Diabetes Bisa Sebabkan Kerusakan Ginjal, Begini Prosesnya

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Minggu, 10 April 2022 | 21:50 WIB
Diabetes Bisa Sebabkan Kerusakan Ginjal, Begini Prosesnya
Ilustrasi ginjal (Elements Envato)

Suara.com - Diabetes menjadi salah satu penyakit paling banyak diidap masyarakat dunia. Di India, peningkatan jumlah penderita diabetes sebanyak 51 juta atau 58 persen pada 2010, diperkirakan naik menjadi 87 juta jiwa pada tahun 2030.

Masalahnya, diabetes tidak hanya memengaruhi kadar gula dalam darah tapi juga berisiko menyebabkan kerusakan ginjal. Menurut Konsultan dan Departemen Nefrologi, Dr. Amjad Khan Pathan, ginjal merupakan organ penting untuk menjaga homeostasis dalam tubuh.

Saat gula tidak terkontrol, hal itu dapat memberi tekanan ekstra pada ginjal.

Apa Saja Tanda Kerusakan Ginjal Pada Pasien Diabetes?
Dilansir dari HealthShots, kerusakan ginjal dengan diabetes dimulai dengan kebocoran protein pada urin. Pasien akan menyadari perubahan yang terdapat dari buih air urinnya.

Ilustrasi diabetes. (Pexels/NataliyaVaitkevich)
Ilustrasi diabetes. (Pexels/NataliyaVaitkevich)

Pencegahan
Kunci untuk mencegah kerusakan ginjal adalah dengan melakukan diagnosis dini. Setelah terdiagnosis diabetes, mintalah dokter untuk rutin memeriksakan fungsi ginjal, mulai dari tes urin atau tes darah.

Pemeriksaan ini dapat membantu mencegah dari kerusakan ginjal, sehingga dokter akan memberikan resep perawatan yang tepat.

Tentu harus disadari bahwa diabetes bukanlah penyakit yang hanya bisa diobati dengan obat-obatan. Manajemen diabetes dibutuhkan lewat pendekatan holistik serta perubahan gaya hidup.

“Setelah Anda terdeteksi menderita diabetes, kita harus bekerja pada ketiga prinsip manajemen diabetes, yakni olahraga, diet, dan pengobatan tepat waktu,” ungkap Dr. Amjad Khan.

Dengan olahraga secara teratur, ini akan membantu mengendalikan diabetes, mengontrol gula, serta menjaga berat badan yang ideal.

Selain itu, perlu juga lakukan diet sehat dengan mengonsumsi sedikit gula, garam, dan makanan yang tinggi karbohidrat.

“Mengkonsumsi obat dan insulin yang tepat waktu akan membantu Anda mencapai target kadar gula darah Anda. Setiap tiga bulan, periksa HBA1C yang akan memberi kadar gula darah rata-rata dalam tiga bulan terakhir,” saran Dr. Amjad.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Tinggal di Lingkungan Tinggi Polusi Udara Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

Duh, Tinggal di Lingkungan Tinggi Polusi Udara Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes

Health | Sabtu, 09 April 2022 | 15:04 WIB

Tidak Disangka, Ini Manfaat Besar Minum Air Putih untuk Pasien Diabetes Saat Buka Puasa

Tidak Disangka, Ini Manfaat Besar Minum Air Putih untuk Pasien Diabetes Saat Buka Puasa

Health | Sabtu, 09 April 2022 | 13:48 WIB

Benarkah Sering Sariawan Merupakan Gejala Awal Diabetes? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Sering Sariawan Merupakan Gejala Awal Diabetes? Ini Penjelasan Dokter

Health | Sabtu, 09 April 2022 | 11:13 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB