Apa itu Diplopia? Kondisi yang Dialami Marc Marquez Usai Kecelakaan Fatal di Sirkuit Mandalika

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 23 Maret 2022 | 12:26 WIB
Apa itu Diplopia? Kondisi yang Dialami Marc Marquez Usai Kecelakaan Fatal di Sirkuit Mandalika
apa itu diplopia (Freepik)

Suara.com - Pembalap Marc Marquez didiagnosis mengalami diplopia usai mengalami crash horor saat sesi pemanasan Pertamina Grand Prix of Indonesia di Sirkuit International Mandalika, pada Minggu (20/3/2022). Apa itu diplopia?

Diagnosis tersebut berawal saat Marc Marquez mengeluhkan masalah penglihatannya sepulang dari Indonesia. Kemudian Marc Marquez diperiksa oleh dokter mata Sanchez Dalmau di Barcelona dan didiagnosis mengalami diplopia. Apa itu diplopia? 

Apa itu diplopia? 

Dikutip dari laman WebMD, diplopia adalah suatu kondisi ketika mata melihat dua bayangan dari satu benda yang sama. Istilah lain untuk kondisi ini yaitu penglihatan ganda yang bisa terjadi pada satu mata saja, bisa juga dua-duanya.

Selain itu, kondisi ini juga bisa memengaruhi keseimbangan, gerakan, dan kemampuan membaca seseorang. Penyebab diplopia bisa karena masalah pada saraf, otak, atau bisa juga karena kerusakan pada lensa mata.

Terdapat beberapa jenis diplopia, di mana masing-masing jenis tergantung pada kondisi mata yang terbuka. Dikutip dari laman Healthline, berikut ini adalah beberapa jenis diplopia yang harus diwaspadai.

1. Diplopia Monokular

Diplopia monokular ini terjadi saat seseorang melihat bayangan ganda meskipun sedang menutup salah satu matanya.

Banyak orang dengan kondisi ini yang melaporkan bahwa mereka melihat salah satu objek yang sangat jelas, sementara yang lainnya pudar.

Adapun beberapa kondisi yang dapat memicu diplopia monokular ini adalah astigmatisme (bentuk kornea tidak beraturan), mata kering, keratoconus atau penipisan korea, kelainan retina, hingga katarak. 

2. Diplopia Binokular

Diplopia binokular membuat seseorang melihat dua bayangan pada saat kedua matanya terbuka.

Penyebab umum dari diplopia binokular ini adalah juling atau strabismus. Kondisi ini terjadi saat mata tidak sejajar dengan benar.

Strabismus relatif sering terjadi pada anak-anak, namun kondisi ini tidak selalu menyebabkan diplopia.

Lantas bagaimana gejala diplopia? Ada beberapa kondisi yang bisa dialami jika mengalami penglihatan ganda, yaitu mata juling, mual, sakit saat menggerakkan mata, sakit kepala, hingga kelopak mata turun. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aleix Espargaro Syok Jadi Saksi Kecelakaan Horor Marc Marquez

Aleix Espargaro Syok Jadi Saksi Kecelakaan Horor Marc Marquez

Sport | Rabu, 23 Maret 2022 | 11:33 WIB

Michelin Bantah Tudingan Honda sebagai Biang Kerok Kecelakaan Marc Marquez

Michelin Bantah Tudingan Honda sebagai Biang Kerok Kecelakaan Marc Marquez

Sport | Rabu, 23 Maret 2022 | 11:27 WIB

Kejanggalan Jatuhnya Pesawat China Eastern Diungkap: Tak Ada Satupun Penumpang Ditemukan

Kejanggalan Jatuhnya Pesawat China Eastern Diungkap: Tak Ada Satupun Penumpang Ditemukan

Riau | Rabu, 23 Maret 2022 | 11:08 WIB

132 Penumpang Pesawat China Eastern Airlines Tidak Ada yang Ditemukan, Otoritas China Sebut Janggal Kondisi Jatuhnya

132 Penumpang Pesawat China Eastern Airlines Tidak Ada yang Ditemukan, Otoritas China Sebut Janggal Kondisi Jatuhnya

Lampung | Rabu, 23 Maret 2022 | 10:38 WIB

Janggal! Belum Ada Satu pun Penumpang Pesawat China Eastern Airlines Ditemukan Setelah Jatuh di Hutan

Janggal! Belum Ada Satu pun Penumpang Pesawat China Eastern Airlines Ditemukan Setelah Jatuh di Hutan

Sumsel | Rabu, 23 Maret 2022 | 10:37 WIB

Marc Marquez Alami Diplopia, Benarkah Kecelakaan Motor Dapat Menyebabkan Gangguan Mata?

Marc Marquez Alami Diplopia, Benarkah Kecelakaan Motor Dapat Menyebabkan Gangguan Mata?

Health | Rabu, 23 Maret 2022 | 09:43 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB