Peneliti Makin Yakin Kasus Hepatitis Akut Misterius yang Menyerang Anak-anak Disebabkan Adenovirus 41

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 03 Mei 2022 | 14:20 WIB
Peneliti Makin Yakin Kasus Hepatitis Akut Misterius yang Menyerang Anak-anak Disebabkan Adenovirus 41
Ilustrasi Hepatitis (freepik)

Suara.com - Peneliti semakin yakin bahwa kasus hepatitis misterius yang menyerang anak-anak secara tiba-tiba disebabkan oleh infeksi adenovirus.

Pada 21 April lalu, sebanyak 169 kasus hepatitis akut dikonfirmasi di 12 negara, dengan 114 kasus terjadi di Inggris. Penyakit ini sebagian besar menyerang anak di bawah 10 tahun.

Tingkat keparahan penyakit sangat mengkhawatirkan, dengan 17 anak membutuhkan transplantasi hati dan satu anak telah meninggal karena gagal hati.

Dari penyelidikan Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA), adenovirus ditemukan pada 10 dari 53 kasus yang diuji.

"Penyelidikan semakin menunjukkan bahwa peningkatan kasus hepatitis parah mungkin terkait dengan infeksi adenovirus tetapi penyebab lain masih diselidiki," kata badan tersebut, dilansir The Conversation.

Ilustrasi anak sakit (Elements Envato)
Ilustrasi anak sakit (Elements Envato)

Subtipe yang terkait dengan wabah hepatitis akut ini disebut adenovirus subtipe 41, dengan virus terdeteksi pada setidaknya 74 kasus sejuh ini.

Subtipe 41 biasanya menyebabkan masalah gastroenteritis ringan hingga sedang, pada dasarnya adalah patogen yang menginfeksi sistem pencernaan dengan gejala diare, muntah dan sakit perut.

Pada anak dan orang dewasa dengan sistem kekebalan sehat, adenovirus biasanya hanya akan menimbulkan sakit ringan, dengan perkiraan sembuh dalam satu atau dua minggu.

Sementara kasus hepatitis akibat virus adenovirus sebelumnya hanya dilaporkan sebagai komplikasi, yang jarang terjadi.

Karena jumlah kasus dan tingkat keparahan penyakit pada anak-anak, para ilmuwan segera menyelidiki penyebab wabah tersebut.

Namun, peneliti masih perlu menemukan hubungan penyebab langsung antara adenovirus 41 dan kasus hepatitis ini, serta apakah ada faktor komplikasi lain yang berkontribuisi seperti koinfeksi dengan virus lain.

Sementara peneliti kembali menyelidiki kasus ini, mereka memperingatkan untuk mewaspadai gejala hepatitis pada anak, seperti mata dan kulit menguning (jaundice), urin berwarna gelap, kotoran pucat, kulit gatal, rasa lelah, dan sakit perut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perbedaan Hepatitis Akut Misterius dengan Tipe yang Sudah Ada, Sulit Terdeteksi?

Perbedaan Hepatitis Akut Misterius dengan Tipe yang Sudah Ada, Sulit Terdeteksi?

Health | Selasa, 03 Mei 2022 | 13:36 WIB

Lindungi Anak, IDAI Bagikan Penyebab dan Cara Mencegah Hepatitis Akut Misterius

Lindungi Anak, IDAI Bagikan Penyebab dan Cara Mencegah Hepatitis Akut Misterius

Health | Selasa, 03 Mei 2022 | 13:05 WIB

Kronologi Penyebaran Hepatitis Akut Misterius yang Serang Anak-Anak di Dunia

Kronologi Penyebaran Hepatitis Akut Misterius yang Serang Anak-Anak di Dunia

Health | Selasa, 03 Mei 2022 | 09:55 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB