Meski Menyehatkan, Terlalu Banyak Minum Air Dapat Menyebabkan Keracunan yang Berujung Kematian

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Minggu, 06 Maret 2022 | 22:35 WIB
Meski Menyehatkan, Terlalu Banyak Minum Air Dapat Menyebabkan Keracunan yang Berujung Kematian
Ilustrasi minum air putih (freepik/@jcomp)

Suara.com - Minum air sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat dan berfungsi dengan baik. Namun, terlalu banyak minum air juga dapat menyebabkan keracunan air.

Keracunan air terjadi ketika Anda minum begitu banyak air, tetapi ginjal tidak dapat mengeluarkannya dengan cepat. Pada akhirnya air akan mengencerkan elektrolit, terutama natrium, di dalam darah.

Meski jarang, keracunan air bisa menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani.

"Keracunan air dapat terjadi ketika minum lebih dari tiga sampai empat liter air dalam waktu singkat, seperti satu atau dua jam," jelas ketua pengobatan darurat di Rutgers New Jersey Medical School, Lewis Nelson, MD.

Namun, tidak ada aturan jumlah cairan yang dianggap tidak aman, dan risiko keracunan air akan bervariasi tergantung pada frekuensi asupan, usia, jenis kelamin, dan kesehatan.

Ilustrasi minum air (pexels)
Ilustrasi minum air (pexels)

Keracunan air juga dapat berkembang dari terlalu banyak minum cairan lain, seperti bir. Kondisi ini disebut bir potomania, dilansir Insider.

Gejala keracunan air yang utama adalah sindrom neurologis. Sebab, terlalu banyak air dapat membuat otak membengkak dan mengganggu fungsi normal tubuh.

Tanda awal keracunan air terdiri dari sakit kepala, kebingungan, mual, muntah, dan kelupaan.

Jika tidak segera diobati, dapat menyebabkan gejala lain, seperti bicara cadel, kelemahan, halusinasi, kram otot, gangguan fungsi otak, kejang, dan koma.

baca juga

Keracunan air cenderung terjadi di antara orang dewasa yang berlari maraton, melakukan pelatihan militer, dan memiliki kondisi kesehatan mental seperti polidipsia psikogenik atau skizofrenia.

Namun, kondisi ini juga bisa terjadi pada bayi. Bayi enam bulan tidak boleh minum air karena perutnya kecil dan ginjalnya belum berkembang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Keracunan Air, Bisa Terjadi Pada Atlet Maraton yang Kebanyakan Minum

Waspada Keracunan Air, Bisa Terjadi Pada Atlet Maraton yang Kebanyakan Minum

Health | Jum'at, 04 Maret 2022 | 10:51 WIB

Dugong Mati Ditemukan di Pantai Dumai, Ada Dugaan Keracunan Air Laut

Dugong Mati Ditemukan di Pantai Dumai, Ada Dugaan Keracunan Air Laut

Riau | Senin, 08 Februari 2021 | 09:03 WIB

Awas! Kebanyakan Minum Bisa Keracunan Air

Awas! Kebanyakan Minum Bisa Keracunan Air

Health | Minggu, 27 Mei 2018 | 11:43 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×