Jangan Diam Saja Saat Digigit Hewan Liar, Kenali Gejala Paparan Virus Rabies!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 07 April 2022 | 18:31 WIB
Jangan Diam Saja Saat Digigit Hewan Liar, Kenali Gejala Paparan Virus Rabies!
Ilustrasi Hewan Liar, Rabies. (Pixabay, FamVeld)

Suara.com - Seekor rubah yang dinyatakan positif terinfeksi virus rebies menyerang sedikitnya 8 orang di Washington.

Pakar kesehatan mengatakan sangat penting bagi seseorang yang digigit hewan segera mencari bantuan medis. Bila mungkin, cobalah bawa hewan itu tes medis untuk mendeteksi rabies atau tidak.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menyatakan bahwa rabies adalah penyakit mematikan yang disebabkan oleh virus.

Virus rabies ini mempengaruhi sistem saraf pusat, yang terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Badan Kesehatan Federal mengatakan begitu gejala rabies muncul, penyakit itu bisa berakibat fatal.

Dr Fred Davis, ketua Associate, pengobatan darurat di Northwell Health System di Long Island di New York dan mengatakan bahwa rabies adalah penyakit fatal dan individu harus mencari pengobatan segera setelah digigit atau dicakar oleh hewan rabies.

Davis mengatakan penyakit ini harusnya mendapatkan perawatan medis sebelum menunjukkan gejala, yang biasanya meliputi demam dan sakit kepala.

ilustrasi hewan liar, rabies. (Pixabay)
ilustrasi hewan liar, rabies. (Pixabay)

Menurut CDC, gejala awal virus rabies selain demam dan sakit kepala juga bisa berupa kelemahan atau rasa tidak nyaman dan rasa seperti ditusuk-tusuk atau gatal di tempat gigitan.

Organisasi kesehatan juga mengatakan penyakit ini dapat berkembang dan orang yang terinfeksi bisa menjadi cemas, bingung dan gelisah dalam beberapa hari.

Ketika seseorang menjadi lebih sakit, mereka mungkin menjadi sering mengigau, berhalusinasi, kesulitan tidur dan tidak bisa menelan atau merasa haus.

baca juga

Pada kasus yang lebih parah, beberapa ahli kesehatan mengatakan seseorang mungkin menunjukkan hidrofobia, yakni takut air yang dipicu oleh rasa sakit luar biasa pada pasien saat mencoba cairan, termasuk udara dan air liur.

"Rabies adalah virus yang disebarkan oleh air liur hewan yang terinfeksi. Biasanya ini akan terjadi dari atau air liur hewan yang terinfeksi dengan luka terbuka," jelasnya dikutip dari Fox News.

Jika Anda digigit oleh hewan liar, terutama bila hewan itu bertingkah aneh atau anjing yang perilakunya tidak biasa, Anda harus konsultasi medis.

CDC mengatakan sebagian besar virus itu ditemukan pada hewan liar seperti rakun, sigung, kelelawar, dan rubah. Secara global, orang biasanya terinfeksi rabies dari anjing.

Davis mengatakan perawatan awal biasanya termasuk membersihkan luka, dan merawat individu dengan PEP (Postexposure prophylaxis).

Postexposure prophylaxis terdiri dari dosis human rabies immune globulin (HRIG) dan vaksin rabies yang diberikan pada hari pajanan rabies. Kemudian, dosis tambahan vaksin bisa diberikan pada hari ketiga, ketujuh dan setelah 14 hari terpapar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Cara Unik Hewan Ini Mengasuh Anaknya

3 Cara Unik Hewan Ini Mengasuh Anaknya

Your Say | Senin, 28 Maret 2022 | 11:32 WIB

Bukan Pemalas, Ini 4 Alasan Kucing Tidur Sepanjang Hari

Bukan Pemalas, Ini 4 Alasan Kucing Tidur Sepanjang Hari

Lifestyle | Jum'at, 25 Maret 2022 | 13:39 WIB

4 Manfaat Kesehatan Oyster atau Tiram Laut, Hewan Bercangkang yang Jadi Favorit Baru Seafood Lovers!

4 Manfaat Kesehatan Oyster atau Tiram Laut, Hewan Bercangkang yang Jadi Favorit Baru Seafood Lovers!

Lifestyle | Minggu, 20 Maret 2022 | 21:57 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×