facebook

Jangan Pakai Pakaian Dalam Sepanjang Waktu, Ini 4 Efeknya pada Tubuh dan Organ Intim!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Jangan Pakai Pakaian Dalam Sepanjang Waktu, Ini 4 Efeknya pada Tubuh dan Organ Intim!
ilustrasi celana dalam. [Envato Elements]

Pakai pakaian dalam sepanjang waktu bisa berdampak buruk pada tubuh dan organ intim.

Suara.com - Kebanyakan orang mungkin terbiasa selalu memakai pakaian dalam. Mereka mungkin memakai pakaian dalam bertujuan untuk melindungi bagian organ intim.

Tapi, sebaiknya Anda tidak memakai pakaian dalam sepanjang waktu. Anda bisa melepaskan pakaian dalam setiap malam.

Karena dilansir dari Bright Side, banyak sekali manfaat kesehatan dari tidak memakai pakaian dalam sepanjang waktu.

1. Membuat organ intim tidak bernapas

Baca Juga: Ahli Temukan Jenis Kelelahan Berbeda Akibat Virus Corona Covid-19 Pada Lansia

Jika Anda termasuk orang yang suka memakai celana dalam berbahan renda sintetis, Anda perlu mempertimbangkan kembali kebiasaan ini.

ilustrasi pakaian dalam (shutterstock)
ilustrasi pakaian dalam (shutterstock)

Meskipun kain sintetis terlihat lebih menarik daripada katun, bahan tersebut tidak menyerap keringat dan menahan keringat serta kelembapan di sekitar area pribadi.

Jika Anda tidak sesekali melepaskan diri dari pakaian dalam, kombinasi keringat dan kelembapan dapat menyebabkan iritasi kulit. Bahkan, ini bisa menyebabkan infeksi jamur dan infeksi saluran kemih.

2. Menyebabkan bau badan

Serat sintetis menjebak keringat dan bakteri di dalam pakaian. Kombinasi ini bisa menyebabkan bau badan yang tidak sedap.

Baca Juga: WHO Pantau Varian Virus Corona BA.4 dan BA.5, Apa Saja Gejalanya?

Guna menghindari organ intim berbau menyengat, cobalah menghindari pakai pakaian dalam dari waktu ke waktu karena memungkinkan keringat Anda menguap dan meminimalkan bau.

3. Menyebabkan iritasi kulit

Tidak pakai pakaian dalam setiap waktu bisa menyebabkan iritasi atau lecet di sekitar area pribadi.

Pakaian dalam yang terlalu ketat danterbuat dari kain buatan dapat mengiritasi kulit halus dan membuat Anda cedera serta infeksi. Guna menghindari sensasi tidak menyenangkan ini, cobalah mengenakan pakaian yang longgar dan sesekali tidak memakai pakaian dalam.

4. Rentan terhadap alergi

Celana dalam berwarna mungkin terlihat menarik, sepeti celana dalam warna merah muda, ungu hingga coklat. Tapi, pewarna buatan yang dikandungnya dapat menyebabkan iritasi, benjolan, dan ruam.

Paparan bahan kimia dalam pewarna tekstil dari hari ke hari pada akhirnya dapat menyebabkan infeksi yang lebih serius. Jadi, lebih baik jangan terlalu sering pakai pakaian dalam.

Komentar