facebook

Jangan Jadikan Puasa Sebagai Alasan, Pelatih Pribadi Beri Tips Cara Berolahraga selama Ramadhan

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Jangan Jadikan Puasa Sebagai Alasan, Pelatih Pribadi Beri Tips Cara Berolahraga selama Ramadhan
Ilustrasi olahraga (pexels)

Banyak orang malas berolahraga selama puasa karena khawatir akan haus setelahnya..

Suara.com - Sangat penting menjaga tubuh agar tetap sehat selama Ramadhan. Tidak hanya berbuka dan sahur dengan makanan bergizi seimbang, tetapi juga menjaga rutinitas olahraga.

Tapi sayangnya, banyak orang malas berolahraga selama puasa karena khawatir akan haus setelahnya.

Pelatih pribadi Faisal Abdalla mengakui bahwa tidak ada penderkatan satu ukuran untuk semua orang ketika berbicara tentang berolahraga selama Ramadhan.

"Kita semua menjalani puasa dengan cara yang berbeda, memiliki manajemen dan tuntunan keluarga yang berbeda, dan hal yang sama berlaku untuk pekerjaan di luar rumah," jelas Abdalla, dilansir Insider.

Baca Juga: Wajib Coba! Rogan Soup Makanan Khas Asal Cianjur Selalu Hadir Saat Bulan Suci Ramadhan

Setiap orang merespons puasa secara berbeda, jadi Abdalla menekankan pentingnya untuk 'mendengarkan' kebutuhan tubuh.

Ilustrasi olahraga ringan (pixabay.com/lograstudio)
Ilustrasi olahraga ringan (pixabay.com/lograstudio)

Baginya, olahraga kekuatan di siang hari dan menunda olahraga kardio setelah berbuka puasa.

"Tapi saya sudah melakukan itu selama bertahun-tahun dan tubuh saya meresponnya dengan baik," ujar Abdalla.

Ia memang merekomendasikan taktik tersebut kepada banyak orang, tetapi karena itu efektif dilakukan olehnya. Bisa jadi cara tersebut tidak berhasil pada orang lain.

Bila Anda ingin menjaga massa otot selama Ramadhan, Abdalla menyarankan untuk membatasi latihan kardio sebanyak dua kali seminggu dan melakukannya setelah berbuka puasa.

Baca Juga: Minuman Segar Khas Bali yang Cocok Untuk Takjil Buka Puasa Ramadhan

Abdalla juga merekomendasikan untuk tetap berolahraga ringan di siang hari, seperti berjalan cepat, dan menyimpan olahraga intensitas tinggi sampai berbuka puasa.

Sementara untuk latihan beban berat, Abdalla menyarankan untuk melakukannya di pagi hari sebelum sahur.

"Sehingga Anda dapat mengisi bahan bakar dengan baik setelahnya," tandasnya.

Komentar