisaris Pertamina Usai Mundur dari BGN, Tunjangannya Lebih Besar

Nanik Tetap Jabat Komisaris Pertamina Usai Mundur dari BGN, Tunjangannya Lebih Besar

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 10:18 WIB

Alasan Nanik S Deyang Mundur dan Penunjukan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru

Alasan Nanik S Deyang Mundur dan Penunjukan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:40 WIB

Nanik S Deyang Mundur dari BGN, Kejagung Nyatakan Bisa Diperiksa Kapan Saja

Nanik S Deyang Mundur dari BGN, Kejagung Nyatakan Bisa Diperiksa Kapan Saja

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:55 WIB

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Masalah Kesehatan Sebagian Besar Karyawan Indonesia

ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Masalah Kesehatan Sebagian Besar Karyawan Indonesia

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 07:30 WIB

Terkini

Tren Lari Baru di Jakarta, Padukan Olahraga dan Budaya Kuliner Nusantara

Tren Lari Baru di Jakarta, Padukan Olahraga dan Budaya Kuliner Nusantara

Sport | Senin, 27 Juli 2026 | 10:19 WIB

Serangan Rudal Iran Terancam Melebar ke Laut Kaspia karena Ulah Ukraina Ini

Serangan Rudal Iran Terancam Melebar ke Laut Kaspia karena Ulah Ukraina Ini

News | Senin, 27 Juli 2026 | 10:08 WIB

6 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Datar, Nyaman dan Stabil Dipakai Daily Run

6 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Datar, Nyaman dan Stabil Dipakai Daily Run

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 10:03 WIB

5 Tablet Harga Terjangkau dengan Baterai Tahan Lama: Mulai Rp1 Jutaan, Performa Kencang

5 Tablet Harga Terjangkau dengan Baterai Tahan Lama: Mulai Rp1 Jutaan, Performa Kencang

Tekno | Senin, 27 Juli 2026 | 10:01 WIB

Sisi Gelap Drama The East Palace: Ketika Kekuasaan Membutakan Hati Nurani

Sisi Gelap Drama The East Palace: Ketika Kekuasaan Membutakan Hati Nurani

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 10:01 WIB

Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande

Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 09:56 WIB

APBN Defisit, Purbaya Sepakat Barantin dan Bea Cukai Barengan Awasi Ekspor-Impor

APBN Defisit, Purbaya Sepakat Barantin dan Bea Cukai Barengan Awasi Ekspor-Impor

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 09:52 WIB

Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional

Penetrasi Rendah, Edukasi Asuransi Keluarga Digencarkan di Hari Anak Nasional

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 09:50 WIB

Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah

Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah

News | Senin, 27 Juli 2026 | 09:47 WIB

Mengurai Symbolic Immortality dan Obsesi Prabowo Menciptakan Program Baru

Mengurai Symbolic Immortality dan Obsesi Prabowo Menciptakan Program Baru

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 09:44 WIB

×