Khawatir Anak Alergi Makanan, Begini Cara Mendeteksinya saat Menyapih!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 14 April 2022 | 13:37 WIB
Khawatir Anak Alergi Makanan, Begini Cara Mendeteksinya saat Menyapih!
Ilustrasi anak makan, menyapih (Elements Envato)

Suara.com - Banyak orangtua mungkin bingung mencari tahu makanan yang disukai dan tidak oleh anaknya ketika pertama kali menyapih atau makan.

Apalagi orangtua yang memiliki alergi makanan. Pilih menu makan untuk menyapih anak mungkin akan lebih sulit.

Konsultan makan ahli, Lucy Thomas telah mengungkapkan Anda bisa menyapih anak untuk mengetahui makanan yang disukai dan tidak. Tapi, Anda juga harus waspada terhadap potensi alergi dan intoleransi.

Lucy mengatakan satu hal yang terpenting adalah orangtua harus tahu alergi makanan mematikan yang dimiliki anak.

Ia menjelaskan bahwa alergi makanan adalah reaksi dari sistem kekebalan tubuh Anda. Pada beberapa makanan, sistem kekebalan tubuh Anda secara keliru memperlakukan protein yang ditemukan dalam makanan sebagai ancaman.

"Gejala biasanya terjadi dengan cepat setelah mengonsumsi makanan tersebut dalam jumlah kecil, seperti ruam, mengi dan gatal-gatal," kata Lucy dikutip dari The Sun.

Ilustrasi anak makan, menyapih (Elements Envato)
Ilustrasi anak makan, menyapih (Elements Envato)

Alergi makanan yang umum pada bayi dan anak-anak antara lain susu, telur, ikan, kacang tanah dan kacang-kacangan lainnya.

Hal-hal inilah yang perlu Anda perhatikan saat menyapih bayi karena alergi makanan bisa mematikan.

Tapi, intoleransi sedikit berbeda dan tidak melibatkan sistem kekebalan tubuh, yang artinya tidak ada reaksi alergi.

Lucy menjelaskan bahwa intoleransi makanan menyebabkan gejala yang terjadi secara bertahap, selama beberapa jam setelah makan.

Ia mengatakan bahwa kondisi itu bisa menimbulkan gejala jika anak mengonsumsi makanan dalam jumlah besar, tidak seperti alergi ketika sedikit makanan bisa memicu reaksi.

Jika Anda mulai menyapih bayi, Lucy mengatakan bahwa pendekatan yang santai dan menyenangkan akan membantunya menjadi pengalaman positif bagi semua orang yang terlibat.

"Jika Anda sangat khawatir tentang bagaimana reaksi si kecil terhadap makanan tertentu, ambillah dalam jumlah kecil," jelasnya.

Adapun gejala alergi makanan yang biasanya berkembang dalam beberapa detik pertama setelah makan, termasuk kesemutan, gatal-gatal, pembengkakan wajah, kesulitan menelan, mengi, sesak napas, pusing, demam dan sakit perut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Tidak Nyaman, Redakan Bersin yang Terjadi Berulang Kali dengan 5 Tips Ini

Bikin Tidak Nyaman, Redakan Bersin yang Terjadi Berulang Kali dengan 5 Tips Ini

Health | Senin, 04 April 2022 | 09:20 WIB

Bisa Bikin Mata Berair dan Hidung Tersumbat, Apakah Asap Rokok Menyebabkan Alergi?

Bisa Bikin Mata Berair dan Hidung Tersumbat, Apakah Asap Rokok Menyebabkan Alergi?

Health | Rabu, 16 Maret 2022 | 20:40 WIB

Berikut 3 Penyebab Kentut Bau, Mulai dari Kebiasaan Makan hingga Intoleransi Makanan

Berikut 3 Penyebab Kentut Bau, Mulai dari Kebiasaan Makan hingga Intoleransi Makanan

Health | Kamis, 10 Maret 2022 | 13:35 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB