facebook

Jangan Bablas! Pola Makan Gizi Seimbang Perlu Dilanjutkan Usai Puasa dan Lebaran

M. Reza Sulaiman
Jangan Bablas! Pola Makan Gizi Seimbang Perlu Dilanjutkan Usai Puasa dan Lebaran
Ilustrasi ahli gizi, penanganan gizi, gizi seimbang [shutterstock]

Setelah berhasil menjalankan pola makan gizi seimbang selama bulan puasa, dokter mengingatkan masyarakat untuk tetap melanjutkannya setelah lebaran.

Suara.com - Setelah berhasil menjalankan pola makan gizi seimbang selama bulan puasa, dokter mengingatkan masyarakat untuk tetap melanjutkannya setelah lebaran.

Dijelaskan Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia cabang DKI-Jakarta (PDGKI-Jaya) dr. Ida Gunawan, M.S, Sp.GK, M.Kes (K), gizi seimbang penting untuk jaga kesehatan di masa pandemi.

"Supaya selalu sehat setelah lebaran atau hari selanjutnya, karena kita masih di masa pandemi, jangan lupa makan dengan gizi seimbang," kata Ida dikutip dari ANTARA, Senin (2/5/2022).

Dokter Spesialis Gizi Klinik Konsultan Nutrisi pada Kelainan Metabolisme Gizi yang berpraktik di RS Pondok Indah - Puri Indah mengingatkan masyarakat untuk mengatur asupan makanan sesuai dengan kebutuhan dan memilih jenis makanan yang baik untuk tubuh.

Baca Juga: Santap Hidangan Lebaran dengan Cara Sehat, Ikuti 3 Pola Makan ala Nabi Muhammad

Ilustrasi diet dengan gizi seimbang, pola makan sehat, panduan makan dengan gizi seimbang. (Shutterstock)
Ilustrasi diet dengan gizi seimbang, pola makan sehat, panduan makan dengan gizi seimbang. (Shutterstock)

Sayur dan buah sebaiknya memenuhi setengah piring, seperempat bagian untuk protein dan sisanya karbohidrat kompleks.

"Jangan terlalu banyak makan manis dan tepung-tepung," pesan dia.

Dalam pemilihan makanan yang mengandung protein, disarankan protein yang tak mengandung banyak minyak, sebagai contoh ikan, ayam tanpa kulit atau telur. Daging merah diperbolehkan, tapi sebaiknya batasi konsumsi menjadi satu atau dua kali setiap pekan. Batasi juga makan gorengan yang mengandung banyak minyak.

Meski sudah tidak berpuasa, jadwal makan yang rutin disarankan tetap diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam sehari, masyarakat bisa makan lima atau enam kali dengan komposisi tiga kali makan utama dan tiga kali camilan.

Dia mencontohkan, makan pagi pukul 7 pagi, lanjut dengan camilan pukul 10 pagi, kemudian makan siang pukul 1 siang, camilan pukul 4 sore dan makan malam pukul 7 malam. Bila masih lapar, seseorang bisa menyantap camilan setelah makan malam.

Baca Juga: Waspadai 5 Kondisi Kesehatan Ini Setelah Banyak Konsumsi Hidangan Lebaran

Dia menambahkan, jangan lupa untuk kembali berolahraga dan aktif melakukan aktivitas sehari-hari.

Komentar