Yuk, Cek Kesehatan Ginjal Sekarang! Cukup Lewat Tes Darah!

Vania Rossa | Suara.com

Sabtu, 12 Maret 2022 | 10:44 WIB
Yuk, Cek Kesehatan Ginjal Sekarang! Cukup Lewat Tes Darah!
Ilustrasi kesehatan ginjal. [shutterstock]

Suara.com - Baxter, perusahaan terkemuka penyedia perawatan dialisis global, meluncurkan kampanye Ketahui Skor Anda (Know Your Score), yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar mengetahui skor ginjal sebagai indikator kesehatan ginjal mereka. Nilai tersebut diukur melalui Glomerular Filtration Rate (GFR), tes darah sederhana yang mengukur performa ginjal.

Hasil nilai tes darah bahkan dapat menyimpulkan jika terdapat indikator penyakit ginjal kronis (PGK).

Menurut dr Alvin Ng, konsultan senior nefrologi di Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena di Singapura, “95 persen orang dengan PGK ringan tidak mengetahui bahwa mereka mengidapnya, dan hampir setengah dari pengidap PGK parah sama sekali tidak menyadarinya.”

“Dalam kebanyakan kasus penyakit ginjal progresif, tubuh dapat menyesuaikan diri dengan penumpukan racun dan pasien hanya akan merasa tidak sehat setelah fungsi ginjal mereka turun di bawah 15 persen. Ketika ‘kejatuhan’ ini terjadi, seorang pasien dapat kehilangan lebih dari sepertiga fungsi ginjal mereka tanpa menunjukkan gejala apa pun,” tambah dr Alvin.

Angka ini, layaknya hasil pengukuran kolesterol maupun tekanan darah, menunjukkan apabila pasien membutuhkan pemeriksaan berikutnya dan membantu mencegah perkembangan penyakit ginjal lebih lanjut.

Jika skor memperlihatkan angka 90 dan ke atas, itu menandakan ginjal yang sehat dan normal. Kalau nilai berada di rentang angka 60 hingga 89, hal tersebut berarti tindakan intervensi dibutuhkan untuk mencegah kerusakan ginjal lebih lanjut. Akan tetapi, jika skor berada di bawah 60 selama tiga bulan berturut-turut, itu dapat menyimpulkan adanya indikator penyakit ginjal kronis (PGK).

PGK sering kali disebut “pembunuh diam-diam” karena para pasien kerap tidak menunjukkan gejala hingga penyakit mencapai tahap stadium lanjut. Selain itu, pandemi Covid-19 juga mengakibatkan risiko yang lebih besar bagi kesehatan para pasien PGK, salah satu penyakit bawaan, akibat status kekebalan tubuh mereka yang terdampak pandemi Covid-19.

Know Your Score menekankan perlunya pengujian rutin untuk mendeteksi dan mencegah PGK, terutama di antara mereka yang menderita hipertensi dan/atau diabetes. Hal ini juga mendorong masyarakat untuk mempelajari lebih lanjut tentang skor ginjal mereka dan kiat gaya hidup untuk mencegah penyakit ginjal, dengan mengunjungi Info Ginjal, situs khusus dari Baxter yang menyediakan informasi tentang kesehatan ginjal dan perawatan PGK.

Dilansir dari Info Ginjal, terdapat tiga alternatif perawatan yang dapat dipertimbangkan para pasien PGK maupun sanak keluarga:

1.Dialisis peritoneal (PD)
Tipe dialisis ini dapat dilakukan di rumah setiap hari, bahkan saat pasien sedang beraktivitas atau tidur. PD menggunakan sebuah lapisan perut bernama membran peritoneum untuk menyaring dan membersihkan darah pasien. Tergolong sebagai alternatif tanpa rasa sakit dan penggunaan jarum yang relatif jarang, pasien barangkali dapat merasakan sensasi kenyang usai terapi – tergantung resep dari dokter.

2. Hemodialisis
Opsi menyaring darah di luar tubuh pasien dengan bantuan mesin dialisis dan filter buatan yang berfungsi bagai ginjal buatan. Di Indonesia, pasien dapat memilih perawatan di rumah sakit maupun klinik dialisis.

3. Transplantasi Ginjal
Apabila dialisis dan hemodialisis tidak berhasil, pasien PGK dapat mempertimbangkan transplantasi ginjal. Menurut National Kidney Federation (Federasi Ginjal Nasional) yang berbasis di Inggris, tingkat keberhasilan transplantasi ginjal mencapai di atas 90 persen satu tahun setelah operasi dan di atas 75 persen lima tahun setelah tindakan medis.

Umumnya, ginjal dari pendonor yang telah meninggal dapat bertahan selama 12 tahun, sedangkan penerima ginjal pendonor yang masih hidup dapat bertahan hidup tiga tahun lebih lama.

Kamu bisa mencari tahu skor yang dapat mengukur kesehatan ginjal di https://apac.mykidneyjourney.com/id/world-kidney-day.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Para Ilmuwan Temukan Tes untuk Deteksi Serangan Jantung 3 Tahun Kemudian

Para Ilmuwan Temukan Tes untuk Deteksi Serangan Jantung 3 Tahun Kemudian

Health | Kamis, 24 Februari 2022 | 11:42 WIB

3 Tren Penelitian Ini Akan Membantu Mendeteksi Kesehatan Mental di Tahun 2022

3 Tren Penelitian Ini Akan Membantu Mendeteksi Kesehatan Mental di Tahun 2022

Your Say | Kamis, 06 Januari 2022 | 14:00 WIB

Waspadai Gejala Kolesterol Tinggi Ini Agar Tidak Berakibat Fatal

Waspadai Gejala Kolesterol Tinggi Ini Agar Tidak Berakibat Fatal

Health | Kamis, 09 Desember 2021 | 12:59 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB