Sembuh dari Virus Corona Covid-19, Ahli Hong Kong Temukan Banyak Anak Alami Peradangan

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 08 April 2022 | 15:14 WIB
Sembuh dari Virus Corona Covid-19, Ahli Hong Kong Temukan Banyak Anak Alami Peradangan
Ilustrasi anak memakai masker, virus corona Covid-19 (Elements Envato)

Suara.com - Hong Kong melaporkan peningkatan jumlah anak-anak yang telah pulih dari virus corona Covid-19, tetapi menderita sindrom yang menyebabkan peradangan di berbagai bagian tubuh.

Para ahli medis telah memperingatkan semua orangtua untuk memvaksinasi anak-anaknya guna mencegah peradangan akibat virus corona Covid-19.

Hal ini terungkap ketika para ahli menemukan virus corona Covid-19 adalah penyebab langsung dari setidaknya 3 di antara 8 kematian anak-anak pada gelombang infeksi virus corona Covid-19 kelima.

"Jumlah yang terus meningkat ini tidak bolah diabaikan, karena cukup mengkhawatirkan," kata Dr Mike Kwan Yat-wah, konsultan di unit penyakit menular pediatrik Rumah Sakit Princess Margaret dikutip dari SCMP.

Sementara Multisystem Inflammatory Syndrome (MIS-C) yang terkait virus corona Covid-19 tidak menyebabkan kematian di wilayah itu, para ahli mengatakan kematian terkait telah dicatat di Inggris dan Amerika Serikat.

Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak (Pixabay/educadormarcossv)
Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak (Pixabay/educadormarcossv)

Sejauh ini, para ahli lokal telah mengidentifikasi 13 anak berusia 3-11 tahun, yang mana 8 orang laki-laki dan 5 orang perempuan di Hong Kong telah didiagnosis dengan sindrom tersebut.

Sebelumnya, hanya seorang anak laki-laki Rusia berusia 10 tahun yang didiagnosis dengan sindrom tersebut di Hong Kong selama gelombang kedua pada tahun 2020.

Di antara 11 kasus yang diperiksa Kwan secara mendetail, semuanya telah pulih dari virus corona Covid-19 dan tidak memiliki penyakit kronis lainnya. Tujuh di antaranya juga membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit setelah didiagnosis MIS-C.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di AS, MIS-C adalah suatu kondisi di mana berbagai bagian tubuh, termasuk jantung, paru-paru, ginjal, otak, kulit, mata, atau organ pencernaan bisa meradang.

Para ilmuwan tidak mengetahui penyebab penyakit ini, tetapi banyak anak yang menderita sindrom tersebut memiliki virus corona Covid-19.

Kwan mengatakan anak-anak dengan MIS-C sering menderita demam tinggi yang berkelanjutan, ruam kulit, mata merah, diare dan tekanan darah rendah dua hingga lima minggu setelah pulih dari virus corona.

Gejala lain termasuk gagal jantung, limfadenopati, bibir pecah-pecah dan lidah stroberi.

"Kami mengimbau para orang tua untuk mewaspadai semua gejala tersebut setelah anaknya sembuh dari Covid-19 dan segera mencari pertolongan medis," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temuan Baru, Panjang Jari Bisa Prediksi Tingkat Keparahan Infeksi Virus Corona Covid-19

Temuan Baru, Panjang Jari Bisa Prediksi Tingkat Keparahan Infeksi Virus Corona Covid-19

Health | Jum'at, 08 April 2022 | 13:54 WIB

Penelitian Swedia: Penyintas Covid-19 Bisa Mengembangkan Komplikasi Pembuluh Darah

Penelitian Swedia: Penyintas Covid-19 Bisa Mengembangkan Komplikasi Pembuluh Darah

Health | Jum'at, 08 April 2022 | 13:39 WIB

Peneliti Israel: Perlindungan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat Hanya Beri Perlindungan Jangka Pendek

Peneliti Israel: Perlindungan Vaksin Covid-19 Dosis Keempat Hanya Beri Perlindungan Jangka Pendek

Health | Kamis, 07 April 2022 | 20:03 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB