Update Covid-19 Global: Menuju Endemi, Malaysia Hapus Aturan Karantina Bagi Pendatang

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 11 Maret 2022 | 10:48 WIB
Update Covid-19 Global: Menuju Endemi, Malaysia Hapus Aturan Karantina Bagi Pendatang
Ilustrasi pandemi Covid-19. (Pixabay/cromaconceptovisual)

Suara.com - Update Covid-19 global hari ini menunjukan penyebaran varian Omicron di beberapa negara mulai terkendali. Hal itu membuat negara seperti Malaysia kembali membuka perbatasan internasional.

Menurut data Worldometers, Jumat (11/3/2022) menunjukan ada 59,9 juta kasus aktif atau jumlah orang di dunia yang masih bisa menularkan Covid-19 ke orang lain.

Total sudah 453 juta orang sudah terinfeksi Covid-19. Ditambah kematian dunia totalnya berjumlah enam juta orang meninggal sejak awal pandemi.

Mengutip Channel News Asia, Jumat (11/3/2022) setelah dua tahun Malaysia menutup perbatasannya pada 18 Maret 2020, Perdana Menteri Ismail Sabri Yaakob mengatakan perbatasan internasional akan dibuka sepenuhnya pada 1 April 2022 mendatang.

Hal ini diungkap Ismail Sabri dalam konferensi pers, Selasa 8 Maret 2022, bahwa pembukaan perbatasan merupakan bagian dari fase transisi dari pandemi ke endemi.

Inilah sebabnya Malaysia mencabut aturan pembatasan domestik terkait jam operasional bisnis, kapasitas pegawai, kapasitas salat di masjid dan rumah ibadah lainnya.

Meski begitu, diketahui varian Omicron masih menyebar di Malaysia dan dunia, maka meskipun sudah dilonggarkan warga Malaysia dan wisatawan asing yang memasuki Negeri Jiran itu harus mematuhi protokol kesehatan.

Adapun aturannya, masuk ke Malaysia mulai 1 April bagi orang yang sudah divaksinasi lengkap tidak perlu menjalani masa karantina.

Selain itu pelancong juga tidak perlu lagi mendaftar melalui aplikasi MyTravelPass.
Sebagai gantinya, pelancong harus mengaktifkan pelacakan kontak di aplikasi MySejahtera dan mengisi formulir sebelum keberangkatan di aplikasi.

Selain itu wisatawan juga harus menjalani tes PCS dua hari sebelum keberangkatan, dan tes antigen dalam waktu 24 jam setelah kedatangan.

Namun untuk pendatang yang belum divaksinasi lengkap atau tidak divaksinasi perlu menjalani karantina lima hari setelah tiba di Malaysia.

"Setelah mereka selesai karantina, orang tersebut harus mematuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah Malaysia. Misalnya, mereka tidak bisa makan di restoran jika belum divaksinasi lengkap," ujar Menteri Kesehatan Malaysia, Khairy Jamaluddin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelajar di Medan yang Belum Vaksin Covid-19 Tidak Dibenarkan Ikut PTM

Pelajar di Medan yang Belum Vaksin Covid-19 Tidak Dibenarkan Ikut PTM

Sumut | Jum'at, 11 Maret 2022 | 10:40 WIB

5 Cara Indonesia Lepas Status Pandemi Menjadi Endemi

5 Cara Indonesia Lepas Status Pandemi Menjadi Endemi

Bisnis | Jum'at, 11 Maret 2022 | 10:29 WIB

Berkurang 301 Orang, RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kini Rawat 2.290 Pasien Positif Covid-19

Berkurang 301 Orang, RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kini Rawat 2.290 Pasien Positif Covid-19

News | Jum'at, 11 Maret 2022 | 10:14 WIB

Terkini

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB