Cobalah Rutin Pelukan dengan Orang Tersayang selama 20 Detik, Ini 5 Manfaatnya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 02 Mei 2022 | 21:00 WIB
Cobalah Rutin Pelukan dengan Orang Tersayang selama 20 Detik, Ini 5 Manfaatnya
Ilustrasi pelukan.[Pixabay.com]

Suara.com - Pelukan tidak hanya membantu memperat hubungan dan emosional kita dengan orang tersayang, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan.

Hal itu terlebih jika Anda pelukan dengan orang tersayang dalam waktu lama. Anda akan menyerap semua manfaat kesehatan itu secara lebih baik.

Berikut ini dilansir dari Bright Side, 5 manfaat pelukan dengan orang tersayang untuk kesehatan.

1. Mengatur tekanan darah

Pelukan selama setidaknya 20 detik bisa membantu menurunkan tekanan darah. Pelukan membantu mengurangi stres pada pria dan wanta serta mencegah Anda terkena penyakit jantung.

Ilustrasi mengukur tekanan darah. (Freepik)
Ilustrasi mengukur tekanan darah. (Freepik)

2. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Pelukan melepaskan oksitosin, hormon yang memiliki hubungan erat dengan interaksi dan ikatan sosial. Hormon ini bisa meningkatkan sel T-regulator yang akan membantu meningkatkan dan menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh.

3. Membuat Anda merasa lebih muda

Menurut sebuah penelitian, pelepasan oksitosin memperbaiki otot. Hal ini diyakini berfungsi sebagai pengobatan potensial untuk pengecilan otot yang berkaitan dengan usia.

Pelukan juga bisa membantu meningkatkan kesehatan tulang dan orang tua pulih lebih cepat dari cedera.

4. Bertindak sebagai obat penghilang rasa sakit alami

Pelepasan oksitosi memblokir kortisol yang menyebabkan kita merasa lebih sedikit sakit dan otot menjadi lebih rileks. Selain itu, endorfin yang dilepaskan oleh pelukan juga mengurangi rasa sakit kronis. Anda bisa berpelukan setidaknya 20 detik untuk mendapatkan manfaat ini.

5. Membuat anak lebih pintar

Secara ilmiah, telah terbukti bahwa bayi yang kurang mendapatkan kontak fisik lebih tertinggal secara biologis, dibandingkan anak-anak yang sering mendapatkan kontak fisik atau pelukan.

Hal itu karena banyak proses penting yang terjadi selama berpelukan. Pelukan ini membuat koneksi dan pola aktivitas dimodulasi. Jadi, kontak kulit-ke-kulit merangsang otak mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rutin Mandi Setiap Hari Ternyata Menyimpan 5 Efek Ini pada Tubuh, Apa Saja?

Rutin Mandi Setiap Hari Ternyata Menyimpan 5 Efek Ini pada Tubuh, Apa Saja?

Health | Kamis, 21 April 2022 | 19:57 WIB

Cokelat Hitam Kaya akan Antioksidan, Ahli Ungkap Efek Baiknya untuk Kesehatan!

Cokelat Hitam Kaya akan Antioksidan, Ahli Ungkap Efek Baiknya untuk Kesehatan!

Health | Sabtu, 16 April 2022 | 13:34 WIB

Kaya Antioksidan, 6 Manfaat Bawang Hitam untuk Kesehatan

Kaya Antioksidan, 6 Manfaat Bawang Hitam untuk Kesehatan

Lifestyle | Kamis, 14 April 2022 | 09:04 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB