Dampak Invasi Rusia, Tempat Penampungan di Ukraina Berpotensi Jadi Sarang Infeksi Bakteri dan Virus

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 07 Maret 2022 | 10:55 WIB
Dampak Invasi Rusia, Tempat Penampungan di Ukraina Berpotensi Jadi Sarang Infeksi Bakteri dan Virus
Orang Tua dan Anak-anak yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv menunggu barang bawaannya sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]

Suara.com - Dampak dari invasi Rusia dinilai berpotensi menyebabkan penularan penyakit infeksi bakteri dan virus di Ukraina, terutama di tempat penampungan yang penuh sesak.

"Seperti yang telah kita lihat dalam perang selama bertahun-tahun, virus dan bakteri dengan senang hati mengeksploitasi situasi di mana manusia berada di bawah tekanan," kata ahli hubungan perang dan penyakit Universitas Nasional Irlandia Galway prof. Máire Connolly, dikutip dari Fox News.

Ia menambahkan bahwa faktor-faktor tersebut meningkatkan risiko wabah di antara populasi yang tengah menghadapi trauma pemindahan paksa di Ukraina.

Serangan Rusia juga telah menghambat laju transportasi, sehingga rumah sakit di Ukraina kehabisan pasokan medis vital. Petugas kesehatan memindahkan pasien ke tempat penampungan sementara karena korban sipil meningkat, di bawah ancaman ledakan setiap saat.

Orang tua dan anak-anak mereka yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv mengumpulkan barang-barang sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]
Orang tua dan anak-anak mereka yang merupakan pasien rumah sakit anak pusat Kyiv mengumpulkan barang-barang sebelum dievakuasi ke Polandia dan Jerman di Kyiv, Ukraina, Sabtu (5/3/2022). [Sergei SUPINSKY / AFP]

"Apa yang kita hadapi sekarang di Ukraina adalah krisis ganda," ucap Connolly.

Ia mencatat kalau kondisi perang tidak hanya berisiko terhadap lonjakan Covid-19, tetapi juga wabah polio Ukraina yang masih berlangsung.

Dia menggambarkan keadaan suram para pengungsi ketika melarikan diri ke tempat yang dianggap aman, tetapi justru berakhir dalam kondisi yang tidak bersih dan seringkali tidak aman bagi kesehatan. Juga wabah dari penyakit menular, seperti munculnya kembali tuberkulosis.

Ukraina termasuk negara dengan penanganan Covid-19 terburuk di dunia, karena tingkat vaksinasi yang rendah dibandingkan negara lain di Eropa. 

"Saya patah hati dan sangat prihatin dengan kesehatan orang-orang di Ukraina dalam krisis yang meningkat," kata direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Pekan lalu, Tedros menyampaikan bahwa Ukraina hampir kehabisan pasokan oksigen ketika para pejabat AS menyebut militer Rusia menembaki ambulans dan rumah sakit.

“Mayoritas rumah sakit bisa kehabisan cadangan oksigen mereka dalam 24 jam ke depan. Beberapa sudah habis,” kata WHO. 

Menambah situasi, para ahli memperingatkan konflik mungkin juga mengganggu limbah radioaktif sensitif yang disimpan di pembangkit nuklir Chernobyl yang dapat memicu bencana lingkungan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rizal Effendi, Mantan Wali Kota Balikpapan Mengaku Terpapar Covid Varian 3.000.000, Lho, Varian Apa Itu?

Rizal Effendi, Mantan Wali Kota Balikpapan Mengaku Terpapar Covid Varian 3.000.000, Lho, Varian Apa Itu?

Kaltim | Senin, 07 Maret 2022 | 10:27 WIB

Kasus Covid-19 Aktif Indonesia Terus Turun, Pandemi Mulai Terkendali?

Kasus Covid-19 Aktif Indonesia Terus Turun, Pandemi Mulai Terkendali?

Health | Senin, 07 Maret 2022 | 09:57 WIB

CEK FAKTA: Beredar Video Live TV Ukraina Merekam Orang Mati, Satu Mayat Bangun, Benarkah?

CEK FAKTA: Beredar Video Live TV Ukraina Merekam Orang Mati, Satu Mayat Bangun, Benarkah?

News | Senin, 07 Maret 2022 | 10:18 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB