China Manfaatkan Obat Herbal Untuk Atasi Lonjakan Kasus Covid-19 Omicron

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 06 April 2022 | 19:39 WIB
China Manfaatkan Obat Herbal Untuk Atasi Lonjakan Kasus Covid-19 Omicron
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Pemerintah kota Shanghai, China, memanfaatkan obat tradisional sebagai pengobatan infeksi Covid-19. Mereka mendistribusikan jutaan kotak obat tradisional Tiongkok (TCM) kepada penduduknya. 

Kotak itu berisi produk herbal dan obat kapsul flu yang dikatakan bisa untuk mengobati infeksi Covid-19.

Pusat perekonomian China itu masih dalam masa penguncian sejak bulan lalu. Lebih dari 17.000 infeksi Covid-19 baru pada Rabu (5 April), termasuk 311 kasus bergejala, di antara populasi lebih dari 26 juta.

"Menghadapi varian Omicron yang sangat menular, kita harus menggunakan pengobatan TCM sesegera mungkin," kata presiden Rumah Sakit Shuguang kota Fang Min, dikutip dari Channel News Asia.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Fang mengatakan bahwa kotak obat itu telah dibagikan ke lebih dari 21 juta orang di Shanghai.

"Untuk masyarakat umum, termasuk kelompok berisiko tinggi, menggunakan pengobatan TCM ketika epidemi parah bisa menjadi pencegahan yang baik," ujarnya.

Beberapa penduduk mengatakan kepada Reuters bahwa mereka telah menerima kotak obat flu yang dijual bebas Lianhua Qingwen dari komite lingkungan dalam beberapa pekan terakhir. Sedangkan beberapa pasien Covid-19 mengatakan mereka mendapat obat TCM untuk dilarutkan dalam air panas.

Sekitar 98 persen pasien Covid-19 di Shanghai memanfaatkan pengobatan TCM. Tim pekerja TCM juga telah disebar ke rumah sakit dan tempat karantina yang ditunjuk sejak bulan lalu saat varian omicron meledak, kata Fang.

Otoritas kesehatan China telah merekomendasikan beberapa obat dan bahan TCM, seperti Lianhua Qingwen, untuk digunakan oleh pasien Covid-19, meskipun kurangnya data klinis yang dapat diandalkan membatasi penggunaannya di luar negeri.

baca juga

Singapura, dengan populasi etnis Tionghoa yang besar, mengatakan sejak November tahun lalu bahwa tidak ada bukti ilmiah dari uji klinis acak bahwa produk herbal apa pun, termasuk Lianhua Qingwen, dapat digunakan untuk mencegah atau mengobati Covid-19.

Penggunaan semua produk herbal itu dinilai hanya diformulasikan untuk pengobatan pilek dan flu biasa dan mengatasi gejala seperti sakit kepala, pilek atau hidung tersumbat, sakit tenggorokan dan batuk.

Pada 2020, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat juga telah memperingatkan vendor Lianhua Qingwen untuk berhenti menjual obat herbalnya sebagai pengobatan Covid-19.

Sementara Shijiazhuang Yiling Pharmaceutical, pembuat Lianhua Qingwen, mengatakan kalau uji klinis tahun 2020 itu telah dkbuktikan setara dengan terapi konvensional dan bisa untuk meredakan gejala Covid-19 seperti demam dan batuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukber Pertama Komunitas Muslim Indonesia di  AS Semenjak Pandemi COVID-19 Melanda

Bukber Pertama Komunitas Muslim Indonesia di AS Semenjak Pandemi COVID-19 Melanda

Video | Rabu, 06 April 2022 | 18:00 WIB

Cegah Kasus COVID-19 dari Luar Negeri, China Bakal Perketat Pemeriksaan Barang Impor

Cegah Kasus COVID-19 dari Luar Negeri, China Bakal Perketat Pemeriksaan Barang Impor

Health | Rabu, 06 April 2022 | 17:47 WIB

Satgas Covid-19 Bawa Kabar Baik Terkait Perkembangan Pandemi, Sini Merapat!

Satgas Covid-19 Bawa Kabar Baik Terkait Perkembangan Pandemi, Sini Merapat!

Health | Rabu, 06 April 2022 | 18:15 WIB

Terkini

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ultimatum Keras Erick Thohir! Timnas Indonesia Harga Mati Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Mulai Nabung dari Sekarang, Harga BBM Naik pada Oktober

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

4 Pemain Diaspora Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Termasuk Jay Idzes?

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 16:44 WIB

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Serah Terima Menkeu, Suahasil Nazara Lanjutkan Warisan Purbaya

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 16:39 WIB

Wajib Pakai Kapas atau Tidak? Ini Cara Memakai Toner Wajah yang Benar Menurut Dokter

Wajib Pakai Kapas atau Tidak? Ini Cara Memakai Toner Wajah yang Benar Menurut Dokter

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 16:37 WIB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB

Bogor | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya: Saya Mau Memancing di Belakang Rumah

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:29 WIB

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

OTT Kasus HGB Summarecon Naik Penyidikan, Identitas Tersangka Segera Diumumkan!

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:26 WIB

3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan Tombol SOS

3 Rekomendasi Smartwatch untuk Lansia dengan Fitur Deteksi Jatuh dan Tombol SOS

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 16:23 WIB

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:21 WIB

×