Bisa Berujung Lumpuh, Ini Bedanya Kesemutan Biasa dengan Gejala Stroke

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Jum'at, 01 April 2022 | 11:50 WIB
Bisa Berujung Lumpuh, Ini Bedanya Kesemutan Biasa dengan Gejala Stroke
Ilustrasi kesemutan. (Shutterstock)

Suara.com - Serangan stroke bisa terjadi tiba-tiba dan langsung melumpuhkan sebagian organ tubuh tertentu. Penyakit tersebut terjadi akibat adanya penyumbatan pembuluh darah yang mengalir ke otak. 

Sebelum menjadi 'lumpuh' sebagian, tubuh sebenarnya bisa memberikan gejala stroke yang perlu diwaspadai. Salah satunya kesemutan

"Orang periksa stroke biasanya mengeluhkan sering alami gejala kesemutan," kata Direktur Utama Brawijaya Hospital Saharjo, Dr. dr. Chamim, Sp.OG(K). Onk., saat meresmikan Stroke Center RS Brawijaya Saharjo, Jakarta, Rabu (30/3/2022).

Menurutnya, gejala itu bisa terjadi sejak masih usia produktif. Namun, sering kali diabaikan. Sehingga, pasien stroke baru datang ke rumah sakit saat sudah alami serangan stroke. 

Ilustrasi gambar stroke ringan. (freepik)
Ilustrasi gambar stroke ringan. (freepik)

“Lebih baik eteksi dini untuk mengetahui gejala stroke, jadi jangan tunggu parah atau lumpuh baru datang ke rumah sakit,” katanya.

Kesemutan memang menjadi gejala paling awal dan ringan dari stroke. Tapi juga harus diwaspadai. 

Spesialis bedah RS Brawijaya Saharjo dr. M Arief Rachman, Sp.S., menambahkan, kesemutan yang menjadi gejala stroke sangat berbeda dengan kesemutan biasa.

"Kesemutan pada pasien stroke harus spesifik dan terjadi hanya di satu sisi tubuh. Jadi wajah, leher, lengan, tungkai semua kesemutan," kata dokter Arief. 

Sementara apabila kesemutan hanya terjadi pada bagian tubuh tertentu, bisa jadi ada kelainan saraf. Namun, bukan menjadi gejala dari stroke.

"Kalau kesemutan hanya di pergelangan tangan atau hanya tungkai ke kaki itu mungkin ada saraf terganggu. Tapi kalau kesemutan pada pasien stroke itu spesifik, harus sesisi tubuh," ucapnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gangguan Afasia Seperti yang Diderita Bruce Willis Dapat Diobati, Apa Saja Metodenya?

Gangguan Afasia Seperti yang Diderita Bruce Willis Dapat Diobati, Apa Saja Metodenya?

Health | Kamis, 31 Maret 2022 | 19:40 WIB

Bruce Willis Berhenti Akting setelah Didiagnosis Derita Afasia, Apa Itu?

Bruce Willis Berhenti Akting setelah Didiagnosis Derita Afasia, Apa Itu?

Health | Kamis, 31 Maret 2022 | 08:27 WIB

Hits Health: Tengkorak Kepala Dicopot Gara-Gara Stroke, Tempat Vaksinasi Booster di DKI Jakarta

Hits Health: Tengkorak Kepala Dicopot Gara-Gara Stroke, Tempat Vaksinasi Booster di DKI Jakarta

Health | Kamis, 24 Maret 2022 | 10:40 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB