Termasuk Berisiko, Kenali Bahaya Kehamilan Ektopik yang Memerlukan Penanganan Medis Segera

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 16 Maret 2022 | 18:00 WIB
Termasuk Berisiko, Kenali Bahaya Kehamilan Ektopik yang Memerlukan Penanganan Medis Segera
Ilustrasi ibu hamil (Foto oleh Leah Kelley dari Pexels)

Suara.com - kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi tumbuh di luar rahim atau tidak di dalam rahim. Kata 'ektopik' mengacu pada sesuatu yang secara medis berada di posisi yang salah.

Sebagian besar (90%) pada kehamilan ektopik, sel telur yang telah dibuahi tumbuh dan berkembang di tuba falopi.

Berdasarkan Live Science, kehamilan ektopik tidak pernah berkembang menjadi janin cukup bulan. Ketika embrio ditanamkan di lokasi selain dinding rahim, embrio tidak dapat berkembang secara normal.

Sebab, lokasi selain rahim tidak memiliki cukup ruang atau jaringan yang tepat bagi embrio untuk tumbuh dan berkembang.

"Tidak ada jaringan lain dalam tubuh yang memiliki kemampuan untuk menampung bayi seberat 4 kilogram atau janin kembar selain rahim," jelas dokter kandungan dan ginekolog di Rumah Sakit Umum Massachusetts, Boston, Jennifer Kickham.

Ilustrasi Hamil (Pexels/MART PRODUCTION)
Ilustrasi Hamil (Pexels/MART PRODUCTION)

Karenanya, kehamilan ektopik bisa berbahaya dan memerlukan perhatian medis segera.

Saat embrio tumbuh dalam kehamilan ektopik, maka dapat menyebabkan organ di mana janin berkembang, seperti tuba falopi, pecah.

Jika itu terjadi, menurut American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), dapat menyebabkan pendarahan internal parah dan infeksi.

Terlepas dari bahayanya, sebagian besar wanita yang mengalami kehamilan ekstopik dapat diobati dan juga menjalani kehamilan normal di kehamilan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejadian Kehamilan Ektopik Langka, Janin Wanita Ini Tumbuh di Dalam Hati

Kejadian Kehamilan Ektopik Langka, Janin Wanita Ini Tumbuh di Dalam Hati

Health | Jum'at, 07 Januari 2022 | 15:55 WIB

Kasus Langka Kehamilan Ektopik, Janin Ditemukan di Dalam Hati Wanita Ini

Kasus Langka Kehamilan Ektopik, Janin Ditemukan di Dalam Hati Wanita Ini

Health | Senin, 20 Desember 2021 | 08:48 WIB

Tentang Keperawanan dan Kehamilan Ektopik

Tentang Keperawanan dan Kehamilan Ektopik

Health | Rabu, 30 November 2016 | 21:15 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB