Lebih Baik Bayi Tidur Sekamar dengan Orangtua, Ini 5 Pertimbangannya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 23 Maret 2022 | 20:21 WIB
Lebih Baik Bayi Tidur Sekamar dengan Orangtua, Ini 5 Pertimbangannya!
Ilustrasi bayi menangis, tidur (istockphoto.com)

Suara.com - Kebanyakan orangtua selalu heboh ketika menyambut kelahiran bayinya. Mulai dari menyediakan kamar terpisah hingga mendekor kamar tidur bayi agar lebih meriah.

Tapi, pilihan pisah kamar tidur dengn bayi yang baru lahir dan mendekor kamar tidurnya dengan ramai bukan pilihan terbaik.

Ada baiknya, orangtua tidur sekamar dengan bayi selama tahun pertama kehidupannya. Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa hal yang perlu dipertimbangkan orangtua ketika menyambut kelahiran bayinya.

1. Tidur di kamar yang sama

Menurut American Academy of Pediatrics, bayi harus tidur di kamar yang sama dengan orang tuanya setidaknya selama tahun pertama kehidupannya. Karena, 6 bulan pertama sangat penting dan situasi ketika mereka tidur bisa membahayakan nyawanya.

Ilustrasi bayi tidur. (Shutterstock)
Ilustrasi bayi tidur. (Shutterstock)

2. Tidur di ranjang yang berbeda

Sebaiknya, orangtua tidak berbagi tempat tidur dengan bayi mereka karena meningkatkan risiko mati lemas, jatuh dan terjepit saat tidur.

Idealnya, Anda memberikan tempat tidur sendiri untuk bayi Anda tetapi tetap di kamar yang sama. Sehingga Anda tetap memiliki akses yang lebih besar kepada bayi Anda.

3. Jenis tempat tidur bayi

Anda juga perlu memperhatikan jenis tempat tidur bayi. Pastikan tidak ada bantal atau tempat tidur yang isa membahayakan bayi Anda, terutama di bulan-bulan pertama kehidupannya. Namun, para ahli menyarankan agar si kecil memiliki tempat tidur bayi yang terpisah dari orang tuanya untuk menghindari kecelakaan.

4. Posisi tidur bayi

Spesialis merekomendasikan agar bayi tidur telentang selama tahun pertama kehidupan mereka, karena ini mencegah risiko mati lemas saat tidur. Membiarkan bayi tidur miring atau tengkurap tanpa pengawasan harus dihindari.

5. Singkirkan benda-benda di tempat tidur

Selama tahun pertama kehidupannya, singkirkan semua benda yang ada di tempat tidurnya, termasuk bantal, selimut berlapis, boneka dan lainnya. Biarkan bayi Anda cukup tidur di kasur yang beralas seprai saja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Hamil, Maharani Kemala Tegaskan Baru Mau Mulai Program Bayi Tabung

Bantah Hamil, Maharani Kemala Tegaskan Baru Mau Mulai Program Bayi Tabung

Entertainment | Rabu, 23 Maret 2022 | 15:00 WIB

Tak Perlu Khawatir, Ini 3 Alasan Umum Bayi Baru Lahir Alami Kerontokan Rambut

Tak Perlu Khawatir, Ini 3 Alasan Umum Bayi Baru Lahir Alami Kerontokan Rambut

Health | Senin, 21 Maret 2022 | 12:30 WIB

5 Tips Tidur Lelap dan Berkualitas Sepanjang Malam

5 Tips Tidur Lelap dan Berkualitas Sepanjang Malam

Your Say | Sabtu, 19 Maret 2022 | 19:09 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB