Jangan Pakai Pakaian Dalam Sepanjang Waktu, Ini 4 Efeknya pada Tubuh dan Organ Intim!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 21 April 2022 | 20:46 WIB
Jangan Pakai Pakaian Dalam Sepanjang Waktu, Ini 4 Efeknya pada Tubuh dan Organ Intim!
ilustrasi celana dalam. [Envato Elements]

Suara.com - Kebanyakan orang mungkin terbiasa selalu memakai pakaian dalam. Mereka mungkin memakai pakaian dalam bertujuan untuk melindungi bagian organ intim.

Tapi, sebaiknya Anda tidak memakai pakaian dalam sepanjang waktu. Anda bisa melepaskan pakaian dalam setiap malam.

Karena dilansir dari Bright Side, banyak sekali manfaat kesehatan dari tidak memakai pakaian dalam sepanjang waktu.

1. Membuat organ intim tidak bernapas

Jika Anda termasuk orang yang suka memakai celana dalam berbahan renda sintetis, Anda perlu mempertimbangkan kembali kebiasaan ini.

ilustrasi pakaian dalam (shutterstock)
ilustrasi pakaian dalam (shutterstock)

Meskipun kain sintetis terlihat lebih menarik daripada katun, bahan tersebut tidak menyerap keringat dan menahan keringat serta kelembapan di sekitar area pribadi.

Jika Anda tidak sesekali melepaskan diri dari pakaian dalam, kombinasi keringat dan kelembapan dapat menyebabkan iritasi kulit. Bahkan, ini bisa menyebabkan infeksi jamur dan infeksi saluran kemih.

2. Menyebabkan bau badan

Serat sintetis menjebak keringat dan bakteri di dalam pakaian. Kombinasi ini bisa menyebabkan bau badan yang tidak sedap.

baca juga

Guna menghindari organ intim berbau menyengat, cobalah menghindari pakai pakaian dalam dari waktu ke waktu karena memungkinkan keringat Anda menguap dan meminimalkan bau.

3. Menyebabkan iritasi kulit

Tidak pakai pakaian dalam setiap waktu bisa menyebabkan iritasi atau lecet di sekitar area pribadi.

Pakaian dalam yang terlalu ketat danterbuat dari kain buatan dapat mengiritasi kulit halus dan membuat Anda cedera serta infeksi. Guna menghindari sensasi tidak menyenangkan ini, cobalah mengenakan pakaian yang longgar dan sesekali tidak memakai pakaian dalam.

4. Rentan terhadap alergi

Celana dalam berwarna mungkin terlihat menarik, sepeti celana dalam warna merah muda, ungu hingga coklat. Tapi, pewarna buatan yang dikandungnya dapat menyebabkan iritasi, benjolan, dan ruam.

Paparan bahan kimia dalam pewarna tekstil dari hari ke hari pada akhirnya dapat menyebabkan infeksi yang lebih serius. Jadi, lebih baik jangan terlalu sering pakai pakaian dalam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bunuh Diri di Apartemen Kalibata City, Novi Amelia Hanya Pakai Bra dan Celana Dalam

Bunuh Diri di Apartemen Kalibata City, Novi Amelia Hanya Pakai Bra dan Celana Dalam

Entertainment | Kamis, 17 Februari 2022 | 10:39 WIB

Perempuan Wajib Tahu, Ini Kesalahan Pakai Celana Dalam yang Bikin Infeksi Vagina

Perempuan Wajib Tahu, Ini Kesalahan Pakai Celana Dalam yang Bikin Infeksi Vagina

Health | Kamis, 09 Desember 2021 | 19:10 WIB

Kenapa Celana Dalam Perempuan Ada PIta di Bagian Depan? Ternyata Ini Alasannya

Kenapa Celana Dalam Perempuan Ada PIta di Bagian Depan? Ternyata Ini Alasannya

Lifestyle | Senin, 08 November 2021 | 18:10 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×