Cara Penularan Hepatitis Akut Misterius pada Anak-Anak, Orangtua Harus Waspada

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 06 Mei 2022 | 19:05 WIB
Cara Penularan Hepatitis Akut Misterius pada Anak-Anak, Orangtua Harus Waspada
Ilustrasi pencegahan penularan hepatitis akut misterius. (Foto oleh Karolina Grabowska dari Pexels)

Suara.com - Merebaknya penyakit hepatitis akut misterius tengah menjadi sorotan, setelah di Jakarta telah terdeteksi kasus penyakit ini. Penting untuk orang tua, dan masyarakat secara umum, untuk mengetahui cara penularan hepatitis akut misterius lewat apa.

Investigasi dan penyelidikan pun terus dilakukan oleh staf Kementerian Kesehatan, untuk memastikan cara penularan, gejala, hingga obat apa yang paling ampuh untuk mengatasi penyakit ini. Namun setidaknya, terdapat dugaan kuat mengenai cara penularan hepatitis akut misterius.

Cara Penularan Hepatitis  AkutMisterius

Dugaan awal yang dimiliki Kemenkes adalah bahwa penyakit ini disebabkan oleh Adenovirus, SARS Cov-2, virus ABC, dan sejenisnya, yang menyerang saluran pencernaan dan saluran pernafasan. Tentu jelas di sini, bagaimana penularannya bisa terjadi.

Pada penularan hepatitis akut misterius lewat saluran pencernaan, virus bisa berpindah dengan menggunakan media makanan atau minuman yang dikonsumsi manusia. Tentu, untuk melakukan pencegahan, sederet langkah bisa dilakukan sehingga memastikan kanal masuknya virus bisa diminimalisir.

Pada penularan menggunakan saluran pernapasan, virus ini bisa menular melalui droplet. Serupa dengan Covid-19, virus pemicu hepatitis akut misterius bisa menular melalui udara dan menempel pada beberapa benda di sekitar.

Ilustrasi Hepatitis Akut. (Elements Envato)
Ilustrasi Hepatitis Akut. (Elements Envato)

Lalu Bagaimana Langkah Pencegahannya?

Setidaknya ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah masuknya virus pemicu hepatitis akut misterius ini.

  • Cuci tangan dengan sabun hingga bersih, sebelum dan setelah beraktivitas.
  • Pastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi sudah matang dan bersih.
  • Menghindari menggunakan alat makan bersama dengan orang lain.
  • Hindari kontak anak-anak yang sakit dengan anak-anak yang sehat.
  • Menggunakan masker saat beraktivitas.
  • Mengurangi keluar rumah jika tidak diperlukan.
  • Protokol kesehatan Covid-19 lain yang sudah dijalankan selama ini.

Kenali Gejalanya, Lakukan Deteksi Dini

baca juga

Penyebab tingginya tingkat kematian dari virus ini adalah deteksi yang dilakukan tidak bisa sedini mungkin, karena gejalanya dianggap seperti penyakit biasa. Maka dari itu, penting juga untuk memahami apa gejala yang muncul pada anak yang terinfeksi virus hepatitis akut misterius.

Gejala umum yang muncul adalah mual, muntah, sakit perut, diare, hingga demam ringan. Gejala ini disampaikan secara langsung pada situs sehatnegeriku.kemkes.go.id sebagai langkah sosialisasi dan peningkatan kesadaran, sehingga deteksi dini bisa dilakukan.

Itu tadi sedikit penjelasan untuk menjawab cara penularan hepatitis akut misterius lewat apa. Semoga artikel ini bisa berguna untuk Anda, dan selamat menjalankan aktivitas Anda selanjutnya.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Pemerintah Antisipatif Hadapi Hepatitis Akut Misterius, Legislator PKS: Jangan Terlambat, Jangan Gagap Lagi!

Minta Pemerintah Antisipatif Hadapi Hepatitis Akut Misterius, Legislator PKS: Jangan Terlambat, Jangan Gagap Lagi!

News | Jum'at, 06 Mei 2022 | 18:08 WIB

Hepatitis Akut Membuat Cemas, Dokter Ajak Masyarakat Lakukan Pencegahan

Hepatitis Akut Membuat Cemas, Dokter Ajak Masyarakat Lakukan Pencegahan

Surakarta | Jum'at, 06 Mei 2022 | 15:29 WIB

5 Fakta 114 Suspek Hepatitis Akut di Jawa Timur, Jangan Berenang di Kolam Umum Dulu

5 Fakta 114 Suspek Hepatitis Akut di Jawa Timur, Jangan Berenang di Kolam Umum Dulu

News | Jum'at, 06 Mei 2022 | 15:24 WIB

Terkini

57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat

57% Orang Indonesia Simpan KTP dan Paspor di HP, Kaspersky Ingatkan Risiko Kebocoran Data Meningkat

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:15 WIB

Misi Terakhir Deschamps di Piala Dunia 2026: Kawal Kylian Mbappe Rebut Sepatu Emas dari Lionel Messi

Misi Terakhir Deschamps di Piala Dunia 2026: Kawal Kylian Mbappe Rebut Sepatu Emas dari Lionel Messi

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:15 WIB

Tren Ngopi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, Pelaku F&B Didorong Ciptakan Menu Bernilai Tambah

Tren Ngopi Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, Pelaku F&B Didorong Ciptakan Menu Bernilai Tambah

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12 WIB

GAC Indonesia Kuasai Segmen Hatchback Listrik Lewat Dominasi AION UT

GAC Indonesia Kuasai Segmen Hatchback Listrik Lewat Dominasi AION UT

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:10 WIB

Soal Pemberian Amplop kepada Pejabat, Gratifikasi Sebaiknya Ditolak Sejak Awal

Soal Pemberian Amplop kepada Pejabat, Gratifikasi Sebaiknya Ditolak Sejak Awal

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:09 WIB

Daftar Warna Keberuntungan Shio 2026, Bawa Energi Positif Menurut Ahli

Daftar Warna Keberuntungan Shio 2026, Bawa Energi Positif Menurut Ahli

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:03 WIB

Kafka on the Shore: Perjalanan Menemukan Diri di Antara Mimpi dan Kenyataan

Kafka on the Shore: Perjalanan Menemukan Diri di Antara Mimpi dan Kenyataan

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:00 WIB

KPK Tak Bisa Sendirian, Pengawasan Dana Otsus Papua Tak Boleh Dibebankan pada Satu Lembaga

KPK Tak Bisa Sendirian, Pengawasan Dana Otsus Papua Tak Boleh Dibebankan pada Satu Lembaga

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:55 WIB

Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen

Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen

Video | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:55 WIB

7 Smartwatch yang Bagus buat Pelacakan Kebugaran dengan Fitur Lengkap Olahraga

7 Smartwatch yang Bagus buat Pelacakan Kebugaran dengan Fitur Lengkap Olahraga

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:50 WIB

×