Ruam Kulit Bisa Jadi Gejala Long Covid-19, Ini 3 Tanda Perubahan Kulit yang Harus Diwaspadai!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 28 April 2022 | 08:44 WIB
Ruam Kulit Bisa Jadi Gejala Long Covid-19, Ini 3 Tanda Perubahan Kulit yang Harus Diwaspadai!
Ilustrasi kulit gatal, ruam kulit (shutterstock)

Suara.com - Ruam kulit biasanya muncul sebagai gejala awal infeksi virus corona Covid-19. Tapi, ternyata gejala ini bisa bertahan lebih lama.

Faktanya, NHS mengatakan ruam kulit adalah salah satu gejala umum dari Long Covid-19. Setiap orang yang sembuh dari virus corona Covid-19 perlu memperhatikan ada perubahan kulit yang mungkin mengarah pada Long Covid-19.

Dr Qian Xu, Pendiri dan Direktur Medis Estetika Kulit membagikan tanda-tanda peringatan ruam kulit yang terkait dengan Long Covid-19, termasuk:

  1. Kulit merah
  2. Ruam kulit
  3. Kulit teriritasi

Ahli menjelaskan bahwa ketiga masalah kulit di atas tidak disebabkan langsung oleh virus corona Covid-19, meskipun muncul selama masa infeksi atau setelahnya.

"Ruam kulit atau Covid-19 toes juga tidak secara langsung disebabkan oleh virus corona Covid-19," kata Dr Xu dikutip dari Express.

Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

Ruam kulit dan segala permasalahan kulit ini merupakan salah satu hasil dari sistem kekebalan yang terlalu aktif, sehingga menyebabkan ruam tipe alergi pada beberapa orang dan ruam seperti vaskulitis pada orang lain.

Untung, ada produk yang bisa membantu mengatasinya bila Anda mengalami gejala gatal pada kulit tersebut.

"Secara umum, jika kulit kering, gatal atau teriritasi, Anda harus menghindari penggunaan serum atau scrub wajah," katanya.

Menurut Dr Xu, memakai pelembap saja sudah cukup untuk membantu kesembuhan kulit tanpa iritasi. Tetapi, Dr Xu juga menekankan pentingnya konsultasi dokter sebelum memulai perawatan apapun supaya Anda mendapatkan diagnosis yang benar.

Jika ruam didorong oleh sesuatu yang sistemik, maka perawatan kulit topikal tidak akan cukup untuk mengendalikannya dan justru akan memperburuk kondisi.

Jika Anda merasa mengalami Long Covid-10 dengan tanda munculnya masalah kulit setelah infeksi, ada baiknya langsung konsultasi dokter.

Kini, Dr Xu pun paham bahwa ada dua jenis Long Covid-19, yakni tipe dominan kelelahan dan tipe MCAS.

MCAS adalah singkatan dari mast-cell activation syndrome. Pada dasarnya, ini adalah keadaan hiper-alergi di mana tubuh dapat memulai reaksi alergi terhadap apa saja.

"Pasien-pasien ini bisa memiliki masalah kulit yang signifikan, tetapi juga akan menderita banyak masalah lain," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-Hati, Nyeri Sendi Bisa Jadi Tanda Awal Alami Long Covid-19

Hati-Hati, Nyeri Sendi Bisa Jadi Tanda Awal Alami Long Covid-19

Health | Kamis, 28 April 2022 | 08:15 WIB

Long Covid-19, Kemunculan 4 Gejala Ini Cenderung Dialami Wanita daripada Pria!

Long Covid-19, Kemunculan 4 Gejala Ini Cenderung Dialami Wanita daripada Pria!

Health | Selasa, 26 April 2022 | 10:03 WIB

Studi Baru Ilmuwan AS Sebut Long Covid-19 Bukan Disebabkan Badai Sitokin

Studi Baru Ilmuwan AS Sebut Long Covid-19 Bukan Disebabkan Badai Sitokin

Health | Selasa, 26 April 2022 | 06:25 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB