Awas, Terlalu Keras Mengejan saat BAB Bisa Sebabkan Prolaps Rektum hingga Fisura Ani

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 23 April 2022 | 15:15 WIB
Awas, Terlalu Keras Mengejan saat BAB Bisa Sebabkan Prolaps Rektum hingga Fisura Ani
Ilustrasi sulit buang air besar. [Shutterstock]

Suara.com - Anda mungkin pernah mengejan ketika buang iar besar terasa sulit. Stephanie Taylor. pakar kesehatan mengatakan mengejan memberi tekanan pada otot dan pembuluh darah sehingga meningkatkan rasa sakit.

Menurut Taylor, kebiasaan mengejan ini bisa menyebabkan berbagai komplikasi, mulai dari prolaps rektum hingga fisura ani.

Bila Anda merasa kesulitan buang air besar hingga harus mengejan selama dua hari terus-menerus, sudah waktunya untuk mengubah pola makan Anda.

"Mengejan dapat menyebabkan fisura ani, yakni robekan kecil di usus besar dekat anus yang terasa gatal, nyeri, dan mengakibatkan pendarahan," kata Taylor dikutip dari Express.

Ia pun menjelaskan cara mengenai komplikasi akibat mengejan ini dari rasa sakit hingga benjolan.

Ilustrasi buang air besar (Unsplash/Giorgio Trovato)
Ilustrasi buang air besar (Unsplash/Giorgio Trovato)

"Tanda-tanda peringatan dari fisura ani termasuk rasa sakit yang parah selama dan setelah buang air besar, darah di tinja atau tisu toilet setelah buang air besar, benjolan atau tanda kulit di sekitar anus," katanya.

Robekan atau retakan yang terlihat di sekitar pantat dan ketidaknyamanan saat buang air kecil juga bisa menunjukkan fisura ani.

Tapi, ini bukanlah masalah kesehatan terburuk akibat mengejan. Karena, mengejan juga bisa menyebabkan prolaps rektum.

Taylor mengatakan prolaps rektum terjadi ketika rektum keluar dari anus. Tanda-tanda lain dari kondisi ini adalah perasaan bahwa usus Anda belum dikosongkan dengan benar.

Anda juga bisa mengalami perubahan buang air besar, seperti sembelit atau diare. Masalah kesehatan terakhir yang bisa terjadi setelah buang air besar adalah wasir.

Karena mengejan memberi tekanan pada otot dan pembuluh darah, ini dapat menyebabkan wasir bermunculan di sekitar pantat Anda.

Kemudian, kondisi ini bisa berkembang menjadi pendarahan dubur ketika feses yang keras ketika buang air besar mengenai pembuluh darah.

Untungnya, ada solusi sederhana yang dapat mengurangi risiko masalah kesehatan ini, yakni perubahan pola makan.

"Konsumsi makanan yang mengandung gandum, kacang-kacangan, kentang dan makanan atau sayuran bisa membantu mengatasinya," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Susah BAB di Bulan Puasa? Tambahkan 5 Menu Ini Saat Sahur dan Berbuka

Susah BAB di Bulan Puasa? Tambahkan 5 Menu Ini Saat Sahur dan Berbuka

Health | Senin, 11 April 2022 | 17:41 WIB

BAB di Toilet Duduk Bisa Sebabkan Radang Usus Buntu, Begini Kata Ahli

BAB di Toilet Duduk Bisa Sebabkan Radang Usus Buntu, Begini Kata Ahli

Health | Sabtu, 09 April 2022 | 14:14 WIB

4 Buah yang bisa Melancarkan Buang Air Besar

4 Buah yang bisa Melancarkan Buang Air Besar

Your Say | Sabtu, 02 April 2022 | 14:36 WIB

Terkini

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB