Ketahui Perbedaan Maag dan Asam Lambung, Sering Dianggap Sama karena Gejalanya

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 25 Maret 2022 | 20:35 WIB
Ketahui Perbedaan Maag dan Asam Lambung, Sering Dianggap Sama karena Gejalanya
Ilustrasi pengidap asam lambung. (Pixabay/AaronAmat)

Suara.com - Tahukah Anda perbedaan maag dan asam lambung? Keduanya sering disalahpahami sebagai hal yang sama, padahal terdapat perbedaan yang jelas. Artikel ini, kemudian akan membahas beberapa perbedaan antara keduanya, agar lebih mengenal bagaimana cara mengatasinya.

Keduanya sama-sama merupakan jenis gangguan lambung, yang terkait dengan pencernaan. Namun sebenarnya ada perbedaan pada gejala, penyebab, dan cara mengatasinya. Simak perbedaan maag dan asam lambung di bawah ini.

Perbedaan Maag dan Asam Lambung Dilihat dari Gejala

Untuk gejala maag sendiri, antara lain adalah sebagai berikut.

  • Perut terasa penuh saat makan, bahkan sebelum makanan habis.
  • Perut terasa tidak nyaman dalam jangka waktu yang lama.
  • Bagian ulu hati terasa nyeri.
  • Terus menerus buang air dan bersendawa.
  • Perut terasa kembung di bagian atas.
  • Mual dan muntah.

Selanjutnya gejala asam lambung, bisa dilihat di sini.

  • Dada terasa terbakar setelah makan (biasa terjadi di malam hari).
  • Makanan atau asam lambung naik sampai ke atas tenggorokan.
  • Nyeri dada.
  • Kesulitan menelan
  • Ada rasa mengganjal pada kerongkongan
  • Batuk kronis.
  • Suara serak akibat pita suara yang bengkak.
  • Terasa sesak napas atau gejala asma.
  • Gangguan tidur
Ilustrasi sakit perut, kram perut, sakit maag. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit perut, kram perut, sakit maag. (Shutterstock)

Perbedaan Penyebabnya

Berlanjut ke poin kedua, terkait perbedaan penyebab maag dan asam lambung.

Penyebab maag adalah iritasi pada bagian dinding lambung. Saat asam lambung naik atau terdapat luka pada lambung, maka dinding lambung bisa mengalami iritasi dan disertai gejala di atas.

Untuk penyebab munculnya gangguan asam lambung adalah naiknya asam lambung karena cincin esofagus melemah dan tidak bisa menahan makanan kembali ke kerongkongan disertai cairan dari lambung.

baca juga

Pengobatan Maag vs Asam Lambung

Sebenarnya secara mendasar, kedua gangguan lambung ini disebabkan oleh hal yang sama, yakni asam lambung. Maka dari itu, obat yang digunakan juga akan mirip, misalnya seperti obat dengan kandungan ranitidin.

Meski demikian perbedaan terletak pada bagian durasi pengobatan. Penderita asam lambung akan memerlukan pengobatan yang lama karena kerusakan lambung yang parah. Sedangkan pada maag, pengobatannya cenderung hanya sebentar karena merupakan gejala ringan saja.

Itu tadi, sedikit penjelasan terkait perbedaan maag dan asam lambung secara umum. Tentu, diagnosis dari dokter diperlukan untuk memastikan apakah Anda menderita maag atau asam lambung, agar bisa mendapatkan pengobatan yang tepat. Semoga berguna, dan selamat beraktivitas!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Tips Puasa untuk Penderita Asam Lambung agar Ibadah Lancar di Bulan Ramadhan

6 Tips Puasa untuk Penderita Asam Lambung agar Ibadah Lancar di Bulan Ramadhan

Health | Jum'at, 25 Maret 2022 | 20:13 WIB

5 Tips Aman Puasa bagi Penderita Sakit Maag, Lakukan agar Ibadah Berjalan Lancar

5 Tips Aman Puasa bagi Penderita Sakit Maag, Lakukan agar Ibadah Berjalan Lancar

Health | Jum'at, 25 Maret 2022 | 13:47 WIB

4 Bahaya Langsung Rebahan setelah Makan, Jangan Dibiasakan Sehabis Sahur

4 Bahaya Langsung Rebahan setelah Makan, Jangan Dibiasakan Sehabis Sahur

Health | Jum'at, 25 Maret 2022 | 13:35 WIB

Terkini

Adhi Karya Tetap Akan Bangun 12 Lokasi Apartemen Mangkrak Pakai Uang Danantara

Adhi Karya Tetap Akan Bangun 12 Lokasi Apartemen Mangkrak Pakai Uang Danantara

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 19:34 WIB

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 19:31 WIB

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Jakarta | Selasa, 15 September 2026 | 19:25 WIB

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 19:17 WIB

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Video | Selasa, 15 September 2026 | 19:15 WIB

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:14 WIB

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

×