Daftar Komorbid yang Bisa dan Tidak Bisa Menerima Vaksin Covid-19, Simak Lengkapnya di Sini

Yasinta Rahmawati

Rabu, 09 Maret 2022 | 12:34 WIB
Daftar Komorbid yang Bisa dan Tidak Bisa Menerima Vaksin Covid-19, Simak Lengkapnya di Sini
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Vaksinasi untuk Covid-19 terus digenjot oleh pemerintah, dengan bantuan berbagai pihak. Tujuannya, agar masyarakat bisa mendapatkan setiap dosis vaksin ini, dan memiliki kekebalan terhadap virus tersebut. Tapi tahukah Anda ada beberapa komorbid yang membuat seorang tak bisa menerima vaksin?

Komorbid merupakan penyakit bawaan yang dimiliki seseorang dan belum sembuh. Penyakit ini bisa membuat seorang tak bisa menerima vaksin Covid-19, karena jika dipaksakan bisa menimbulkan masalah serius. 

Ini mengapa memahami apa saja komorbid yang bisa dan tak bisa menerima vaksin jadi penting, agar tak terjadi kesalahan dalam vaksinasi dan untuk mencegah kesalahan akibat hal tersebut.

Kondisi Komorbid Tak Bisa Menerima Vaksin

Pertama mari simak mengenai kondiri komorbid yang tak bisa menerima vaksin. 

  1. Mengalami reaksi alergi berupa anafilaksis dan reaksi alergi berat akibat vaksin Covid-19, atau zat dan bahan yang terkandung dalam vaksin Covid-19.
  2. Sedang mengalami infeksi akut. Individu ini bisa divaksin jika sudah teratasi infeksinya (untuk infeksi TB, wajib menjalani pengobatan OAT minimal dua minggu untuk mencapai kondisi layak vaksin).
  3. Seorang dengan kondisi imunodefisiensi primer.
Ilustrasi vaksin Covid-19 [Foto: Antara]
Ilustrasi vaksin Covid-19 [Foto: Antara]

Kondisi Komorbid yang Bisa Menerima Vaksin

Mengacu pada rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia pada Januari 2022 lalu, berikut daftar komorbid yang bisa menerima vaksin Covid-19.

  1. Penyakit autoimun
  2. Alergi obat
  3. Rinitis alergi
  4. Dermatitis atopik
  5. Penyakit paru obstruktif kronik
  6. Reaksi anafilaksis yang bukan karena vaksinasi Covid-19
  7. Alergi makanan
  8. Asma
  9. Urtikaria
  10. HIV
  11. Interstitial lung disease
  12. Penyakit hati
  13. Transplantasi hati
  14. Penyakit ginjal kronik (dialisis dan non dialisis)
  15. Transplantasi ginjal
  16. Penyakit jantung koroner
  17. Gastrointestinal
  18. Obesitas
  19. Nodul tiroid
  20. Penyakit gangguan psikosomatis
  21. Kanker daerah, kanker tumor padat, kelainan darah (talasemia, imunohematologi, hemofilia), gangguan koagulasi.
  22. Hipertiroid dan hipotiroid
  23. Diabetes melitus tipe 2
  24. Aritmia
  25. Gagal jantung
  26. Hipertensi

Kondisi-kondisi ini sudah bisa mendapatkan vaksin Covid-19 sesuai prosedur yang berlaku. 

Dari informasi yang disajikan di atas tadi, semoga bisa jadi informasi yang berguna untuk Anda. Terkait dengan ketentuan komorbid dan vaksinasi, Anda juga sangat direkomendasikan untuk berkonsultasi dengan dokter kepercayaan Anda. Artikel ini sifatnya hanya menginformasikan, dan bukan sebagai anjuran. Jadi untuk kepastiannya, selalu konsultasikan dengan dokter kepercayaan atau tenaga kesehatan terkait.

baca juga

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tanda Jaga Jarak di Kursi KRL Mulai Dicopot, Peneliti Pandemi Australia: Ini Berbahaya!

Tanda Jaga Jarak di Kursi KRL Mulai Dicopot, Peneliti Pandemi Australia: Ini Berbahaya!

Health | Rabu, 09 Maret 2022 | 12:12 WIB

Dokter Top AS Anthony Fauci: Ada 5 Fase Pandemi Global, di Tahap Mana Kita Sekarang?

Dokter Top AS Anthony Fauci: Ada 5 Fase Pandemi Global, di Tahap Mana Kita Sekarang?

Health | Rabu, 09 Maret 2022 | 12:04 WIB

Penumpang di Bandara Banyuwangi Meningkat 5 Persen Imbas Penghapusan Syarat Tes Covid-19 bagi Perjalanan Domestik

Penumpang di Bandara Banyuwangi Meningkat 5 Persen Imbas Penghapusan Syarat Tes Covid-19 bagi Perjalanan Domestik

Jatim | Rabu, 09 Maret 2022 | 11:49 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×