Mengapa Binge Watching Terasa Menyenangkan dan Bikin Ketagihan? Psikolog Jelaskan Apa yang Terjadi di Otak

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 10 Maret 2022 | 08:42 WIB
Mengapa Binge Watching Terasa Menyenangkan dan Bikin Ketagihan? Psikolog Jelaskan Apa yang Terjadi di Otak
Ilustrasi binge watching (Shutterstock)

Suara.com - Platform streaming seperti Netflix, HBO, atau Hulu semakin menarik perhatian masyarakat. Banyak orang menjadi ketagihan untuk menonton serial yang disediakan platform tersebut.

Bahkan, ada orang-orang yang rela begadang demi menghabiskan serial yang disukainya.

Berdasarkan survei oleh Netflix, sebanyak 61% pengguna secara rutin menonton dua hingga 6 episode dalam sekali duduk.

Studi lain menemukan sebagian besar member Netflix lebih memilih binge watching atau menonton beberapa serial sekaligus, daripada melakukannya secara bertahap.

Apa yang membuat banyak orang senang melakukan binge watching?

ilustrasi menonton Netflix (pixabay).
ilustrasi menonton Netflix (pixabay).

Psikolog klinis Renee Carr, Psy. D, mengatakan bahwa menonton berepisode-episode serial membuat otak memproduksi dopamin.

"Bahan kimia ini memberi tubuh kesenangan internal alami yang memperkuat keterlibatan berkelanjutan dalam aktivitas tersebut. Sinyal otak berkomunikasi dengan tubuh, 'Ini terasa enak. Kau harus terus melakuannya!' ," jelas Carr, dilansir NBC News.

Ketika seseorang menonton serial favoritnya, tubuh akan terus-menerus menghasilkan dopamin dan tubuh mengalami perasaan 'mabuk' seperti narkoba.

"Kau mengalami kecanduan semu pada acara tersebut karena Anda mengembangkan keinginan untuk mendapat dopamin," lanjutnya.

Menurut Carr, proses alami yang dialami seseorang saat binge watching merupakan proses yang sama ketika menggunakan narkoba atau jenis kecanduan lainnya.

"Jalur saraf yang menyebabkan kecanduan heroin dan seks sama dengan kecanduan bing watching. Tubuh tidak membeda-bedakan kesenangan," imbuhnya.

Tubuh bisa menjadi kecanduan suatu aktivitas atau zat apa pun yang secara konsisten menghasilkan dopamin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ruben Onsu Bahas Narkoba di Acara TV, Ayu Ting Ting Cemas

Ruben Onsu Bahas Narkoba di Acara TV, Ayu Ting Ting Cemas

Sumbar | Kamis, 10 Maret 2022 | 05:15 WIB

Viral Sopir Mercy Jadi Korban Salah Tangkap Polisi, Anggota DPR: Polri Harus Minta Maaf

Viral Sopir Mercy Jadi Korban Salah Tangkap Polisi, Anggota DPR: Polri Harus Minta Maaf

News | Rabu, 09 Maret 2022 | 19:43 WIB

Anggota Satresnarkoba Polres Jakpus Salah Target Sasaran, Video Penyergapan Sempat Viral di Medsos

Anggota Satresnarkoba Polres Jakpus Salah Target Sasaran, Video Penyergapan Sempat Viral di Medsos

News | Rabu, 09 Maret 2022 | 16:08 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB