Varian Omicron Lebih Berisiko Rendah Sebabkan Long Covid-19, Ini Temuan Peneliti

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 08 Mei 2022 | 11:04 WIB
Varian Omicron Lebih Berisiko Rendah Sebabkan Long Covid-19, Ini Temuan Peneliti
Ilustrasi Virus Corona, varian Omicron. (Pixabay)

Suara.com - Data dari The Office for National Statistics (ONS), Inggris mengungkapkan risiko seseorang mengalami Long Covid-19 setelah terinfeksi varian Omicron adalah 49,7 persen lebih rendah dibandingkan varian Delta.

Sebelumnya, varian Omicron dikatakan sebagai varian virus corona yang dominan dan menyebabkan infeksi di seluruh dunia.

Sejak varian Omicron menggantikan varian Delta, varian virus corona ini diketahui memiliki transmisibilitas dan mutasi yang tinggi.

Varian Omicron sudah menjadi pusat perhatian para peneliti sejak akhir tahun 2021 sampai sekarang. Sejauh ini, varian Omicron sudah bermutasi ke sejumlah sub varian.

Sebuah data pun menunjukkan bahwa risiko orang dewasa dengan varian Delta mengalami Long Covid-19 2 kali lipat atau sekitar 16 persen. Sedangkan, orang dengan varian Omicron hanya berisiko 9 persen mengalami Long Covid-19.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Pada orang yang sudah vaksinasi dua kali, prevalensi risiko disesuaikan secara sosio-demografis dari Long Covid-19 yang dilaporkan 4 hingga 8 minggu setelah infeksi virus corona Covid-19 pertama.

Sedangkan dilansir dari Times of India, para orang yang sudah vaksinasi 3 kali tidak ada perbedaan prevalensi risiko terkait Long Covid-19, baik pada orang yang terinfeksi varian Delta maupun Omicron.

Tapi, ada perbedaan risiko Long Covid-19 pada orang yang terinfeksi varian Omicron BA2 dan Omicron BA1. Orang dengan varian Omicron BA2 memiliki risiko Long Covid-19 sebesar 9,3 persen dan varian Omicron BA1 sebesar 7,8 persen.

Artinya, Long Covid-19 masih bisa dikatakan sebagai masalah yang membutuhkan perhatian setelah infeksi virus corona. Karena, beberapa kondisi mungkin juga membutuhkan perhatian medis.

Adapun tanda-tanda Long Covid-19, seperti kelelahan, kelemahan ekstrem, kabut otak, gangguan indra penciuman dan perasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Medium Covid Juga Bisa Terjadi setelah Terinfeksi Covid-19, Kenali Gejalanya!

Medium Covid Juga Bisa Terjadi setelah Terinfeksi Covid-19, Kenali Gejalanya!

Health | Minggu, 08 Mei 2022 | 08:42 WIB

Benarkah Long Covid-19 Sebabkan Hepatitis Misterius? Ini Kata Ketua Satgas IDI

Benarkah Long Covid-19 Sebabkan Hepatitis Misterius? Ini Kata Ketua Satgas IDI

Health | Sabtu, 07 Mei 2022 | 10:53 WIB

Temuan Baru, Suntikan Booster Vaksin Covid-19 Disebut Tidak Beri Perlindungan Tambahan

Temuan Baru, Suntikan Booster Vaksin Covid-19 Disebut Tidak Beri Perlindungan Tambahan

Health | Kamis, 05 Mei 2022 | 07:10 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB