Pasien Kanker Darah Tetap Berisiko Terinfeksi Covid-19 Meski Sudah Vaksin, Kok Bisa?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 06 April 2022 | 11:50 WIB
Pasien Kanker Darah Tetap Berisiko Terinfeksi Covid-19 Meski Sudah Vaksin, Kok Bisa?
Ilustrasi kanker darah. (Dok. Envato)

Suara.com - Vaksin Covid-19 melindungi sebagian besar pasien kanker dari penularan dan infeksi parah virus corona Covid-19. Tapi, orang yang menderita kanker darah tidak bisa mendapatkan manfaat yang sama.

Penelitian di Indiana University Melvin and Bren Simon Comprehensive Cancer Center di Indianapolis menemukan pasien kanker darah yang vaksin Covid-19 mungkin masih berisiko tinggi terinfeksi virus corona.

"Pasien dengan kanker darah atau hematologi, termasuk leukemia, multiple myeloma, dan limfoma berisiko tinggi terinfeksi virus corona Covid-19," kata penelitian dikutip dari Fox News.

Para peneliti mengatakan mereka yang menderita kanker darah berisiko tinggi daripada jenis kanker lainnya.

Peneliti utama studi tersebut, Jing Su, PhD, asisten profesor di Departemen Biostatistik Fakultas Kedokteran Universitas Indiana memimpin tim peneliti dari 10 lembaga penelitian di seluruh negeri untuk menganalisis data dari National COVID Cohort Collaborative (N3C) di Institut Kesehatan Nasional.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Para peneliti menemukan risiko infeksi terobosan berkurang setelah dosis vaksin kedua untuk semua pasien jenis kanker.

Tim peneliti juga mengatakan dalam laporannya vaksin Moderna lebih efektif daripada vaksin Pfizer untuk melindungi pasien dengan kanker hematologi, terutama pasien dengan multiple myeloma.

Rilis itu mengatakan tim peneliti menggunakan salah satu sumber data dunia nyata virus corona terbesar di dunia dan terbesar di Amerika Serikat.

Jing Su yang juga merupakan associate director inti data dunia nyata untuk Pusat Biostatistik dan Manajemen Data Pusat kanker mengatakan penelitian ini mencakup lebih dari 12,5 juta pasien dan 4,5 juta pasien virus corona Covid-19

Tim peneliti tersebut memeriksa lebih dari 64.000 pasien kanker yang sudah vaksin Covid-19.

Temuan penelitian ini pun bisa membantu memandu perawatan dan pengobatan untuk pasien virus corona sekaligus pengembangan perawatan berbasis kekebalan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FDA Izinkan Pemberian Vaksin Booster Dosis Kedua: Simak Fungsi Hingga Peruntukannya

FDA Izinkan Pemberian Vaksin Booster Dosis Kedua: Simak Fungsi Hingga Peruntukannya

Health | Selasa, 05 April 2022 | 20:19 WIB

Vaksin mRNA Buatan CanSino Lakukan Uji Klinis Dalam Waktu Dekat

Vaksin mRNA Buatan CanSino Lakukan Uji Klinis Dalam Waktu Dekat

Health | Selasa, 05 April 2022 | 19:42 WIB

Selain Virus Corona Covid-19, Kelelawar Bisa Sebabkan Virus Zoonosis Lainnya!

Selain Virus Corona Covid-19, Kelelawar Bisa Sebabkan Virus Zoonosis Lainnya!

Health | Selasa, 05 April 2022 | 19:48 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB