Dampak Buruk Konsumsi Daging Merah dan Olahannya, Terlebih Bagi Pengidap Kolesterol Tinggi

Rabu, 16 Maret 2022 | 20:55 WIB
Dampak Buruk Konsumsi Daging Merah dan Olahannya, Terlebih Bagi Pengidap Kolesterol Tinggi
Ilustrasi lelaki makan daging merah. (Shutterstock)

Suara.com - Kolesterol tinggi merupakan salah satu komplikasi kesehatan yang terkait langsung dengan pola makan buruk.

Tingginya kadar kolesterol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

"Secara global, sepertiga penyakit jantung iskemik disebabkan oleh kolesetrol tinggi," kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Peningkatan kadar kolesterol merupakan penyebab utama naiknya beban penyakit iskemia di negara maju dan berkembang, lapor Times of India.

Untuk mengurangi risiko komplikasi masalah jantung karena kolesterol tinggi, orang perlu berhenti mengonsumsi daging merah, mekanan yang digoreng, daging olahan, dan makanan yang dibakar atau dipaggang, kata Harvard Medical School.

Ilustrasi daging merah (pixabay) / tomwieden.
Ilustrasi daging merah (pixabay) / tomwieden.

Mengapa kita perlu menghindari daging merah dan daging olahan?

Daging merah selalu dianggap buruk untuk kolesterol dan mereka yang sudah memiliki kolesterol tinggi sering disarankan untuk tidak mengonsumsi daging merah.

"Daging sapi, babi, dan domba umumnya tinggi lemak jenuh. Potongan daging seperti hamburger, iga, daging babi, dan daging panggang paling tinggi lemaknya," jelas ahli di Harvard Medical School.

Tetapi sebenarnya mereka tidak perlu berhenti mengonsumsinya, tetapi membatasinya.

Baca Juga: Dibandingkan Orang yang Sering Makan Daging Merah, Vegetarian Berisiko Kecil Terkena Kanker

"Anda tidak harus menghindari daging sama sekali, cukup makan sesekali saja. Batasi diri Anda ke ukuran porsi 3 ons dan tetap pada potongan tipis seperti sirloin, babi pinggang, atau filet mignon," sambung mereka.

Lebih baik lagi apabila daging diganti dengan protein yang rendah lemak jenuh, seperti daging ayam tanpa kulit atau dada kalkun, ikan, dan kacang-kacangan.

Sementara itu, daging olahan seringnya menggunakan potongan daging berlemak. Karenanya, makanan ini sangat berbahaya bagi orang yang sudah memiliki kadar kolesterol tinggi.

Mengonsumsi makanan yang mengandung kadar lemak jenuh tinggi juga membahayakan kesehatan jantung kelompok tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI