Cegah Penyakit Jantung, Makanlah Buah Alpukat 2 Kali atau Lebih dalam Seminggu!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 01 April 2022 | 13:40 WIB
Cegah Penyakit Jantung, Makanlah Buah Alpukat 2 Kali atau Lebih dalam Seminggu!
Ilustrasi alpukat (Unsplash)

Suara.com - Para peneliti menemukan makan alpukat 2 kali atau lebih dalam seminggu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan jantung koroner yang lebih rendah.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Heart Association, peneliti menemukan bahwa pengganti margarin, mentega, telur, yogurt, keju dan daging olahan dengan alpukat juga bermanfaat untuk kesehatan jantung.

Studi ini memeriksa data lebih dari 68.000 wanita dari Studi Kesehatan Perawat dan lebih dari 41.000 pria dari Studi Lanjutan Tenaga Kesehatan yang bebas dari kanker, penyakit jantung koroner dan stroke pada awal.

Diet menggunakan alpukat ini dinilai menggunakan kuesioner pada awal dan berkala setiap 4 tahun.

Total 14.274 kasus insiden penyakit, termasuk 9.185 kejadian penyakit jantung koroner dan 5.290 stroke setelah tindak lanjut 30 tahun.

Setelah disesuaikan dengan gaya hidup dan faktor diet lainnya, konsumen yang makan alpukat dua kali atau lebih dalam seminggu memiliki risiko penyakit kardiovaskular 16 persen lebih rendah.

Mereka juga 21 persen lebih rendah terkena penyakit jantung koroner dibandingkan orang yang tidak makan alpukat. Sementara itu, tidak ada hubungan signifikan yang ditemukan pada kasus stroke.

Mengganti setengah porsi margarin, mentega, telur, yogurt, keju atau daging olahan per hari dengan jumlah alpukat yang setara akan membuat risiko penyakit kardiovaskular 16 hingga 22 persen lebih rendah.

Ilustrasi kesehatan jantung (Shutterstock).
Ilustrasi kesehatan jantung (Shutterstock).

Dalam memperkirakan penyakit kardiovaskular total ketika mengganti setengah porsi alpukat dengan jumlah yang setara dengan jenis makanan lain, para peneliti mengatakan bahwa alpukat tidak terkait dengan penyakit kardiovaskular dan penyakit jantung koroner.

Temuan ini sangat penting untuk memberikan rekomendasi kesehatan masyarakat, terutama mengingat konsumsi alpukat telah meningkat tajam di AS selama 20 taun terakhir.

Namun, penelitian ini masih terbatas dalam hal informasi diet yang dilaporkan, kesalahan klasifikasi dan hubungan sebab akibat tidak dapat dan sisa pembaur tidak dapat sepenuhnya dikesampingkan.

"Studi kami bukti lebih lanjut menemukan asupan lemak tak jenuh yang bersumber dari tumbuhan dapat meningkatkan kualitas diet sekaligus komponen penting dalam pencegahan penyakit kardiovaskular pada populasi umum," jelasnya.

Studi lebih lanjut diperlukan untuk menilai dampak dan efektivitas asupan alpukat dalam mengurangi insiden [penyakit kardiovaskular] dan [penyakit kardiovaskular] faktor risiko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengandung Antioksidan, Konsumsi Tinggi Minyak Zaitun Dapat Menurunkan Risiko Kematian Dini

Mengandung Antioksidan, Konsumsi Tinggi Minyak Zaitun Dapat Menurunkan Risiko Kematian Dini

Health | Kamis, 31 Maret 2022 | 20:38 WIB

Melatonin Tidak Hanya Membuat Kita Mengantuk, Tetapi juga Bisa Melindungi Jantung

Melatonin Tidak Hanya Membuat Kita Mengantuk, Tetapi juga Bisa Melindungi Jantung

Health | Kamis, 31 Maret 2022 | 14:32 WIB

Manfaat Daun Bawang Bagi Kesehatan, Bisa Mencegah Kanker Hingga Kolesterol

Manfaat Daun Bawang Bagi Kesehatan, Bisa Mencegah Kanker Hingga Kolesterol

Bogor | Rabu, 30 Maret 2022 | 10:19 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB