Ngeri! Peneliti Temukan 5.000 Virus Mengintai Manusia di Bawah Laut

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Selasa, 12 April 2022 | 12:30 WIB
Ngeri! Peneliti Temukan 5.000 Virus Mengintai Manusia di Bawah Laut
Ilustrasi peneliti kesehatan. (Shutterstock)

Suara.com - Para peneliti telah menyelesaikan analisis air laut dari seluruh dunia dan menemukan ribuan virus yang sebelumnya belum ditemukan.

Studi ini berfokus pada virus RNA, seperti Covid-19, yang dapat mereplikasi diri lebih cepat daripada virus DNA.

Virus-virus ini juga tidak memiliki “kode batang genetik” karena mereka tidak menyimpan informasi evolusionernya dalam DNA.

“Tanpa kode batang ini, mencoba membedakan spesies virus yang berbeda di alam liar dapat menjadi tantangan,” tulis studi tersebut.

Tim memusatkan perhatian pada plankton, yang dapat bergerak ke segala arah di dalam air terlepas dari arus.

Ilustrasi peneliti. 

Karena mobilitasnya, plankton sangat penting bagi ekosistem bawah laut dan rantai makanan – mereka juga merupakan pembawa utama virus RNA.

Untuk mengidentifikasi virus, para peneliti menandai enzim spesifik yang diketahui membuat virus bereplikasi.

Virus RNA memiliki sedikit perbedaan dalam pengkodean genetik enzim ini – 44.000 gen berbeda yang dapat berkontribusi pada proses replikasi ditemukan.

Mereka kemudian berusaha mengisolasi gen sampel, dan menentukan hubungannya.

Baca Juga: Tato Puting Buat 'Hidup' Lagi Penyintas Kanker Payudara

“Semakin mirip dua gen, semakin besar kemungkinan virus dengan gen tersebut terkait erat,” memberi para peneliti gambaran sekilas tentang sejarah awal virus di Bumi.

Studi ini juga menemukan lima filum baru untuk virus RNA.

Filum adalah kategori organisasi terluas keempat untuk organisme.

Organisme dalam filum yang sama terkait dalam beberapa cara biologis - misalnya, semua vertebrata berada dalam filum Chordata.

Salah satu filum baru, Taraviricota, memberi para ilmuwan harapan untuk memahami bagaimana dan mengapa virus bereplikasi.

“Kami percaya bahwa Taraviricota mungkin merupakan mata rantai yang hilang dalam evolusi virus RNA yang telah lama dicari oleh para peneliti, menghubungkan dua cabang berbeda dari virus RNA yang berbeda dalam cara mereka bereplikasi,” tulis mereka.

Meskipun penelitian itu berhasil dengan caranya sendiri, masih banyak yang harus ditemukan.

Hasil penelitian memang menemukan ribuan virus RNA baru dan detail genetiknya, tetapi masih belum jelas siapa atau apa yang berisiko terinfeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI