Jadi Keynote Speaker OASE KIM, Menpora Bicara Pentingnya Tetap Bugar Selama Berpuasa dengan Olahraga

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 14 April 2022 | 16:38 WIB
Jadi Keynote Speaker OASE KIM, Menpora Bicara Pentingnya Tetap Bugar Selama Berpuasa dengan Olahraga
Menpora, Zainudin Amali. (Dok: Kemenpora)

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menjadi keynote speaker sekaligus membuka secara resmi acara webinar Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Indonesia Maju (KIM), dengan tema ‘Tetap Bugar Selama Berpuasa Melalui Olahraga’ secara virtual, Kamis (14/4/2022).

Dalam paparannya, Menpora Amali menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya olahraga atau gerakan fisik sangat dibutuhkan pada saat bulan Ramadhan meskipun dalam keadaan berpuasa.

“Saya menyambut baik kegiatan dari OASE ini karena di tengah-tengah bulan seperti sekarang, yakni bulan Ramadhan, bulan puasa terkadang orang melupakan gerakan fisik. Karena seolah-olah, kalau gerakan fisik itu akan menguras energi dan tenaga, akhirnya menyebabkan rasa lapar dan lain sebagainya. Tapi para ahli menyebutkan bahwa dalam bulan puasa seperti sekarang tetap dibutuhkan gerakan-gerakan fisik atau yang kita sebut dengan olahraga,” ujar Menpora Amali.

Dalam kesempatan ini, Menpora Amali menjelaskan upaya-upaya yang dilakukan Kemenpora terutama setelah lahirnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Keolahragaan dan Perpres Nomor 86 Tahun 2021 Tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Jadi yang ingin dicapai dengan Desain Besar Olahraga Nasional, ingin mewujudkan Indonesia bugar, berkarakter unggul dan berprestasi dunia. Karena memang ini tujuannya adalah bagaimana bangsa kita ini menjadi bangsa yang bugar, masyarakatnya menjadi masyarakat yang bugar. Dengan kebugaran itu tentu kita akan menjadi generasi yang unggul berkarakter unggul dan khusus untuk para atlet kita kita diharapkan bisa berprestasi dunia,” jelasnya.

Namun demikian, sangat disayangkan, kondisi kebugaran Indonesia berdasarkan data hanya 24 persen masyarakat dalam keadaan bugar. Kemudian yang berpartisipasi atau yang mengisi partisipasi dalam olahraga baru mencapai 34 persen.

“Ini sangat terlihat terutama pada saat saat pandemi seperti sekarang ini sudah 2 tahun lebih kita mengalami pandemi. Mereka yang bugar, mereka yang kesehatannya atau kebugarannya prima dia punya daya tahan. Karena selalu bugar, maka imunnya naik. Meskipun mereka sempat terpapar Covid-19, namun recoverynya cepat dan tidak berakibat fatal sampai dengan meninggal,” katanya.

Menpora menilai, kebugaran masyarakat Indonesia tersebut turun akibat kurangnya bergerak. Karena dengan bergerak akan terjadi pembakaran terutama terhadap asupan asupan makanan yang dikonsumsis seperti karbohidrat, lemak dan lain-lain. Padahal, jalan kaki merupakan satu kegiatan olahraga yang sangat sederhana dan tidak membutuhkan biaya.

“Menurut data menurut para ahli, minimal langkah yang diperlukan untuk kita bisa bugar setiap hari itu minimal 7000 langkah. Tetapi begitu disurvei rata-rata orang Indonesia hanya 3500 langkah, setengah dari angka minimal. Bagaimana kita mau bugar, bagaimana kita mau sehat bergerak saja kita susah,” jelasnya.

Sementara itu, angka kebugaran pelajar Indonesia 2,1 persen yang bergerak secara fisik, sedangkan yang bugar yang dalam kategori baik angkanya 0,4 persen. Bahkan Menpora Amali mengutip satu penelitian sebuah perguruan tinggi di Jawa Tengah, dimana di salah satu kabupaten yang disurvei, dari 2000 siswa SMK/SMA kelas XI hanya 5 orang yang dikatakan bugar.

“Bisa dibayangkan mereka akan mengisi lapangan-lapangan pekerjaan, tetapi dia dengan kondisi fisik yang tidak bugar. Padahal kita ini sudah masuk salah satu negara yang mendapatkan bonus demografi dimana usia produktif itu akan lebih banyak. Dan kita belum menyiapkan SDM yang bugar,” tukasnya.

Oleh karena itu, Kemenpora mendorong agar ada gerakan-gerakan bagi siswa-siswa di sekolah sebelum masuk ke kelas. Kemenpora akan bekerjasama dengan Kemendikbud Ristek untuk menghidupkan kembali senam seperti dulu.

“Dulu sebelum masuk ke kelas disuruh senam dulu oleh gurunya dan sekarang sudah tidak ada. Bahkan sebelumnya ada ajakan untuk mengolahragakan masyarakat dan masakan olahraga itu juga hilang sekarang ini,” katanya.

Sementara itu, data kebugaran perempuan ternyata lebih rendah dari laki-laki, dengan ukuran kemampuan untuk menghirup oksigen dalam ukuran waktu tertentu angkanya perempuan hanya 23,98 persen. Sementara laki-laki 28,68 persen. Menpora pun mengajak OASE KIM untuk ikut terlibat dalam meningkatkan kebugaran masyarakat.

“Angka-angka seperti ini saya kira menjadi PR (pekerjaan rumah) kita semua. Bukan hanya pekerjaan dari Kemenpora, tetapi saya kira ibu-ibu yang tergabung dalam OASE Kabinet Indonesia Maju harus juga punya konsen, punya perhatian terhadap bagaimana membugarkan masyarakat kita,” harap Menpora Amali.

Menpora pun memaparkan sejumlah kegiatan yang sudah dilakukan Kemenpora selama ini dalam upaya meningkatkan kebugaran masyarakat terutama di tengah pandemic antara lain Senam SAH (Stay at Home), Senam Duilah (Duduk Berdiri untuk Lansia di rumah), Segar (sehat bugar disbilitas), SKJ 2021 (Sena Kebugaran Jasmani), dan WAH (work out at Home).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wakil Ketua Komisi V DPR Papua:  Prestasi Olahraga akan Semakin Meningkat Menyusul Lahirnya DBON

Wakil Ketua Komisi V DPR Papua: Prestasi Olahraga akan Semakin Meningkat Menyusul Lahirnya DBON

News | Rabu, 13 April 2022 | 20:40 WIB

Komisi V DPR Papua Berharap Venue Pasca PON Bisa Dimanfaatkan sebagai Event Olahraga Nasional dan Internasional

Komisi V DPR Papua Berharap Venue Pasca PON Bisa Dimanfaatkan sebagai Event Olahraga Nasional dan Internasional

News | Rabu, 13 April 2022 | 20:32 WIB

cDM Putuskan Tim Futsal Putera yang Berangkat ke Sea Games 2021

cDM Putuskan Tim Futsal Putera yang Berangkat ke Sea Games 2021

News | Rabu, 13 April 2022 | 16:59 WIB

Menpora Amali Minta Tim Review dan CdM Konsisten atas Keputusan yang Diambil

Menpora Amali Minta Tim Review dan CdM Konsisten atas Keputusan yang Diambil

News | Rabu, 13 April 2022 | 16:54 WIB

Atta Halilintar: Timnas Futsal Indonesia Layak Diberi Kesempatan ke SEA Games 2022

Atta Halilintar: Timnas Futsal Indonesia Layak Diberi Kesempatan ke SEA Games 2022

Bola | Selasa, 12 April 2022 | 22:00 WIB

Sempat Simpang Siur, Kemenpora Pastikan Berangkatkan Timnas Futsal Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam

Sempat Simpang Siur, Kemenpora Pastikan Berangkatkan Timnas Futsal Indonesia di SEA Games 2021 Vietnam

Jogja | Selasa, 12 April 2022 | 20:41 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB