Dapat Memicu Kerontokan Rambut dan Menyebabkan Kebotakan, 4 Hal Ini Bisa Jadi Alasannya

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Selasa, 05 April 2022 | 12:21 WIB
Dapat Memicu Kerontokan Rambut dan Menyebabkan Kebotakan, 4 Hal Ini Bisa Jadi Alasannya
Ilustrasi gambar penyebab kebotakan. (freepik)

Suara.com - Setiap orang kehilangan sekitar 100 helai rambut setiap hari sebagai bagian dari siklus pertumbuhan rambut normal, tetapi kerontokan ini biasanya tidak terlihat karena kita memiliki rambut baru yang tumbuh untuk menggantikan yang lama. Kerontokan rambut sebenarnya terjadi ketika rambut baru tidak tumbuh untuk menggantikan rambut yang rontok sehingga menyebabkan kebotakan.

Diketahui, kebanyakan rambut orang tumbuh sekitar setengah inci per bulan, dan sekitar 90% rambut Anda tumbuh aktif pada waktu tertentu, sedangkann 10% lainnya dalam fase tidak aktif. Usai 2 atau 3 bulan, rambut yang tak aktif ini jadi rontok kemudian folikelnya mulai menumbuhkan rambut yang baru saat folikel lain berada fase tidak aktif.

Rambut rontok terjadi ketika Anda kehilangan lebih banyak rambut daripada biasanya, tetapi rambut baru masih tumbuh. Namun, ada juga rambut rontok dan tidak tumbuh kembali sehingga mengalami kebotakan. Menurut American Academy of Dermatology (AAD), orang mungkin mengalami kerontokan rambut sementara selama peristiwa stres, seperti putus cinta atau perceraian atau selama masa kesedihan.

Kerontokan rambut yang menyebabkan kebotakan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Untuk lebih jelasnya, berikut ini dilansir dari berbagai sumber.

1. Kerontokan rambut herediter

Ini adalah penyebab paling umum kerontokan rambut sehingga mengalami kebotakan. Ini dikenal secara medis sebagai androgenic alopecia. Diketahui, jenis kebotakan ini kerap mengikuti pola rambut yang diharapkan. Selain itu, hal ini juga diperkirakan dari gen tertentu yang menyebabkan folikel rambut mengalami penyusutan serta secara bertahap pertumbuhan rambut berhenti.

Ilustrasi kebotakan, rambut rontok atau kerontokan rambut. (Shutterstock)
Ilustrasi kebotakan, rambut rontok atau kerontokan rambut. (Shutterstock)

2. Gangguan sistem kekebalan

Menurut Institut Nasional Arthritis dan Penyakit Musculoskeletal dan Kulit (NIAMS), kondisi autoimun atau yang dikenal dengan istilah alopecia areata ini terjadi ketika sistem kekebalan menyerang folikel rambut. Ini bisa menyebabkan kerontokan rambut di tambalan kecil dan bulat di kulit kepala. Kebanyakan orang dengan alopecia areata mengembangkan kondisi yang relatif awal dalam kehidupan, di masa remaja atau dewasa muda, menurut NIAMS. Dalam kasus yang jarang terjadi, alopecia areata dapat menyebabkan hilangnya hampir seluruh tubuh.

3  Gaya rambut atau perawatan yang keras

Gaya rambut yang secara konsisten menggunakan karet gelang, rol atau jepit, atau menarik rambut dengan ketat seperti cornrows dapat melukai folikel rambut. Begitu juga dengan penggunaan produk kimia yang salah seperti pewarna, pemutih, dan pelurus dapat merusak rambut yang menyebabkan kerontokan atau kebotakan. Kerontokan rambut yang diakibatkannya bisa bersifat permanen, tergantung pada tingkat kerusakannya.

4. Ketidakseimbangan hormon

Pada wanita, perubahan hormonal dari pil KB, kehamilan, persalinan, menopause atau histerektomi dapat menyebabkan folikel rambut lebih banyak dari biasanya untuk memasuki fase tidak aktif. Ini juga menyebabkan kerontokan sehingga menimbulkan kebotakan.

Demikian informasi mengenai beberapa hal yang bisa menyebabkan kebotakan. Selain empat penyebab di atas, ada juga penyebab kebotakan lainnya yaitu penyakit atau pembedahan, obat-obatan dan vitamin serta Diet berat atau gangguan makan.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Alopecia Aerata, Gangguan Autoimun yang Diderita Jada Pinkett Smith!

Mengenal Alopecia Aerata, Gangguan Autoimun yang Diderita Jada Pinkett Smith!

Health | Kamis, 31 Maret 2022 | 16:05 WIB

Sebabkan Kebotakan pada Jada Pinkett Smith, Apa Itu Alopecia Areata?

Sebabkan Kebotakan pada Jada Pinkett Smith, Apa Itu Alopecia Areata?

Riau | Rabu, 30 Maret 2022 | 16:40 WIB

Waspada Girls! 5 Produk Perawatan Rambut Ini Bisa Bikin Rambut Rontok dan Botak Loh

Waspada Girls! 5 Produk Perawatan Rambut Ini Bisa Bikin Rambut Rontok dan Botak Loh

Lifestyle | Senin, 28 Maret 2022 | 18:44 WIB

Terkini

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB